الكهف (Al-Kahf)

Per AyatMushaf
قَالَ
(Musa) berkata
اِنْ
jika
سَاَلْتُكَ
aku menanyakan kepadamu
عَنْ
dari/tentang
شَيْءٍۢ
sesuatu
بَعْدَهَا
sesudahnya
فَلَا
maka janganlah
تُصٰحِبْنِيْۚ
kamu menjadikan aku sahabat
قَدْ
sesungguhnya
بَلَغْتَ
kamu telah sampai/cukup
مِنْ
dari
لَّدُنِّيْ
sisiku/kepadamu
عُذْرًا
beralasan
﴿٧٦﴾
Dia (Musa) berkata, “Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu setelah ini, maka jangan lagi engkau memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya engkau sudah cukup (bersabar) menerima alasan dariku.”
2216 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Musa berkata kepadanya, ”jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu setelah kali ini, maka tinggalkanlah aku dan janganlah engkau memperbolehkan aku mendampingimu. Sesungguhnya engkau telah cukuup memberi toleransi terkait tindakanku dan engkaupun tidak kurang dalam mengingatkan lantaran telah memberitahuku bahwa sesungguhnya aku tidak akan mampu bersabar bersamamu.

Sumber: https://tafsirweb.com/4902-surat-al-kahfi-ayat-76.html

Tafsir as-Sa'di

76. Maka “dia berkata,” yaitu Musa “JIka aku bertanya kepadamu tentang sesuatu sesudah (kali) ini,” setelah kali ini “maka janganlah kamu memperbolehkan aku menyertaimu,” maksudnya engkau punya alasan dan berhak meninggalkan kesertaanku “sesungguhnya kamu sudah cukup memberikan udzur kepadaku,” maksudnya kamu telah memberi toleransi bagiku, kamu tidak pelit untuk memberi kesempatan.

Sumber: https://tafsirweb.com/4902-surat-al-kahfi-ayat-76.html

Tafsir Al-Wajiz

76. Musa berkata: "Jika aku bertanya kepadamu lagi tentang sesuatu sesudah ini, maka jangan jadikan aku mengikutimu lagi atau usirlah aku. Sesungguhnya engkau sudah cukup memberikan toleransi padaku untuk tidak mengusirku sebab pengingkaranku sebanyak tiga kali".

Sumber: https://tafsirweb.com/4902-surat-al-kahfi-ayat-76.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 74-76 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka berjalanlah keduanya) yaitu setelah itu (hingga tatkala keduanya berjum­pa dengan seorang anak, maka Khidhir membunuhnya) penjelasan sebelumnya disebutkan bahwa anak itu sedang bermain dengan anak lainnya di salah satu wilayah itiu. Lalu nabi Khidhir sengaja menangkap anak yang paling tampan dan paling cerah di antara mereka, lalu membunuhnya. Dalam suatu riwayat, nabi Khidhir cara mencabut kepala­nya.Hanya Allah yang lebih mengetahui. Ketika nabi Musa menyaksikan hal itu, dia mengingkarinya dengan protes yang lebih keras daripada yang pertama. dan berkata: (Mengapa kamu bunuh jiwa yang bersih) yaitu yang masih kecil dan belum melakukan hal kotor, dan dosa apapun, lalu kamu membunuhnya (bukan karena dia membunuh orang lain) yaitu, tanpa alasan pembunuhan (Sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang mungkar) yaitu suatu perbuatan mungkar yang jelas (Khidhir berkata, "Bukankah sudah kukatakan kepadamu bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat sabar bersamaku” (75)) menguatkan syarat pertama yang telah diajukan. Oleh karena itu nabi Musa berkata: (Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu sesudah (kali ) ini) yaitu jika aku menanyakan sesuatu kepadamu sesudah ini (maka janganlah kamu memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya kamu sudah cukup memberikan uzur kepadaku) yaitu, aku sudah memberi maaf kepadamu berkali-kali.

Sumber: https://tafsirweb.com/4902-surat-al-kahfi-ayat-76.html

Informasi

Surat

الكهف (Al-Kahf)

Goa — 110 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

76 dari 110 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 302

Ruku

Ruku 261

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 61 (121/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2216 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-18