الاسراۤء (Al-Isra')
Per AyatMushaf
لَا
janganlah
تَجْعَلْ
kamu menjadikan
مَعَ
bersama/di samping
اللّٰهِ
Allah
اِلٰهًا
tuhan
اٰخَرَ
lain
فَتَقْعُدَ
maka kamu duduk/menjadi
مَذْمُوْمًا
tercela
مَّخْذُوْلًا
terhina
ࣖ
﴿٢٢﴾
Janganlah engkau mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, nanti engkau menjadi tercela dan terhina.
2051 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Janganlah engkau (wahai manusia) mengadakan sekutu bersama Allah dalam beribadah kepadaNYa, akibatnya engkau kembali membawa celaan dan dicampakan oleh Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/4626-surat-al-isra-ayat-22.html
Tafsir as-Sa'di
22. Maknanya: Janganlah kalian meyakini bahwasanya ada salah satu dari makhluk yang berhak untuk diibadahi. Jangan (pula) kalian menyekutukan siapa pun denganNya dalam beribadah.Sesungguhnya itu semua merupakan penyulut celaan dan penelantaran (tanpa bimbingan Allah). Allah, para malaikat dan para RasulNya telah melarang syirik, betul-betul mencela pelakunya, dan menyandangkan predikat-predikat tercela dan ciri-ciri yang buruk lantaran tindak kesyirikan, selama pelakunya merupakan orang yang sifatnya paling jelek dan citranya paling buruk. Dalam urusan agama dan dunianya, dia mengalami penelantaran sesuai besar kecilnya tindakannya meninggalkan ketergantungan kepada Rabbnya.Barangsiapa yang bersandar kepada selain Allah, maka (kondisinya) akan terlantara, dia pun akan dibuat memiliki ketergantungan kepada obyek yang digantunginya tersebut. Padahal tidak ada seorang pun yang mampu memberi manfaat bagi orang lain kecuali dengan izin Allah. Sebagaimana orang yang menjadikan sesembahan selain Allah mendapatkan celaan dan kenistaan, maka orang yang bertauhid dan mengikhlaskan agamanya hanya kepada Allah serta bergantung hanya kepadaNya, maka dia dalam keadaan terpuji dan tertolong dalam segala keadaannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4626-surat-al-isra-ayat-22.html
Tafsir Al-Wajiz
22. Wahai manusia, janganlah kamu menyertakan tuhan lain selain Allah sebagai sekutu dalam peribadatanmu, sehingga kamu akan mendapatkan cacian dari Allah, para malaikat Allah dan hamba-hamba yang shalih serta menjadi orang yang gagal, sehingga tidak ada penolong bagimu. Allah akan menelantarkanmu
Sumber: https://tafsirweb.com/4626-surat-al-isra-ayat-22.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى berfirman, bahwa yang dimaksud adalah orang-orang yang diberi tanggung jawab di antara umatnya, yaitu: "wahai orang yang diberi beban, janganlah kamu adakan sekutu bagi Tuhanmu dalam penyembahanmu kepadaNya" (agar kamu tidak menjadi tercela) yaitu kamu mengadakan sekutu bagiNya (dan tidak ditinggalkan (Allah)) karena Allah سبحانه وتعالى tidak akan menolongmu, bahkan Dia menyerahkanmu kepada sekutu yang kamu sembah bersama Allah, padahal sekutu itu tidak dapat menimpakan mudharat dan tidak pula manfaat, karena sesungguhnya yang memiliki mudharat dan manfaat hanya Allah saja. Tidak ada sekutu bagiNya. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, dia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,”Barangsiapa yang mengalami suatu kebutuhan, lalu meminta tolong kepada manusia untuk hal itu, maka kebutuhannya itu tidak akan terpenuhi.Dan barangsiapa yang meminta tolong kepada Allah untukhal itu, maka Allah mengirimkan kepadanya kecukupan, terkadang di masa mendatang, dan terkadang dengan segera” Abu Dawud dan Tirmudzi meriwayatkannya dari hadits Basyir bin Salman. Tirmidzi berkata bahwa hadits ini hasan, shahih, dan gharib.
Sumber: https://tafsirweb.com/4626-surat-al-isra-ayat-22.html
Informasi
Surat
الاسراۤء (Al-Isra')
Memperjalankan Malam Hari — 111 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
22 dari 111 ayat
Juz
Juz 15
Halaman
Halaman 284
Ruku
Ruku 241
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 57 (113/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2051 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-17