الكهف (Al-Kahf)

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
اِنَّمَآ
sesungguhnya hanyalah
اَنَا۠
aku
بَشَرٌ
seorang manusia
مِّثْلُكُمْ
seperti kamu
يُوْحٰٓى
diwahyukan
اِلَيَّ
kepadaku
اَنَّمَآ
sesungguhnya hanyalah
اِلٰهُكُمْ
Tuhan kamu
اِلٰهٌ
Tuhan
وَّاحِدٌۚ
satu/esa
فَمَنْ
maka barangsiapa
كَانَ
adalah
يَرْجُوْا
mengharapkan
لِقَاۤءَ
perjumpaan
رَبِّهٖ
Tuhannya
فَلْيَعْمَلْ
maka hendaklah ia mengerjakan
عَمَلًا
pekerjaan/amalan
صَالِحًا
kebajikan/saleh
وَّلَا
dan janganlah
يُشْرِكْ
ia persekutukan
بِعِبَادَةِ
dengan/dalam peribadatan
رَبِّهٖٓ
Tuhannya
اَحَدًا
seseorang
ࣖ
﴿١١٠﴾
Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa.” Maka barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya.”
2250 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah (wahai rasul), kepada kaum musyrikin, ”sesungguhnya aku hanyalah manusia biasa seperti kalian yang diwahyukan kepadaku dari tuhanku, ’bahwa sesungguhnya tuhan kalian adalah tuhan yang satu’ maka barangsiapa yang takut terhadap siksaan tuhannya dan mengharapkan pahalaNya dan perjumpaaan denganNya, hendaknya dia beramal shalih bagi tuhannya yang sesuai dengan tuntutan syariatNya, dan tidak menyekutukan seseorangpun denganNya dalam ibadah kepadaNya.”

Sumber: https://tafsirweb.com/4936-surat-al-kahfi-ayat-110.html

Tafsir as-Sa'di

110. Maksudnya, katakanlah wahai Muhammad kepada orang-orang kafir dan selain mereka, “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu,” maksudnya aku bukan tuhan, tidak punya andil dalam kerajaan ini, tidak memiliki pengetahuan tentang hal yang ghaib, dan tidak mengendalikan perbendaharaan Allah. Aku hanyalah manusia seperti kalian “yang diwahyukan kepadaku, ‘Bahwa Tuhanmu itu adalah Tuhan Yang Esa’,” maksudnya tidak ada sekutu bagiNya, dan tidak ada sekutu bagiNya, dan tidak ada seorang pun yanng berhak diibadahi, dengan ibadah seberat biji dzarrah pun [selainNya].Aku mengajak kalian untuk beramal yang mendekatkan kalian kepadaNya dan menghasilkan bagi kalian pahala dan menyingkirkan hukumanNya dari kalian. Oleh karen itu, Allah berfirman, “barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya, maka hendaklah dia mengerjakan amal yang shalih,” yaitu amalan yang selaras dengan aturan syariat Allah, yang wajib maupun sunnah “dan janganlah dia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya,” maksudnya tidak berbuat riya’ dengan amalanya, tetapi hendaklah dia mengamalkannya dengan ikhlas karena Wajah Allah.Orang yang telah memadukan antara ikhlas dan mutaba’ah (meneladani Rasul) dialah orang yang meraih apa yang ia harapkan dan ia cari. Adapun orang selain ini, maka dia akan merugi di dunia dan akhirat, kesempatan kedekatan dengan Rabbnya dan perolehan ridhaNya telah hilang darinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4936-surat-al-kahfi-ayat-110.html

Tafsir Al-Wajiz

110. Katakanlah wahai Nabi: “Sesungguhnya aku ini hanya manusia biasa seperti kamu, namun Allah mengkhususkanku dengan memberi wahyu dan risalah. Wahyu tersebut adalah yang menyebutkan bahwa sesungguhnya Tuhan itu adalah Tuhan Yang Esa tidak ada sekutu bagi-Nya.Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya dengan hari kebangkitan dan pembalasan. Itu termasuk ciri orang mukmin, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh di dunia berupa segala yang ditunjukkan oleh syariat bahwa sesuatu mengandung kebaikan dan pahala. Serta tidak mempersekutukan Tuhannya dengan sesuatu apapun dalam penyembahan-Nya".Riya’ termasuk perbuatan yang ada unsur kesyirikan, dan termasuk syirik kecil

Sumber: https://tafsirweb.com/4936-surat-al-kahfi-ayat-110.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada RasulNya, nabi Muhammad ﷺ (Katakanlah) kepada orang-orang musyrik yang mendustakan risalahmu kepada mereka (Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kalian) Maka barangsiapa menduga bahwa aku ini berdusta, maka hendaklah dia mendatangkan hal yang serupa dengan apa yang aku sampaikan ini. Karena sesungguhnya aku tidak mengetahui hal ghaib dalam apa yang aku beritahukan kepada kalian berupa berita masa lalu sesuai permintaan kalian, berupa kisah ashabul kahfi dan kisah Dzulqarnain yang sesuai dengan kejadian yang sebenarnya. Seandainya bukan karena apa yang diperlihatkan Allah kepadaku, maka aku tidak mengetahuinya.Dan sesungguhnya aku hanya memberitahukan kepada kalian (Sesungguhnya Tuhan kalian itu) yang aku seru kalian untuk menyembahNya (Tuhan Yang Maha Esa) tidak ada sekutu bagiNya (Barang siapa mengharapkan perjumpaan dengan Tuhannya) yaitu pahala dan balasanNya yang baik (maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh) yaitu yang sesuai dengan syariat Allah (dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadat kepada Tuhannya) sesuatu yang hanya karena Allah, tidak ada sekutu bagiNya. Ini adalah dua rukun dari amal yang diterima, yaitu harus ikhlas karena Allah dan sesuai dengan syariat Rasulullah ﷺ

Sumber: https://tafsirweb.com/4936-surat-al-kahfi-ayat-110.html

Informasi

Surat

الكهف (Al-Kahf)

Goa — 110 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

110 dari 110 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 304

Ruku

Ruku 263

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 61 (122/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2250 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-18