الكهف (Al-Kahf)
Per AyatMushaf
وَمَا
dan tidak
نُرْسِلُ
Kami mengutus
الْمُرْسَلِيْنَ
para rasul
اِلَّا
kecuali
مُبَشِّرِيْنَ
pembawa kabar gembira
وَمُنْذِرِيْنَۚ
dan pemberi peringatan
وَيُجَادِلُ
dan membantah
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
بِالْبَاطِلِ
dengan bathil
لِيُدْحِضُوْا
agar mereka melenyapkan
بِهِ
dengannya
الْحَقَّ
hak/kebenaran
وَاتَّخَذُوْٓا
dan mereka mengambil/menjadikan
اٰيٰتِيْ
ayat-ayat-Ku
وَمَآ
dan tidak
اُنْذِرُوْا
mereka di beri peringatan
هُزُوًا
olok-olokan
﴿٥٦﴾
Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul melainkan sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan; tetapi orang yang kafir membantah dengan (cara) yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan yang hak (kebenaran), dan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan apa yang diperingatkan terhadap mereka sebagai olok-olokan.
2196 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan kami tidak mengutus rasul-rasul ke tengah umat manusia kecuali agar para rasul itu menjadi orang-orang yang membawa kabar gembira berupa surga bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, serta memberikan kabar menakutkan bagi orang yang mengikuti kekafiran dan maksiat dari neraka. akan tetapi, kendatipun kebenaran itu sangat terang, orang-orang yang kafir tetap membantah para rasul dengan kebatilan-kebatilan sebagai bentuk penentangan agar dengan kebatilan itu, mereka dapat menghapus kebenaran yang dibawa oleh rasul. Dan mereka menjadikan kitabKu, hujjah-hujjahKu dan siksaan yang mereka diperingatkan dengannya sebagai bahan olokan dan ejekan.
Sumber: https://tafsirweb.com/4882-surat-al-kahfi-ayat-56.html
Tafsir as-Sa'di
56. Maksudnya, Kami tidak mengutus para rasul dengan sia-sia, bahkan pula agar manusia menjadikan mereka sebagai tuhan-tuhan, dan tidak untuk menyeru umat manusia kepada (kepentingan) pribadi para rasul. Akan tetapi, Kami mengirim mereka untuk mengajak umat manusia kepada setiap kebajikan dan melarang mereka dari segala kejelekan, membawa kabar gembira bagi mereka atas ketaatan terhadap hal tersebut (perintah dan larangan) dengan pahala dunia dan balasan akhirat, memberi mereka peringatan dari pelanggarannya dengan hukuman dunia dan akhirat.Dengan itu, hujjah Allah telah tegak berdiri kepada para hambaNya. Meskipun begitu, orang-orang yang zhalim dan kafir enggan untuk berbuat sesuatu melainkan melancarkan bantahan dengan kebatilan untuk melenyapkan kebenaran. Mereka mengusahakan cara apa pun yang bisa mereka tempuh untuk memenangkan kebatilan dan melenyapkan kebenaran serta merontokkannya.Mereka mengolok-olok para rasul Allah dan ayat-ayatNya. Mereka sudah cukup gembira dengan ilmu yang mereka miliki, "dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai." (AT-Taubah:32), dan memenangkan kebenaran di atas kebatilan. "Sebenarnya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap" (Al-Anbiya:18) Termasuk pengaruh sifat hikmah Allah dan rahmatNya, bahwa pengerahan orang-orang yang batil dan membantah kebenaran dengan kebatilan, termasuk penting yang menuntun kepada kejelasan al-Haq, bukti-bukti dan dalil-dalilnya yang nyata, tersingkapnya kebatilan dari sisi kerusakannya.Sebab, dengan lawannya, segala sesuatu akan lebih jelas.
Sumber: https://tafsirweb.com/4882-surat-al-kahfi-ayat-56.html
Tafsir Al-Wajiz
56. Kami tidak mengutus rasul-rasul kecuali hanya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan kebatilan dengan berkata: “Rasul hanya membawa keburukan.” Bermaksud agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan yang haq.Mereka menganggap ayat-ayat kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan dan hinaan.
Sumber: https://tafsirweb.com/4882-surat-al-kahfi-ayat-56.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 55-56 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang pembangkanga orang-orang kafir, baik yang dahulu maupun yang sekarang, mereka medustakan kebenaran yang jelas dan terang, sekalipun menyaksikan mukjizat dan bukti-bukti yang jelas. Tidak ada yang mencegah mereka mengikuti kebenaran kecuali keinginan mereka menyaksikan azab yang telah diancamkan kepada mereka dengan mata mereka. Sebagaimana yang mereka katakan kepada nabi mereka.: (maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit, jika kamu termasuk orang-orang yang benar (187)) (Surah Asy-Syu'ara) dan lainnya berkata: (Datangkanlah kepada kami siksa Allah, jika kalian termasuk termasuk orang-orang yang benar) (Surah Al-Ankabut: 29) serta orang-orang Quraisy berkata: (Ya Allah, jika betul (Al-Qur'an) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih) (Surah Al-Anfal: 32) (Mereka berkata, "Hai orang yang diturunkan Al-Qur’an kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila (6) Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar?" (7)) (Surah Al-Hijr) dan ayat-ayat lain yang menunjukkan hal itu.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah yang telah berlaku pada) umat-umat yang dahulu) yaitu diliputi azab sampai ke akar-akarnya (atau datangnya azab atas mereka dengan nyata) yaitu mereka melihatnya dengan mata mereka di hadapan mereka, kemudian Allah berfirman (Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul melainkan sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan) yaitu sebelum azab itu dan pembawa berita gembira kepada orang-orang yang membenarkan dan beriman kepada mereka, dan pemberi peringatan terhadap orang-orang yang mendustakan dan menentang mereka.Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang orang-orang kafir itu tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan kebathilan (agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan kebathilan) yaitu dengan kebathilan mereka melemahkan kebenaran yang disampaikan oleh para rasul kepada mereka, dan hal itu tidak berhasil (dan mereka menganggap ayat-ayat Kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan) yaitu, mereka menganggap hujjah dan bukti-bukti yang bertentangan dengan hukum alam yang dibawa oleh para rasul, dan peringatan-peringatan serta ancaman-ancaman azab kepada mereka ( sebagai olok-olokan) yaitu, mereka memperolok-olokan para rasul dalam hal itu, dan itu merupakan kedustaan mereka buruk.
Sumber: https://tafsirweb.com/4882-surat-al-kahfi-ayat-56.html
Informasi
Surat
الكهف (Al-Kahf)
Goa — 110 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
56 dari 110 ayat
Juz
Juz 15
Halaman
Halaman 300
Ruku
Ruku 259
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 60 (120/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2196 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-18