الاسراۤء (Al-Isra')

Per AyatMushaf
وَاخْفِضْ
dan turunkan/rendahkan
لَهُمَا
terhadap keduanya
جَنَاحَ
sayap (dirimu)
الذُّلِّ
rendah diri
مِنَ
dari/dengan
الرَّحْمَةِ
kasih-sayang
وَقُلْ
dan ucapkanlah
رَّبِّ
(wahai) Tuhanku
ارْحَمْهُمَا
kasihanilah keduanya
كَمَا
sebagaimana
رَبَّيٰنِيْ
keduanya memeliharaku
صَغِيْرًاۗ
waktu kecil
﴿٢٤﴾
Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.”
2053 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan bersikaplah kepada ibu-ibu dan bapak-bapakmu dengan merendah dan tawadhu sebagai bentuk sayang kepada mereka, dan mohonlah kepada tuhanmu agar berkenan menyayangi mereka berdua dengan rahmatNya yang luas semasa mereka masih hidup maupun setelah wafat, sebagaimana mereka dahulu bersabar dalam mendidikmu semasa masih kecil, yang tak berdaya lagi tak punya kekuatan.

Sumber: https://tafsirweb.com/4628-surat-al-isra-ayat-24.html

Tafsir as-Sa'di

24. “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan,” maksudnya, rendah dirilah kepada mereka berdua dalam rangka menghinakan diri, ungkapan sayang dan berharap pahala (dari Allah), bukan lantaran takut atau mengharap sesuatu dari mereka atau kepentingan-kepentingan lain yang tidak mendatangkan pahala bagi seseorang. “Dan ucapkanlah, ‘Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya’ ,” maksudnya mintakanlah rahmat bagi keduanya, baik mereka masih hidup ataupun sudah meninggal, sebagai balasan atas pembinaan terhadapmu yang mereka lakukan di kala kamu masih kecil. Dari ayat ini, bisa dipahami, bahwasanya semakin besar pendidikan yang diberikan orang tua kepada anak, semakin besar pula hak orang tua itu (atas anaknya). Begitu pula orang yang menangani pendidikan keagamaan dan keduniaan seorang anak dengan cara yang baik, selain kedua orang tuanya, maka dia memiliki hak yang menjadi kewajiban anak yang dia didik dengan sebaik-baiknya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4628-surat-al-isra-ayat-24.html

Tafsir Al-Wajiz

24. Dan tunjukkanlah ketundukkan dan kerendah hatian kepada keduanya untuk menambahkan kasih sayangmu kepada keduanya. Dan berdoalah: “Wahai Tuhanku kasihilah keduanya (orang tuaku) dan sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangi dan mendidikku saat masih kecil”

Sumber: https://tafsirweb.com/4628-surat-al-isra-ayat-24.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 23-24 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan untuk menyem­bah hanya kepadaNya, tidak ada sekutu bagiNya. Sesungguhnya “qadha” di sini maknanya adalah perintah. Mujahid berkata tentang firmanNya, ("Waqadha") yaitu memerin­tahkan.Demikian juga Ubay bin Ka'b, Ibnu Mas'ud., dan Adh-Dhahhak bin Muzahim membacanya (Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia) Oleh karena itu Dia mengiringkan penyembahan kepadaNya dengan berbuat baik kepada kedua orang tua. Allah سبحانه وتعالى berfirman (dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu) yaitu Allah memerintahkan untuk berbuat baik kepada orang tua. Sebagaimana firman Allah dalam ayat lain: (Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepadaKulah kembalimu) (Surah Luqman: 14) (Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan 'ah' kepada keduanya) yaitu, janganlah mengeluarkan kata-kata yang buruk, sehingga keluhan yang merupakan kata-kata buruk yang paling ringan tidak diperbolehkan (dan janganlah kamu membentak mereka) yaitu janganlah bersikap buruk kepada keduanya, sebagaimana yang dikatakan ‘Atha’ bin Abi Rabah tentang firmanNya: (dan janganlah kamu membentak mereka) yaitu, janganlah kamu menolak kedua tanganmu terhadap keduanya.Setelah melarang mengeluarkan perkataan dan perbuatan buruk, Dia memerintahkan untuk berkata dan berbuat kebaikan. Lalu Allah berfirman: (dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia) yaitu yang lemah lembut dan baik dengan berlaku sopan, hormat dan memuliakan keduanya (Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan) yaitu berendah diri dalam menghadapi keduanya (dan ucapkanlah, "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka kedua­nya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil") yaitu, saat keduanya berusia lanjut, dan saat keduanya telah wafat.Ibnu Abbas berkata bahwa kemudian Allah menurunkan firmanNya: (Tidak pantas bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memohonkan ampunan (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, sekalipun orang-orang itu kaum kerabat(nya)) (Surah At-Taubah: 113),

Sumber: https://tafsirweb.com/4628-surat-al-isra-ayat-24.html

Informasi

Surat

الاسراۤء (Al-Isra')

Memperjalankan Malam Hari — 111 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

24 dari 111 ayat

Juz

Juz 15

Halaman

Halaman 284

Ruku

Ruku 242

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 57 (114/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2053 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-17