الكهف (Al-Kahf)

Per AyatMushaf
۞
وَتَرَكْنَا
dan Kami tinggalkan/biarkan
بَعْضَهُمْ
sebagian mereka
يَوْمَىِٕذٍ
pada hari itu
يَّمُوْجُ
bergelombang/bercampur
فِيْ
dalam
بَعْضٍ
sebagian yang lain
وَّنُفِخَ
dan ditiup
فِى
dalam
الصُّوْرِ
dalam sangkakala
فَجَمَعْنٰهُمْ
maka/lalu Kami kumpulkan mereka
جَمْعًا
semuanya
ۙ
﴿٩٩﴾
Dan pada hari itu Kami biarkan mereka (Yakjuj dan Makjuj) berbaur antara satu dengan yang lain, dan (apabila) sangkakala ditiup (lagi), akan Kami kumpulkan mereka semuanya.
2239 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan kami biarkan ya’juj dan ma’juj (pada hari datangnya janji kami kepada mereka) datang bergelombang sebagian mereka pada sebagian yang lain dengan bercampur aduk, karena jumlah mereka yang banyak, dan ditiuplah sasangkala untuk kebangkitan. Maka Kami mengumpulkan semua makhluk untuk perhitungan amalan dan pembalasan.

Sumber: https://tafsirweb.com/4925-surat-al-kahfi-ayat-99.html

Tafsir as-Sa'di

99. Kata ganti هم (mereka) mempunyai kemungkinan menggantikan Ya’juj dan Ma’juj. Mereka itu, bila telah muncul ke hadapan orang-orang, (disebabkan banyak dan berjubelannya di seluruh bumi), bercampur aduk satu dengan yang lain.Sebagaimana difirmankan oleh Allah, "Hingga apabila dibukakan (tembok) Yakjuj dan Makjuj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi." (Al-Anbiya:96). Begitu pula, kata ganti: هم (mereka) itu bisa mengarahkan kepada seluruh makhluk pada Hari Kiamat. Mereka berkumpul (jadi satu) pada hari itu, sehingga nampak sangat banyak dan bercampur aduk antara satu dengan yang lain karena kengerian-kengerian dan goncangan-goncangan hebat.Dengan dalil firman-Nya : kemudian ditiup lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya, dan Kami nampakkan Jahanam pada hari itu kepada orang-orang kafir dengan jelas., yaitu orang-orang yang matanya dalam keadaan tertutup dari memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar. (Al-kahfi :99-101) Maksudnya, ketika Israfil meniup sangkakala (lagi), maka Allah mengembalikan seluruh roh kepada jasadnya, kemudian menghimpun dan mengumpulkan mereka di padang Hari Kiamat, dari umat-umat terdahulu dan manusia generasi akhir, kaum kafir dan kaum Mukminin, untuk ditanya dan diperhitungkan amalan mereka serta dibalasi atas dasar amalan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/4925-surat-al-kahfi-ayat-99.html

Tafsir Al-Wajiz

99. Pada hari ketika Ya’juj dan Ma’juj keluar dari belakang benteng Kami biarkan beberapa orang itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain, itu sebagai tanda datangnya hari kiamat. Kemudian ditiup sangkakala kedua, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya setelah Kami bangkitkan untuk perhitungan amal dan pembalasan

Sumber: https://tafsirweb.com/4925-surat-al-kahfi-ayat-99.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 97-99 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang Ya’juj dan Ma’juj bahwa sesungguhnya mereka tidak mampu naik ke atas bendungan itu, dan tidak pula melubangi bawahnya, Tidaklah menaiki puncaknya lebih mudah daripada melubanginya, dan masing-masing diungkapkan dengan bahasa yang sesuai. Lalu Allah berfirman: (Maka mereka tidak dapat mendakinya dan mereka tidak dapat (pula) melubanginya) Ini menunjukkan bahwa mereka tidak mampu melubangi dan tidak dapat berbuat apapun terhadap hal itu.Firman Allah: (Dzulqarnain berkata, "(bendungan) ini adalah rahmat dari Tuhanku”) setelah Dzulqarnain membangunnya: (dia berkata ini adalah rahmat Tuhanku) untuk umat manusia, karena membuat penghalang antara mereka dengan Ya'juj dan Ma'juj, yang menghalangi Ya’juj dan Ma'juj berbuat kekacauan dan kerusakan di bumi (maka bila telah datang janji Tuhanku) yaitu jika telah dekat janji yang benar (Dia akan menjadikannya hancur luluh) yaitu rata dengan tanah. Orang-orang Arab berkata, “naqatun dakka” yaitu unta yang tidak ada punuk pada punggungnya sehingga punggungnya rata. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikan­nya gunung itu hancur luluh) (Surah Al-A'raf: 143) yaitu rata dengan tanah.Ikrimah berkata tentang firmanNya: (maka apabila sudah datang janji Tuhanku. Dia akan menjadikannya hancur luluh) dia berkata yaitu menjadi jalan sebagaimana adanya (dan janji Tuhanku adalah benar) yaitu pasti terjadi. Firman Allah: (Kami biarkan sebagian dari mereka) yaitu manusia pada saat itu yaitu pada hari hancurnya bendungan itu, dan Ya’juj Ma’juj keluar datang bergelombang menyerang manusia dan menimbulkan kerusakan harta serta menghancurkan segala sesuatu yang mereka miliki. Semua ini sebelum terjadinya kiamat dan sesudah datangnya Dajjal.Sebagaimana yang akan dijelaskan pembahasannya dalam firmanNya: (Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi (96) Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit)) (Surah Al-Anbiya: 96-97) Demikian juga Allah berfirman: (Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain) ini merupakan permulaan kiamat (kemudian ditiup lagi sangkakala) yaitu sesudah itu (lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya) Firman Allah: (Kemudian ditiup lagi sangkakala) sangkakala itu sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berupa terompet yang berbentuk tanduk dan yang ditugaskan untuk meniupnya adalah malaikat Israfil, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits-hadits yang panjang sebelumnya, Firman Allah: (lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya) yaitu Kami menghadirkan semuanya untuk dihisab (Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian (49) benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal” (50)) (Surah Al-Waqi'ah) (dan Kami kumpulkan seluruh manusia dan tidak Kami tinggalkan seorangpun dari mereka) (Surah Al-Kahfi: 47)

Sumber: https://tafsirweb.com/4925-surat-al-kahfi-ayat-99.html

Informasi

Surat

الكهف (Al-Kahf)

Goa — 110 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

99 dari 110 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 304

Ruku

Ruku 262

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 61 (122/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2239 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-18