الاسراۤء (Al-Isra')

Per AyatMushaf
وَمَنْ
dan barangsiapa
اَرَادَ
menghendaki
الْاٰخِرَةَ
kehidupan akhirat
وَسَعٰى
dan dia berusaha
لَهَا
baginya
سَعْيَهَا
usahanya (ke arah itu)
وَهُوَ
dan/sedang dia
مُؤْمِنٌ
orang mukmin
فَاُولٰۤىِٕكَ
maka mereka itu
كَانَ
adalah
سَعْيُهُمْ
usaha mereka
مَّشْكُوْرًا
disyukuri (dibalas dengan baik)
﴿١٩﴾
Dan barang siapa menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh, sedangkan dia beriman, maka mereka itulah orang yang usahanya dibalas dengan baik.
2048 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan barangsiapa bertujuan dengan amal shalihnya untuk mendapatkan pahala di akhirat yang kekal abdi, dan ia berusaha kuat untuk itu dengan melakukan ketaatan kepada Allah , sedang dia beriman keapada Allah dan pahala serta balasan besar dariNya, maka mereka itu adalah orang-orang yang amal shalihnya diterima dan tersimpan bagi mereka di sisi tuhan mereka, dan mereka akan memperoleh balasan atas amal itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/4623-surat-al-isra-ayat-19.html

Tafsir as-Sa'di

19. “Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat,” kemudian dia menyukai dan mengutamakannya daripada kehidupan dunia “dan berusaha kea rah itu dengan sungguh-sungguh,” (tempat) yang mana kitab samawi dan atsar nabi mengajak kepadanya, lalu dia beramal sesuai dengan batas (maksimal) kemampuannya “sedang dia orang yang beriman,” kepada Allah, para malaikatNya, kitab-kitabNya, para rasulNya, dan Hari Akhir, “Maka mereka itu, adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik,” maksudnya amalnya diterima, berkembang dan tersimmpan. Bagi mereka pahala dan ganjaran di sisi Rabbnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4623-surat-al-isra-ayat-19.html

Tafsir Al-Wajiz

19. Dan barangsiapa menghendaki amal akhirat dan mengerjakan perbuatan yang diperintahkan berupa ketaatan, yaitu beriman dengan benar tanpa melakukan kesyirikan dan pendustaan, maka mereka semua itu telah memenuhi tiga syarat. Amal mereka diterima di sisi Allah سبحانه وتعالى, yaitu diterima disisiNya dan diberi imbalan olehNya

Sumber: https://tafsirweb.com/4623-surat-al-isra-ayat-19.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 18-19 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa tidaklah setiap orang yang mencari dunia dan kenikmatan dapat memperolehnya, melainkan dunia itu bisa diperoleh orang yang dikehendaki Allah. Hal ini mengikat kemutlakan makna yang terdapat dalam ayat-ayat lainnya. Sesungguhnya Allah berfirman: (maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahannam) yaitu di akhirat (ia akan memasukinya) yaitu dia akan dimasukkan ke dalamnya sehingga neraka Jahannam meliputinya dari segala sisinya (dalam keadaan tercela) dalam keadaan tercela.Hal itu sebagai balasan dari perbuatannya yang buruk, ketika dia memilih dunia daripada akhirat yang kekal (lagi dalam keadaan terusir) yaitu dijauhkan, terhina dan terusir. Firman Allah: (Dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat) yaitu menginginkan rumah akhirat dan kenikmatan serta kegembiraan di dalamnya (berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh) yaitu, dia mencari hal itu dengan menempuh jalannya dan mengikuti Rasul ﷺ (sedangkan ia adalah mukmin) yaitu hatinya beriman dan membenarkan pahala dan pembalasan (maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalas dengan baik)

Sumber: https://tafsirweb.com/4623-surat-al-isra-ayat-19.html

Informasi

Surat

الاسراۤء (Al-Isra')

Memperjalankan Malam Hari — 111 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

19 dari 111 ayat

Juz

Juz 15

Halaman

Halaman 284

Ruku

Ruku 241

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 57 (113/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2048 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-17