الكهف (Al-Kahf)
Per AyatMushaf
اِنَّهُمْ
sesungguhnya
اِنْ
jika
يَّظْهَرُوْا
mereka melihat/mengetahui
عَلَيْكُمْ
atas kalian
يَرْجُمُوْكُمْ
mereka akan melempar kamu
اَوْ
atau
يُعِيْدُوْكُمْ
mereka akan mengembalikan
فِيْ
dalam
مِلَّتِهِمْ
agama mereka
وَلَنْ
dan tidak
تُفْلِحُوْٓا
kamu beruntung
اِذًا
jika demikian
اَبَدًا
selama-lamanya
﴿٢٠﴾
Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempari kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya.”
2160 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya kaum kalian, jika mengetahui keberadaaan kalian, niscaya mereka akan melempari kalian dengan bebatuan, sehingga merekapun dapat menghabisi kalian atau mengembalikan kalian kedalam ajaran agama mereka, akibatnya kalianpun menjadi orang-orang kafir dan tidak dapat memperoleh keingingan kalian, bila kalian melakukannya, yaitu memasuki surga yang abadi. ”
Sumber: https://tafsirweb.com/4846-surat-al-kahfi-ayat-20.html
Tafsir as-Sa'di
20. Mereka menyebutkan bahaya yang timbul dari pengetahuan orang lain tentang mereka dan penampakan diri mereka di hadapan masyarakat, bahwa mereka akan menghadapi salah satu dari dua pilihan: dirajam dengan lemparan batu sehingga khlayak membunuh mereka dengan cara yang sangat keji karena kemurkaan kepada diri mereka dan agama mereka. Atau orang-orang menguji keteguhan mereka dalam beragama dan memurtadkan mereka kepada ajaran kaumnya.Dalam keadaan ini, kalian selama-lamanya tidak akan beruntung, bahkan merugi dalam agama, dunia, dan akhiratnya. Kedua ayat ini telah menunjukkan bebeerapa pelajaran penting: 1. Anjuran supaya berilmu dan mendiskusikannya, karena Allah membangunkan mereka untuk anjuran itu. 2.Adab bagi orang yang suatu ilmu belum jelas baginya supaya menyerahkannya kepada orang yang berilmu dan berdiam diri pada batas kemampuannya. 3. Sahnya mewakilkan dalam urusan jual-beli, dan sahnya perseroan dalam jual-beli. 4. Bolehnya memakan makanan yang baik-baik dan makanan-makanan yang lezat jika tidak melewati batas pemborosan yang dilarang.Sebagaimana Firman Allah, “Dan hendaklah dia melihat manakah makan yang lebih baik, maka hendaklah dia membawa makanan itu untukmu.” Khususnya jika seseorang tidak cocok baginya kecuali makanan model itu. Barangkali inilah sandaran kebanyakan ahli tafsir yang mengatakan bahwasanya mereka adalah anak-anak raja. Karena mereka memerintahkannya agar membeli makanan yang paling bagus yang menjadi kebiasaan santapan orang-orang kaya. 5.Anjuran agar berhati-hati dan bersembunyi serta menjauhi tempat-tempat fitnah yang mengancam agama, dan menyimpan rahasia seseorang dan saudara-saudaranya seagama. 6. Besarnya kecintaan para pemuda itu terhadap agama, larinya mereka dari segala fitnah yang mengancam agamanya, serta meninggalkan kampung halaman karena Allah. 7. Penyebutan kandungan kejelekan berupa bahaya-bahaya dan kerusakan-kerusakan yang mendorong untuk membenci dan meninggalkannya.Cara semacam ini adalah konsep kaum Mukminin terdahulu dan sekarang. Berdasarkan perkataan mereka, “Dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya.”
Sumber: https://tafsirweb.com/4846-surat-al-kahfi-ayat-20.html
Tafsir Al-Wajiz
20. Sesungguhnya jika mereka para penyembah berhala penduduk Madinah dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan membunuh kamu dengan melempari dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika kamu kembali kepada agama mereka niscaya kamu tidak akan beruntung selama lamanya"
Sumber: https://tafsirweb.com/4846-surat-al-kahfi-ayat-20.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 19-20 Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Sebagaimana Kami membuat mereka tertidur, Kami bangunkan mereka dalam keadaan sehat tubuh, rambut dan penglihatan mereka, tidak berkurang dan berubah dari keadaan mereka sedikit pun. Demikian itu setelah tiga ratus sembilan tahun mereka tidur" Oleh karena itu mereka saling bertanya di antara mereka, (Sudah berapa lamakah kalian berada (di sini)?) yaitu berapa lamakah kalian tidur? (Mereka menjawab, "Kita berada (di sini) sehari atau setengah hari") karena ketika mereka masuk ke dalam gua itu di pagi hari, dan mereka terbangun di sore hari. Oleh karena itu mereka berkata ("atau setengah hari” dan yang lain berkata,"Tuhan kita lebih mengetahui berapa lamanya kita berada (di sini)) yaitu, hanya Allahlah yang lebih mengetahui urusan kalian.Seakan-akan terjadi banyak kebimbangan tentang lamanya masa tidur mereka, hanya Allah yang lebih mengetahui. Kemudian akhirnya mereka mengalihkan perhatiannya kepada urusan yang lebih penting bagi mereka saat itu, yaitu kebutuhan mereka atas makanan dan minuman, Jadi mereka berkata: (Maka suruhlah salah seorang di antara kita pergi ke kota dengan membawa uang perak kita ini) yaitu uang perak kalian ini. Demikian itu karena saat mereka membawa sejumlah uang dirham perak dari rumah mereka untuk keperluan mereka. dan mereka menyedekahkan sebagiannya, dan sisanya mereka bawa.Oleh karena itu mereka berkata: (Maka suruhlah salah seorang di antara kalian pergi ke kota dengan membawa uang perak kalian ini) yaitu kota yang telah kalian tinggalkan. Alif dan lam di sini menunjukkan makna perjanjian (dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik) yaitu makanan yang bersih. Sebagaimana firmanNya: (Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kalian bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar) selama-lamanya) (Surah An-Nur:21) Firman Allah: (dan hendaklah dia berlaku lemah lembut) yaitu dalam keluar dan membeli sesuatu.Mereka berkata bahwa hendaklah dia bersembunyi dengan semua hal yang mampu dia lakukan. (dan janganlah sekali-kali menceritakan hal kalian) yaitu jangan sampai orang mengetahui (kepada seorang pun. Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempat kalian, niscaya mereka akan melempar kalian dengan batu) yaitu jika mereka dapat mengetahui tempat kalian (niscaya mereka akan melempar kalian dengan batu atau memaksa kalian kembali kepada agama mereka) Para pemuda itu takut kepada mereka jika mereka mengetahui tempat mereka. Maka mereka pasti akan menyiksa para pemuda itu dengan berbagai siksaan sehingga para pemuda itu kembali kepada agama mereka; atau para pemuda itu mati. Jika para pemuda itu menyetujui kembali kepada agama mereka, maka tidak akan mendapat keberuntungan, baik di dunia maupun di akhirat.Oleh karena itu Allah berfirman: (dan jika demikian, niscaya kalian tidak akan beruntung selama-lamanya)
Sumber: https://tafsirweb.com/4846-surat-al-kahfi-ayat-20.html
Informasi
Surat
الكهف (Al-Kahf)
Goa — 110 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
20 dari 110 ayat
Juz
Juz 15
Halaman
Halaman 295
Ruku
Ruku 254
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 59 (118/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2160 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-18