الاسراۤء (Al-Isra')
Per AyatMushaf
مَنْ
barangsiapa
كَانَ
adalah dia
يُرِيْدُ
dia menghendaki
الْعَاجِلَةَ
kesegaran (kehidupan sekarang)
عَجَّلْنَا
Kami segerakan
لَهٗ
baginya
فِيْهَا
padanya (di dunia)
مَا
apa yang
نَشَاۤءُ
Kami kehendaki
لِمَنْ
bagi siapa
نُّرِيْدُ
Kami kehendaki
ثُمَّ
kemudian
جَعَلْنَا
Kami jadikan
لَهٗ
baginya
جَهَنَّمَۚ
neraka Jahannam
يَصْلٰىهَا
dia memasukinya
مَذْمُوْمًا
tercela
مَّدْحُوْرًا
terusir
﴿١٨﴾
Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di (dunia) ini apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki. Kemudian Kami sediakan baginya (di akhirat) neraka Jahanam; dia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.
2047 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Barang siapa yang hanya mencari dunia yang cepat sirna ini, dan berusaha dengan kuat untuk itu saja, sedang ia tidak mengimani alam akhirat dan tidak beramal untuknya, maka Allah akan menyegerakan baginya di dunia ini apa yang dikehendaki dan diinginkanNYa, dari hal-hal yang telah Dia tulis baginya di lauhil mahfuzh. Kemudian Allah menjadikan neraka jahanam baginya di akhirat kelak. Ia memasukinya dalam keadaan tercela lagi terusir dari rahmat Allah . itu disebabkan keinginannya untuk meraih dunia dan usaha kuatnya untuk itu, bukan untuk akhirat.
Sumber: https://tafsirweb.com/4622-surat-al-isra-ayat-18.html
Tafsir as-Sa'di
18. Allah memberitahukan bahwasanya “barangsiapa menghendaki,” (kehidupan) dunia “kehidupan sekarang,” yang akan berakhir lagi fana, kemudian dia bekerja dan berusaha untuk meraihnya sehingga dia lupa tempat asal dan tujuan akhir hidupnya (akhirat), maka Allah akan segera memberikan sebagian kekayaan dan perhiasan dunia yang dia inginkan dan kehendaki, (sesuai jatah) yang telah Allah tulis baginya di Lauhul Mahfuzh. Hanya saja, semua itu bukanlah kenikmatan yang mempunyai nilai manfaat lagi tidak kekal baginya.Kemudian di akhirat kelak, Allah menyediakan baginya “Neraka Jahannam, dia memasukinya,” maksudnya dia merasakan langsung sikaanNya “dalam keadaan tercela dan terusir,” dalam keadaan kehinaan, terbongkar seluruh aibnya dan tercela di hadapan Allah dan para makhluk (juga) jauh dari rahmat Allah. Maka Allah menyatukan baginya antara deraan siksa dengan kehinaan bagi orang ittu.
Sumber: https://tafsirweb.com/4622-surat-al-isra-ayat-18.html
Tafsir Al-Wajiz
18. Barangsiapa hanya menghendaki amal dunia dan kesenangannya yang telah berlalu atas akhirat, maka Kami akan menyegerakan baginya sesuatu yang Kami kehendaki bagi orang yang ingin disegerakan di antara mereka, bukan sesuatu yang mereka kehendaki, Kemudian karena meninggalkan amal akhirat, Kami membuatnya masuk ke dalam neraka Jahanam sebagai orang yang tercela, menjijikkan dan tertolak dari rahmat Allah سبحانه وتعالى
Sumber: https://tafsirweb.com/4622-surat-al-isra-ayat-18.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 18-19 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa tidaklah setiap orang yang mencari dunia dan kenikmatan dapat memperolehnya, melainkan dunia itu bisa diperoleh orang yang dikehendaki Allah. Hal ini mengikat kemutlakan makna yang terdapat dalam ayat-ayat lainnya. Sesungguhnya Allah berfirman: (maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahannam) yaitu di akhirat (ia akan memasukinya) yaitu dia akan dimasukkan ke dalamnya sehingga neraka Jahannam meliputinya dari segala sisinya (dalam keadaan tercela) dalam keadaan tercela.Hal itu sebagai balasan dari perbuatannya yang buruk, ketika dia memilih dunia daripada akhirat yang kekal (lagi dalam keadaan terusir) yaitu dijauhkan, terhina dan terusir. Firman Allah: (Dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat) yaitu menginginkan rumah akhirat dan kenikmatan serta kegembiraan di dalamnya (berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh) yaitu, dia mencari hal itu dengan menempuh jalannya dan mengikuti Rasul ﷺ (sedangkan ia adalah mukmin) yaitu hatinya beriman dan membenarkan pahala dan pembalasan (maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalas dengan baik)
Sumber: https://tafsirweb.com/4622-surat-al-isra-ayat-18.html
Informasi
Surat
الاسراۤء (Al-Isra')
Memperjalankan Malam Hari — 111 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
18 dari 111 ayat
Juz
Juz 15
Halaman
Halaman 284
Ruku
Ruku 241
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 57 (113/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2047 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-17