الكهف (Al-Kahf)
Per AyatMushaf
قَالَ
(Khaidir) berkata
فَاِنِ
maka jika
اتَّبَعْتَنِيْ
kamu mengikuti aku
فَلَا
maka janganlah
تَسْـَٔلْنِيْ
kamu menanyakan kepadaku
عَنْ
dari
شَيْءٍ
sesuatu
حَتّٰٓى
sehingga
اُحْدِثَ
aku ceritakan
لَكَ
kepadamu
مِنْهُ
daripadanya
ذِكْرًا
pelajaran
ࣖ
﴿٧٠﴾
Dia berkata, “Jika engkau mengikutiku, maka janganlah engkau menanyakan kepadaku tentang sesuatu apa pun, sampai aku menerangkannya kepadamu.”
2210 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Maka khadir pun setuju dan berkata kepada Musa, ”jika engkau menyertaiku, maka janganlah engaku sekali-kali menanyakan kepadaku tentang sesuatu yang kamu ingkari, hingga nanti aku sendiri yang akan menjelaskan maksudnya kepadamu apa yang masih samar bagi dirimu tanpa bertanya dulu kepadaku. ”
Sumber: https://tafsirweb.com/4896-surat-al-kahfi-ayat-70.html
Tafsir as-Sa'di
70. Pada saat itulah, Khidhir berpesan kepada Musa, “jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu apa pun, sampai aku sesndiri menerangkannya kepadamu,” maksudnya janganlah engkau memulai untuk melontarkan pertanyaan dan pengingkaran kepadaku, sampai akulah yang akan menerangkan kepadamu tentang itu. Ia melarang Musa untuk bertanya dan berjanji kepadanya untuk menerangkan kepadanya tentang hakikat peristiwa tersebut.
Sumber: https://tafsirweb.com/4896-surat-al-kahfi-ayat-70.html
Tafsir Al-Wajiz
70. Nabi Khidhir berkata: "Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang apapun, sampai aku sendiri menerangkan sebab-sebabnya kepadamu"
Sumber: https://tafsirweb.com/4896-surat-al-kahfi-ayat-70.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 66-70 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang perkataan nabi Musa kepada lelaki alim itu yaitu nabi Khidhir yang diberi keistimewaan Allah dengan suatu ilmu yang tidak diketahui nabi Musa. Sebagaimana Allah telah memberi nabi Musa ilmu yang tidak Dia berikan kepada nabi Khidhir (Musa berkata kepadanya, "Bolehkah aku mengikutimu?") permintaan secara halus, bukan untuk membebani atau memaksa. Demikianlah pertanyaan seorang murid kepada gurunya.Firman Allah: (Bolehkah aku mengikutimu?) yaitu menemani dan mendampingimu (supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu) yaitu ilmu yang diajarkan Allah kepadamu,-agar aku bisa menjadikannya sebagai petunjuk dalam urusanku, yaitu ilmu yang bermanfaat dan amal shalih. Maka saat itu nabi Khidir (berkata) kepada nabi Musa (Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersamaku) yaitu kamu tidak kuat menemaniku karena kamu akan melihat dariku berbagai macam perbuatan yang bertentangan dengan syariatmu. Sesungguhnya aku mempunyai ilmu dari Allah yang tidak Dia ajarkan kepadamu.Sedangkan kamu mempunyai ilmu dari Allah yang tidak Dia ajarkan kepadaku. Masing-masing kita mendapat tugas atas perkara-perkara dari Allah secara berbeda satu sama lain. Dan kamu tidak akan kuat menemaniku (Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?(68)) Aku mengetahui bahwa kamu akan mengingkari hal-hal yang kamu dimaafkan tidak mengikutinya, tetapi aku tidak akan menceritakan hikmah dan kebaikan hakiki yang telah diperlihatkan kepadaku, bukan kamu. (Musa berkata "Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai orang yang sabar”) atas apa yang aku lihat dari perkaramu (dan aku tidak akan menentangmu dalam sesuatu urusan pun) yaitu, aku tidak akan menentangmu sedikitpun; dan pada saat itu nabi Khidhir memberikan syarat (Dia berkata, "Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu apa pun") yaitu memulai pertanyaan (sampai aku sendiri menerangkannya kepadamu) yaitu sehingga aku yang menjelaskannya kepadamu, sebelum kamu bertanya kepadaku.
Sumber: https://tafsirweb.com/4896-surat-al-kahfi-ayat-70.html
Informasi
Surat
الكهف (Al-Kahf)
Goa — 110 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
70 dari 110 ayat
Juz
Juz 15
Halaman
Halaman 301
Ruku
Ruku 260
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 60 (120/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2210 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-18