الكهف (Al-Kahf)

Per AyatMushaf
اَلْمَالُ
harta
وَالْبَنُوْنَ
dan anak-anak
زِيْنَةُ
perhiasan
الْحَيٰوةِ
kehidupan
الدُّنْيَاۚ
dunia
وَالْبٰقِيٰتُ
dan yang tetap/kekal
الصّٰلِحٰتُ
kebajikan(amal saleh)
خَيْرٌ
lebih baik
عِنْدَ
di sisi
رَبِّكَ
Tuhanmu
ثَوَابًا
pahala
وَّخَيْرٌ
dan lebih baik
اَمَلًا
harapan
﴿٤٦﴾
Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amal kebajikan yang terus-menerus adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.
2186 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Harta benda dan anak-anak adalah keindahan dan kekuatan di dunia yang fana ini, sedang amal-amal shalih (terutama bacaan tasbih, tahmid, dan takbir, serta tahlil) lebih besar pahalanya di sisi tuhanmu daripada kekayaan dan anak keturunan. Amal-amal shalih ini adalah hal yang paling utama diharapkan oleh manusia yang dapat menghasilkan pahala di sisi tuhannya, sehingga dia di akhirat kelak akan memperoleh apa yang diimpikannya di dunia.

Sumber: https://tafsirweb.com/4872-surat-al-kahfi-ayat-46.html

Tafsir as-Sa'di

46. Oleh karena itu, Allah memberitahukan bahwa kekayaan dan anak-anak adalah “perhiasan kehidupan dunia,” maksudnya tidak ada fungsi lainnya. Perkara yang abadi bagi seorang manusia, bermanfaat dan membahagiakannya adalah amalan-amalan yang kekal lagi shalih.Ini mencakup seluruh jenis ketaatan yang wajib atau sunnah, yang bertalian dengan hak-hak Allah dan hak-hak sesame manusia, berupa shalat, zakat, sedekah, haji, umrah, bertasbih, (mengucapkan) tahmid, tahlil dan [takbir], membaca (al-Quran), mencari ilmu yang bermanfaat, melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar, menjalin tali silaturahim, berbakti kepada kedua orang tua, melaksanakan hak-hak istri-istri, budak-budak dan hewan-hewan serta seluruh jenis perbuatan baik yang ditujukan kepada sesame manusia. Ini semua termasuk baqiyyatus shalihat (amalan-amalan yang kekal lagi shlaih). Amal perbuatan ini lebih baik pahalanya di sisi Allah, dan lebih baik untuk menjadi harapan.Pahalanya lestari dan berlipat ganda selama lamanya. Ganjaran, kebaikan, dan kegunaan amalan itu senantiasa di harap-harap di waktu yang diperlukan. Inilah yang sepatutnya (menjadi ajang) perlombaan bagi orang-orang yang berlomba dan (wahana) adu cepat bagi orang-orang yang beramal, serta (menjadi media) ketekunan untuk meraihnya bagi orang-orang yang bersungguh-sungguh.Cermatilah, bagaimana Allah menggariskan perumpamaan dunia dan kondisinya serta kepudarannya, Allah menyebutkan bahwa di dalamnya terdapat dua macam (hakikat) : jenis (pertama) yang menjadi sumber keindahannya yang akan dinikmati sejenak kemudian lenyap tanpa faidah yang kembali bagi pemiliknya. Dan bahkan tidak menutup kemungkinan dia terkena kemudaratannya yaitu harta dan anak. Dan jenis (kedua) yang abadi bagi pemiliknya secara lestari, yaitu baqiyyatush shalihat (amalan yang kekal lagi shalih).

Sumber: https://tafsirweb.com/4872-surat-al-kahfi-ayat-46.html

Tafsir Al-Wajiz

46. Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh jauh lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan kehidupan yang bahagia

Sumber: https://tafsirweb.com/4872-surat-al-kahfi-ayat-46.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 45-46 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan berilah perumpamaan) wahai Muhammad (kepada mereka (manusia) kehidupan dunia) tentang kefanaan, kehancuran, dan habis masanya (sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka men­jadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi) yaitu apa yang ada di dalamnya berupa biji-bijian menjadi subur dan tumbuh dengan baik, berbunga, bercahaya serta hijau. Kemudian setelah itu: (Kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering) kering (yang diterbang­kan oleh angin) yaiu berhamburan tertiup angin ke kanan dan ke kiri (Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu) Dia mampu menciptakan keadaan seperti ini dan seperti itu. Sering sekali Allah سبحانه وتعالى membuat perumpamaan seperti itu untuk kehidupan dunia, Sebagaimana Allah berfirman di surah Yunus: (Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuh­lah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak, Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan berhias) (Surah Yunus) Firman Allah: (Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia) Sebagaimana firmanNya: (Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (14)) (Surah Ali Imran: 14) dan (Sesungguhnya harta kalian dan anak-anak kalian hanyalah cobaan (bagi kalian); dan di sisi Allah-lah pahala yang besar (15)) (Surah At-Taghabun) yaitu, kembali dan menyibukkan diri dengan menyembah Allah itu lebih baik bagi kalian daripada menyibukkan diri dengan hal itu, menghimpun harta, dan khawatir yang berlebihan terhadap hal-hal itu.Oleh karena itu Allah berfirman: (Tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi ha­rapan) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (tetapi amalan-amalan yang kekal lagi shalih) dia berkata bahwa itu adalag mengingat Allah, yaitu ucapan "Laa ilaaha illallah, Allahu Akbar, Subhanallah, Alhamdulillah, Tabarakallah, Laa haula wa laa quwwata illa billah, Astaghfirullah, shalawat untuk Rasulullah ﷺ, puasa, haji, sedekah, memerdekakan bu­dak, jihad, silaturahmi, dan semua amal kebaikan.Semua itu adalah amal­an yang kekal dan shalih yang mengekalkan pelakunya di surga selama masih ada bumi dan langit. Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata bahwa itu adalah seluruh amal shalih. Pendapat ini dipilih oleh Ibnu Jarir.

Sumber: https://tafsirweb.com/4872-surat-al-kahfi-ayat-46.html

Informasi

Surat

الكهف (Al-Kahf)

Goa — 110 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

46 dari 110 ayat

Juz

Juz 15

Halaman

Halaman 299

Ruku

Ruku 257

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 60 (119/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2186 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-18