الاسراۤء (Al-Isra')

Per AyatMushaf
ذُرِّيَّةَ
keturunan (anak cucu)
مَنْ
orang-orang
حَمَلْنَا
Kami bawa
مَعَ
bersama
نُوْحٍۗ
Nuh
اِنَّهٗ
sesungguhnya dia
كَانَ
adalah dia
عَبْدًا
seorang hamba
شَكُوْرًا
banyak bersyukur
﴿٣﴾
(Wahai) keturunan orang yang Kami bawa bersama Nuh. Sesungguhnya dia (Nuh) adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur.”
2032 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Wahai keturunan orang-orang yang telah kami selamatkan mereka dan kami bawa mereka bersama-sama dengan Nuh di dalam kapal, janganlah kalian menyekutukan Allah dalam beribadah kepadaNya. Jadilah kalian manusia-manusia yang bersyukur atas nikmat-nikmatNya dan meneladani Nuh . Sebab sesungguhnya dia adalah hamba yang sangat bersyukur kepada Allah dengan sepenuh hati, lisan dan anggota-anggota tubuhnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4607-surat-al-isra-ayat-3.html

Tafsir as-Sa'di

3. “(Yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh,” maksudnya “Wahai anak cucu dari orang-orang yang telah Kami beri anugerah dan Kami angkut bersama Nuh.” “Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur,” pada ayat ini terkandung keterangan pemuliaan terhadap Nabi Nuh yang berbentuk pujian, lantaran beliau telah menjalankan kewajibannya untuk bersyukur kepada Allah dan telah menyandang sifat tersebut. (Di dalamnya juga terkandung) anjuran bagi keturunannya untuk menapaki jalan hidup dengan mengaca kepada beliau dalam bersyukur (kepada Allah), serta (perintah) supaya mereka selalu mengingat nikmat-nikmat Allah bagi mereka tatkala Allah menjadikan mereka tetap survive dan menempatkan mereka di bumi sebagai khalifah serta menenggelamkan selain mereka, (kaum yang tidak beriman).

Sumber: https://tafsirweb.com/4607-surat-al-isra-ayat-3.html

Tafsir Al-Wajiz

3. Janganlah kalian mengambil penolong lain selain Aku wahai keturunan orang yang Kami tampung di atas bahtera bersama Nuh supaya tidak tenggelam. Sesungguhnya Nuh itu hamba yang banyak bersyukur dan selalu memuji Allah سبحانه وتعالى dalam segala kondisi yang dialaminya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4607-surat-al-isra-ayat-3.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 2-3 Setelah Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa Dia telah memperjalankan hambaNya yaitu nabi Muhammad ﷺ di malam hari. Lalu Dia menghubungkannya dengan kisah nabi Musa عليه السلام yang merupakan hamba, rasul, dan orang yang berbicara langsung denganNya. Allah سبحانه وتعالى sering kali mengiringkan penyebutan nabi Musa عليه السلام dan nabi Muhammad ﷺ, demikian juga penyebutan Taurat dan Al-Qur'an.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى setelah menyebutkan peristiwa Isra’ Mi’raj, Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami berikan kepada Musa kitab) yaitu kitab Taurat (dan Kami jadikan kitab Taurat) yaitu kitab itu (petunjuk) petunjuk (bagi Bani Israil (dengan firman),"Janganlah kalian mengambil") yaitu janganlah kalian mengambil ("...penolong selain Aku”) yaitu pelindung, penolong, dan sembahan selain Aku. Karena sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى menurunkan kepada setiap nabi yang Dia utus agar hanya menyembah kepada Allah, tdak iada sekutu bagiNya." Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman (anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh) Bentuknya adalah,"Hai keturunan orang-orang yang Kami bawa bersama Nuh" Di dalamnya terdapat pengingat atas karunia Allah. yaitu, "Wahai keturunan orang-orang yang Kami selamatkan dan Kami bawa bersama Nuh di dalam bahtera, tirulah jejak bapak kalian!" (Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyu­kur) yaitu, ingatlah kalian semua atas nikmatKu kepada kalian, dengan mengutus nabi Muhammad ﷺ kepada kalian.

Sumber: https://tafsirweb.com/4607-surat-al-isra-ayat-3.html

Informasi

Surat

الاسراۤء (Al-Isra')

Memperjalankan Malam Hari — 111 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

3 dari 111 ayat

Juz

Juz 15

Halaman

Halaman 282

Ruku

Ruku 240

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 57 (113/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2032 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-17