النحل (An-Nahl)

Per AyatMushaf
وَعَلَى
dan atas
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
هَادُوْا
Yahudi
حَرَّمْنَا
Kami haramkan
مَا
apa
قَصَصْنَا
Kami ceritakan
عَلَيْكَ
atasmu
مِنْ
dari
قَبْلُ
sebelum
ۗوَمَا
dan tidaklah
ظَلَمْنٰهُمْ
Kami menganiaya mereka
وَلٰكِنْ
akan tetapi
كَانُوْٓا
adalah mereka
اَنْفُسَهُمْ
diri mereka
يَظْلِمُوْنَ
mereka menganiaya
﴿١١٨﴾
Dan terhadap orang Yahudi, Kami haramkan apa yang telah Kami ceritakan dahulu kepadamu (Muhammad). Kami tidak menzalimi mereka, justru merekalah yang menzalimi diri sendiri.
2019 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan terhadap orang-orang yahudi, kami mengharamkan apa yang telah kami beritahukan kepadamu (wahai rasul) sebelumnya, yaitu setiap binatang yang berkuku, lemak-lemak sapi dan kambing, kecuali apa yang melekat pada punggung-punggung dan usus besarnya atau yang bercampur dengan tulang. Dan kami tidaklah menzhalimi mereka dengan mengharamkan itu bagi mereka, akan tetapi mereka itu telah menzhalimi diri mereka dengan kekafiran dan tindakan melampaui batas, sehingga mereka pantas atas diharamkan semua itu sebagai hukuman bagi mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/4466-surat-an-nahl-ayat-118.html

Tafsir as-Sa'di

118. Tidaklah Allah mengharamkan sesuatu melainkan pasti itu adalah hal-hal yang buruk sebagai bentuk kemurahan dariNya dan perlindungan (bagi kalian) dari segala yang menjijikkan. Sedangkan orang-orang Yahudi, Allah mengharamkan barang-barang yang baik atas mereka yang sebelumnya halal bagi mereka, lantaran ulah kezhaliman mereka dan sebagai hukuman bagi mereka.Sebagaimana telah Allah ceritakan kisah ini dalam Surat al-An’am ayat 146. "Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan segala binatang yang berkuku dan dari sapi dan domba, Kami haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang itu, selain lemak yang melekat di punggung keduanya atau yang di perut besar dan usus atau yang bercampur dengan tulang. Demikianlah Kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka; dan sesungguhnya Kami adalah Maha Benar." (QS. al-An’am ayat 146)

Sumber: https://tafsirweb.com/4466-surat-an-nahl-ayat-118.html

Tafsir Al-Wajiz

118. Dan Kami mengharamkan khusus untuk orang-orang Yahudi, bukan selain mereka terkait apa yang Kami kisahkan kepadamu sebelumnya di surah Al-An’am [6/146] berupa makanan-makanan yang diharamkan Allah di Taurat. Dan Kami tidak menzalimi mereka dengan mengharamkan hal itu, namun mereka menzalimi diri sendiri dengan melakukan kemaksiatan yang mengakibatkan suatu pengharaman.Dan pengharaman itu merupakan akibat yang mereka terima

Sumber: https://tafsirweb.com/4466-surat-an-nahl-ayat-118.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 118-119 Setelah Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa Dia mengharamkan atas kita bangkai, darah, daging babi, dan hewan ternak yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah. Sesungguhnya Allah memberikan keringanan pada hal itu, dalam keadaan darurat. Dalam hal itu mengandung keluasan bagi umat ini yang mana Allah menghendaki untuk mereka kemudahan dan tidak menghendaki kesulitan.Allah سبحانه وتعالى menyebutkan apa yang dahulu Dia haramkan atas orang-orang Yahudi dalam syariat mereka, sebelum diinasakh. Di dalamnya terdapat belenggu-belenggu, kesempitan, dan beban-beban yang memberatkan. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan terhadap orang-orang Yahudi, Kami haramkan apa yang telah Kami ceritakan dahulu kepadamu) yaitu dalam surah Al-An'am berupa firmanNya: (Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan segala binatang yang berkuku: dan dari sapi dan domba. Kami haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang itu, selain lemak yang melekat di punggung keduanya) (Surah Al-An'am: 146) Oleh karena itu Allah berfirman di sini (dan Kami tiada menganiaya mereka) yaitu apa yang Kami sempitkan atas mereka (tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri) mereka berhak untuk mendapatkan hal itu.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas mereka (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah (160)) (Surah An-Nisa’) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan kemuliaan dan kelapanganNya terhadap orang-orang mukmin yang durhaka, bahwa siapa saja di antara mereka yang bertaubat kepada Allah, Maka Allah berfirman: (Kemudian sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohan) Sebagian ulama salaf berkata bahwa setiap orang yang berbuat durhaka, maka dia adalah orang yang bodoh. (kemudian mereka bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya)) yaitu, mereka berhenti dari perbuatan-perbuatan maksiat dan mulai melakukan amal-amal ketaatan (sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu yaitu perbuatan itu (benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang)

Sumber: https://tafsirweb.com/4466-surat-an-nahl-ayat-118.html

Informasi

Surat

النحل (An-Nahl)

Lebah — 128 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

118 dari 128 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 280

Ruku

Ruku 238

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 56 (112/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2019 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-16