الاسراۤء (Al-Isra')

Per AyatMushaf
وَمَنْ
dan barangsiapa
يَّهْدِ
memberi petunjuk
اللّٰهُ
Allah
فَهُوَ
maka dia
الْمُهْتَدِۚ
orang yang mendapat petunjuk
وَمَنْ
dan barangsiapa
يُّضْلِلْ
Dia menyesatkan
فَلَنْ
maka tidak akan
تَجِدَ
kamu mendapat
لَهُمْ
bagi mereka
اَوْلِيَاۤءَ
penolong
مِنْ
dari
دُوْنِهٖۗ
selain Dia
وَنَحْشُرُهُمْ
dan kami akan kumpulkan mereka
يَوْمَ
hari
الْقِيٰمَةِ
kiamat
عَلٰى
atas
وُجُوْهِهِمْ
muka-muka mereka
عُمْيًا
buta
وَّبُكْمًا
dan bisu
وَّصُمًّاۗ
dan tuli
مَأْوٰىهُمْ
tempat mereka
جَهَنَّمُۗ
neraka Jahannam
كُلَّمَا
setiap kali
خَبَتْ
padam
زِدْنٰهُمْ
Kami tambahkan kepada mereka
سَعِيْرًا
nyala api
﴿٩٧﴾
Dan barang siapa diberi petunjuk oleh Allah, dialah yang mendapat petunjuk, dan barang siapa Dia sesatkan, maka engkau tidak akan mendapatkan penolong-penolong bagi mereka selain Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari Kiamat dengan wajah tersungkur, dalam keadaan buta, bisu, dan tuli. Tempat kediaman mereka adalah neraka Jahanam. Setiap kali nyala api Jahanam itu akan padam, Kami tambah lagi nyalanya bagi mereka.
2126 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah , maka Dialah orang yang memperoleh petunjuk menuju kebenaran. Dan barangsiapa disesatkan oleh Allah, lalu Dia abaikan dan menjadikannya bertumpu pada diri sendiri, maka tidak ada pemberi petunjuk banginya selain Alllah. Orang-orang sesat itu akan Allah bangkitkan pada hari kiamat dan mengumpulkan mereka dengan di seret wajah-wajah mereka, sedang mereka tidak bisa melihat, tidak bisa berbicara, dan tidak dapat mendengar.Tempat kembalinya adalah neraka jahanam yang menyala-nyala. Tapi tiap kali apinya meredup, dan kemudian apinya padam, maka Kami menambahkan nyala api yang menyala-nyala lagi berkobar-kobar,

Sumber: https://tafsirweb.com/4701-surat-al-isra-ayat-97.html

Tafsir as-Sa'di

97. Allah mengabarkan bahwa Dia-lah satu-satunya Dzat yang berhak memberi petunjuk dan menyesatkan. Maka barangsiapa yang ditunjukiNya, niscaya dimudahkan jalannya kepada kemudahan dan dijauhkan dari kesusahan.Dia menjadi orang yang benar-benar mendapat petunjuk. Dan barangsiapa yang Allah sesatkan dan telantarkan (tanpa petunjuk) serta serahkan (penanganannya) pada dirinya sendiri, maka tidak ada yang mampu memberinya petunjuk selain Allah. Tidak ada penolong yang akan menolongnya dari azab Allah tatkala mereka dikumpulkan dalam keadaan hina, buta dan tuli.Tidak bisa melihat dan tidak bisa berbicara. “Tempat kediaman mereka,” tempat tinggal dan rumah mereka adalah kerisauan, serta azab. “Tiap-tiap kali nyala api Jahanam itu akan padam,” maksudnya hampir padam , “niscaya Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya,” maksudnya Kami nyalakan untuk mereka. Siksaan tidak akan pernah reda bagi mereka. Mereka juga tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak akan pernah diringankan azabnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4701-surat-al-isra-ayat-97.html

Tafsir Al-Wajiz

97. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberi kabar tentang tindakan dan berlakunya ketentuan Allah terhadap makhlukNya. Hanya dialah Dzat yang Maha Kuasa atas hidayah sehingga barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah kepada keimanan dengan diberi penjelasan tentang jalan hidayah, biscaya dia diberi petunjuk dan ditolong.Dan barangsiapa disesatkan oleh Allah dengan ditelantarkan dari kebenaran, dikenalkan dengan jalan kesesatan, dan dipalingkan dari hidayah, niscaya kamu tidak akan mendapati penolong bagi mereka yang membantu urusan mereka dan melindungi mereka, selain Allah. Kami mengumpulkan mereka dengan cepat pada hari kiamat dengan cara diseret di atas kepala mereka. Mereka diseret oleh malaikat Zabaniyah dalam keadaan buta sehingga tidak bisa melihat sesuatu yang menggembirakan, bisu sehingga tidak bisa mengucapkan sesuatu terhadap apa yang datang, dan tuli sehingga tidak bisa mendengar sesuatu yang enak untuk didengar.Maksudnya yaitu mereka dalam kebingungan dan kekacauan karena bertambahnya hinaan terhadap mereka. Dan tempat mereka itu adalah neraka Jahannam. Setiap kali api dan kobarannya padam, nisacaya akan ditambahkan untuk mereka nyala api dan kobarannya dengan lebih dahsyat.

Sumber: https://tafsirweb.com/4701-surat-al-isra-ayat-97.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang pengaturanNya dan hukum­Nya terhadap makhlukNya, bahwa tidak ada seorang pun yang akan mem­pertanyakanNya bahwa siapa saja yang Dia beri petunjuk, maka tidak ada seorang pun yang dapat menyesatkannya (Dan barang siapa yang disesatkan-Nya, maka engkau tidak akan dapat menemukan seorang penolong pun bagi mereka selain dari Allah سبحانه وتعالى) yaitu memberikan petunjuk kepada mereka, sebagaimana Allah berfirman: (Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barang siapa yang disesatkan-Nya, maka sekali-kali kamu tak akan mendapatkan seorang pemimpin pun yang memberi petunjuk kepadanya) (Surah Al-Kahfi: 17) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka mereka) Diriwayatkan dari Nafi', dia berkata,”Aku mendengar Anas bin Malik berkata bahwa pernah ditanya­kan kepada Rasulullah ﷺ,"Wahai Rasulullah, bagaimanakah manusia digiring dengan diseret atas muka mereka?" Rasulullah ﷺ bersabda: “Tuhan yang menjadikan mereka dapat berjalan dengan kaki mereka itu mampu membuat mereka berjalan di atas muka me­reka” Firman Allah: (dalam keadaan buta) yaitu tidak dapat melihat (dalam keadaan bisu) yaitu tidak dapat berbicara (dan dalam keadaan tuli) yaitu tidak dapat mendengar.Keadaan ini bukanlah keadaan yang muncul tanpa sebab, sebagai balasan bagi mereka atas perbuatan mereka ketika di dunia, karena bisu, buta, dan tuli dari kebenaran. Maka di hari perhimpunan, mereka dibalas dengan hal itu, dan mereka saat itu lebih membutuhkannya daripada apa yang mereka butuhkan sebelumnya (Tempat kediaman mereka) yaitu tempat kepulangan dan tempat kembali mereka adalah: (neraka Jahannam, tiap-tiap kali nyala api Jahannam itu akan padam) Ibnu Abbas berkata bahwa maknanya adalah meredup. Mujahid berkata bahwa maknanya adalah padam (Kami tambah bagi mereka nyalanya) yaitu menyala-nyala dan membara, Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Karena itu, rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan me­nambah kepada kalian selain dari azab (30)) (Surah An-Naba')

Sumber: https://tafsirweb.com/4701-surat-al-isra-ayat-97.html

Informasi

Surat

الاسراۤء (Al-Isra')

Memperjalankan Malam Hari — 111 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

97 dari 111 ayat

Juz

Juz 15

Halaman

Halaman 292

Ruku

Ruku 250

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 58 (116/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2126 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-17