الكهف (Al-Kahf)
Per AyatMushaf
ثُمَّ
kemudian
اَتْبَعَ
dia mengikuti/menempuh
سَبَبًا
jalan
﴿٩٢﴾
Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi).
2232 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian dzulqarnain berjalan dengan menempuh cara-cara dan jalan-jalan yang telah kami berikan kepadanya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4918-surat-al-kahfi-ayat-92.html
Tafsir as-Sa'di
92-93. “Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung.” Para ulama tafsir berkata, “Ia pergi dari arah timur menuju utara. Maka, ia sampai di tempat antara dua gunung, yang dahulu begitu terkenal di masa itu, dua gunung yang menjadi bagian rangkaian pegunungan yang saling berhubungan, dari kiri ke kanan, sampai terhubung dengan lautan, antara Ya’juj dan Ma’juj dengan manusia ‘dan dia mendapati’, di hadapan kedua gunung itu ‘suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraann,’ lantaran keasingan bahasa mereka dan ketumpulan daya pikir dan hati mereka.”
Sumber: https://tafsirweb.com/4918-surat-al-kahfi-ayat-92.html
Tafsir Al-Wajiz
92. Kemudian dia menempuh suatu jalan yang lain lagi, antara barat dan timur yaitu selatan dan utara
Sumber: https://tafsirweb.com/4918-surat-al-kahfi-ayat-92.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 92-96 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang Dzulqarnain: (kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi)) yaitu dia menempuh suatu jalan dari belahan bumi timur hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung yaitu dua buah gunung yang berdampingan, dan di antara keduanya terdapat celah tempat keluarnya Ya’juj dan Ma'juj menuju negeri manusia, sehingga mereka menimbulkan banyak kerusakan dan menghancurkan hewan ternak, dan tanam-tanaman. Ya'juj dan Ma'juj adalah keturunan nabi Adam sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih Bukhari Muslim,”Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Wahai Adam!". lalu nabi Adam menjawab,"Aku penuhi panggilanMu dan Aku bagaia denganMu” Allah berfirman, "Kirimkanlah utusan ke neraka!" nabi Adam bertanya,"Berapa orang yang dikirimkan ke neraka?” Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Dari setiap seribu orang ada sembilan ratus sembilan puluh sembilan, sedangkan sisanya yang satu orang ke surga” Maka saat itulah anak kecil beruban, dan setiap wanita yang mengandung mendadak melahirkan kandungannya.Lalu difirmankan,"Sesungguhnya di antara kalian terdapat dua umat, tidak sekali-kali mereka berada pada sesuatu, melainkan menjadikannya golongan mayoritas, yaitu Ya'juj dan Ma'juj.” Firman Allah سبحانه وتعالى: (dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan) yaitu karena asingnya bahasa mereka dan jauhnya jarak mereka dari manusia (Mereka berkata, "Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu (upeti)) yaitu, mereka bermaksud mengumpulkan harta di antara mereka sehingga menjadi benteng antara dia dan mereka. Lalu Dzulqarnain menjawab dengan penuh hormat, menunjukkan pemahaman keagamaannya, keshalihannya, dan tujuan baiknya: (Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik) yaitu sesungguhnya sesuatu yang diberikan Allah kepadaku berupa kerajaan dan kedudukan itu lebih baik daripada harta yang kalian kumpulkan. sebagaimana apa yang dikatakan nabi Sulaiman: (Apakah (patut) kalian menolong aku dengan harta? Maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikanNya kepada kalian) (Surah An-Naml: 36) Demikian juga dikatakan oleh Dzulqarnain,"Apa yang ada padaku jauh lebih baik daripada apa yang kalian berikan itu, tetapi aku meminta kepada kalian agar membantuku dengan sekuat tenaga yaitu dengan pekerjaan dan alat untuk membangun kalian (agar aku membuatkan dinding antara kalian dan merek (95), berilah aku potongan-potongan besi (96)) Kata “Az-zubur” adalah bentuk jamak dari “zabrah” yaitu potongan besi.Pendapat ini dikatakan Ibnu Abbas, Mujahid, dan Qatadah, potongan besi itu sebagai batu bata (Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu) yaitu yaitu disusun satu sama lain mulai dari pondasinya hingga sama dengan puncak kedua bukit tingginya (berkatalah Dzulqarnain, "Tiuplah (api itu)”) yaitu nyalakanlah api untuk membakarnya, sehingga dinding besi itu menjadi api (dia pun berkata, "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu”) Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Adh-Dhahhak, Qatadah, dan As-Suddi berkata bahwa itu adalah tembaga. Sebagian dari mereka menambahkan bahwa itu adalah tembaga yang dilelehkan, berdasarkan firman Allah: (dan Kami alirkan cairan tembaga baginya) (Surah Saba: 12) Oleh karena itu diserupakan dengan kain yang bergaris.
Sumber: https://tafsirweb.com/4918-surat-al-kahfi-ayat-92.html
Informasi
Surat
الكهف (Al-Kahf)
Goa — 110 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
92 dari 110 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 303
Ruku
Ruku 262
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 61 (121/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2232 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-18