النحل (An-Nahl)

Per AyatMushaf
وَلَقَدْ
dan sesungguhnya
جَاۤءَهُمْ
telah datang kepada mereka
رَسُوْلٌ
seorang Rasul
مِّنْهُمْ
diantara mereka
فَكَذَّبُوْهُ
maka/tetapi mereka mendustakannya
فَاَخَذَهُمُ
maka menimpa
الْعَذَابُ
azab
وَهُمْ
dan mereka
ظٰلِمُوْنَ
orang-orang zalim
﴿١١٣﴾
Dan sungguh, telah datang kepada mereka seorang rasul dari (kalangan) mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya, karena itu mereka ditimpa azab dan mereka adalah orang yang zalim.
2014 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan sungguh Allah telah mengutus kepada penduduk makkah seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yaitu nabi Muhammad , yang mereka kenal garis nasabnya, kejujuran dan amanahnya, namun mereka enggan menerima risalah yang dibawa olehnya dan tidak mengimaninya, maka hukuman menerjang mereka, berupa kesengsaraan-kesengsaaraan hiidup, kelaparan, cekaman rasa takut dan terbunuhnya para pembesar mereka di perang badar, sedang mereka adalah orang-orang zhalim terhadap diri mereka dengan kesyirikan kepada Allah dan menghalangi (orang) dari jalan Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/4461-surat-an-nahl-ayat-113.html

Tafsir as-Sa'di

112-113. Negeri yang dimaksud ini adalah Makkah al-Mukarramah, yang sebelumnya diliputi rasa aman dan ketentraman, tidak ada seorang pun terusik di tempat itu. Bangsa Jahiliyah yang berkubang dalam kebodohan pun menghormatinya.Bahkan (penghormatan mereka sampai pada level bila) salah seorang dari mereka menjumpai pembunuh ayah atau pembunuh saudaranya, maka ia tidak akan mengusiknya, kendatipun patriotism mereka begitu dahsyat dan sikap arogansi Arab masih ada. Maka tumbuhlah rasa aman yang sempurna di sana yang tidak terjadi di tempat lain. Begitu pula rizki yang melimpah.Sebelumnya, Makkah merupakan kota tanpa tanaman, atau pepohonan. Akan tetapi, Allah memudahkan rizki datang kepadanya dari setiap penjuru. Lantas, datang seorang rasul kepada mereka dari kalangan mereka sendiri, yang mereka ketahui sifat amanah dan kejujurannya, mengajak mereka kepada perkara yang paling sempurna, melarang dari hal-hal yang buruk.Tetapi, mereka mendustakannya dan mengingkari kenikmatan Allah atas mereka. Akibatnya, Allah menimpakan pada mereka keadaan yang berlawanan dengan kehidupan yang enak “dan ketakutan” yang berlawanan dengan stabilitas keamanan. Demikian itu, karena ulah dan kekufuran mereka serta sikap mereka yang tidak mensyukuri (nikmat Allah).Allah tidak menganiaya mereka. Akan tetapi, mereka itulah yang menganiaya diri mereka sendiri.

Sumber: https://tafsirweb.com/4461-surat-an-nahl-ayat-113.html

Tafsir Al-Wajiz

113. Dan sungguh telah datang kepada penduduk Mekah seorang rasul dari golongan mereka yang telah diketahui dengan benar, lalu mereka mendustakan apa yang dia bawa, kemudian azab dari Allah menimpa mereka, yaitu kelaparan dan ketakutan. Mereka itu menzalimi diri sendiri dengan mengarahkan dirinya kepada azab yang abadi

Sumber: https://tafsirweb.com/4461-surat-an-nahl-ayat-113.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 112-113 Ini merupakan perumpamaan tentang penduduk Makkah, sesungguhnya Makkah adalah kota yang aman, tentram, dan tenang; sedangkan orang-orang yang tinggal di sekitarnya tidak aman. Barangsiapa yang memasukinya, maka dia akan aman dan tidak takut, Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan mereka berkata, "Jika kami mengikuti petunjuk bersama kamu, niscaya kami akan diusir dari negeri kami.” Dan apakah Kami tidak meneguhkan kedudukan mereka dalam daerah haram (Tanah Suci) yang aman. yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh-tumbuhan) untuk menjadi rezeki (bagi kalian) dari Kami?) (Surah Al-Qashash: 57) Demikian juga Allah berfirman: (rezekinya datang kepadanya melimpah) yaitu enak dan mudah (dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah) yaitu mengingkari tanda-tanda kekuasaan Allah yang ada padanya, dan yang paling besar adalah pengutusan nabi Muhammad ﷺ kepada mereka.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan? Yaitu neraka Jahanam (28) mereka masuk ke dalamnya; dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman (29)) (Surah Ibrahim) Oleh karena itu, Allah mengganti kedua keadaan yang mereka alami pertama itu dengan dua keadaan yang kebalikannya.Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan) yaitu secara menyeluruh membuat mereka merasakan dan tertimpa kelaparan, padahal sebelumnya didatangkan kepada mereka buah-buahan, dan rezekinya yang datang dari segala tempat. Demikian itu karena mereka durhaka kepada Rasulullah ﷺ dan selalu menentangnya. Lalu beliau berdoa untuk mereka agar ditimpa musim paceklik, seperti musim paceklik nabi Yusuf.Lalu mereka tertimpa tahun yang menghabiskan segala sesuatu mefeka miliki, sehingga mereka memakan bulu unta yang dicampur dengan darahnya ketika mereka menyembelihnya. Firman Allah: (dan ketakutan) Demikian itu karena mereka mengganti keamanan mereka dengan rasa takut kepada Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya setelah hijrah ke Madinah berupa ketakutan terhadap terhadap pembalasan, pengintai dan pasukan beliau. Dia menjadikan setiap sesuatu yang mereka miliki menjadi hancur dan rendah sehingga Allah سبحانه وتعالى memberikan kemenangan kepada RasulNya ﷺ.Demikian itu karena perbuatan mereka, kesaliman serta kedustaan mereka terhadap Rasulullah ﷺ yang diutus Allah kepada mereka dari kalangan mereka sendiri. Beliau merupakan anugerah bagi mereka, seperti yang firmanNya: (Sesungguhnya Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri) (Surah Ali Imran: 164) Sebagaimana bahwa orang-orang kafir itu terbalik keadaannya, mereka menjadi takut setelah merasa aman, dan menjadi kelaparan setelah merasakan kekenyangan.Lalu Allah mengganti keadaan orang-orang mukmin setelah ketakutan mereka menjadi aman. Dia memberi rezeki yang berlimpah kepada mereka setelah kemiskinan. dan menjadikan mereka sebagai pemimpin, penguasa, panglima, dan imam manusia.

Sumber: https://tafsirweb.com/4461-surat-an-nahl-ayat-113.html

Informasi

Surat

النحل (An-Nahl)

Lebah — 128 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

113 dari 128 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 280

Ruku

Ruku 238

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 56 (112/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2014 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-16