مريم (Maryam)
Per AyatMushaf
قَالَ
berfirman
كَذٰلِكَۗ
demikianlah
قَالَ
berfirman
رَبُّكَ
Tuhanmu
هُوَ
Dia
عَلَيَّ
atas/bagiKu
هَيِّنٌ
mudah
وَّقَدْ
dan sesungguhnya
خَلَقْتُكَ
Aku telah menciptakan kamu
مِنْ
dari
قَبْلُ
sebelum
وَلَمْ
dan tidak/belum
تَكُ
ada kamu
شَيْـًٔا
sesuatu/sama sekali
﴿٩﴾
(Allah) berfirman, “Demikianlah.” Tuhanmu berfirman, “Hal itu mudah bagi-Ku; sungguh, engkau telah Aku ciptakan sebelum itu, padahal (pada waktu itu) engkau belum berwujud sama sekali.”
2259 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Malaikat menjawab Zakaria terhadap apa yang diherankannya, ”demikianlah keadaannya, sebagaimana yang engkau katakan, bahwa istrimu mandul dan engkau telah mencapai usia lanjut, akan tetapi tuhanmu telah berkata, bahwa penciptaan yahya dalam keadaan demikian ini merupakan perkara mudah lagi ringan bagi Ku. Kemudian Allah menyebutkan kepada zakaria perkara yang jauh lebih aneh daripada apa yang dipertanyakannya itu. Allah berfirman, ’Dan sesungguhnya aku telah menciptakanmu sebelum yahya, sedang kamu bukanlah sesuatu yang pernah disebut-sebut dan belum ada wujudnya sama sekali. ’
Sumber: https://tafsirweb.com/5055-surat-maryam-ayat-9.html
Tafsir as-Sa'di
9. Maka Allah menjawab keheranannya dengan FirmanNya, “Demikianlah,” Rabbmu berfirman, “Hal itu adalah mudah bagiKU,” maksudnya masalah ini memang aneh menurut kebiasaan, dan aneh juga dalam sunnatullah pada penciptaan makhlukNya. Akan tetapi, kekuasaan Allah memungkinkan penciptaan Yahya, tanpa melalui sebab-sebab (yang lumrah) dan masalah ini ringan (bagiNya).Tidak lebih sulit bagi Allah daripada menciptakan Zakaria sebelumnya, padahal sebelumnya beliau tidak ada sama sekali.
Sumber: https://tafsirweb.com/5055-surat-maryam-ayat-9.html
Tafsir Al-Wajiz
9. Tuhan berfirman dengan wahyu: "Jangan heran, perkara ini tetap bisa dalam keaadaan ini". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; layaknya Aku menciptakanmu pertama kali.Sesunguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu di waktu itu belum ada sama sekali. Adapun memberikanmu putera adalah perkara yang lebih mudah daripada itu"
Sumber: https://tafsirweb.com/5055-surat-maryam-ayat-9.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ini adalah ketakjuban nabi Zakaria ketika doanya dikabulkan dan mendapat berita gembira atas seorang putra, maka dia sangat bergembira. Lalu dia bertanya bagaimana dia bisa memiliki anak, mengingat istri mandul, tidak melahirkan anak sejak wala umurnya dan sudah tua. Dirinya juga sudah tua dan tulang-tulangnya telah lemah dan kurus.Tidak ada kemampuan baginya untuk melakukan persetubuhan. orang-orang Arab berkata terhadap sesuatu ketika sudah kering “‘ataa”, “ya’tu”, ”’itiyya”, “‘utuwwa” dan “‘asaa”, “ya’su”, “‘isiyya”, “‘usuwwa”. Mujahid berkata bahwa, “'itiyya” maknannya adalah kerapuhan tulang. yang jelas bahwa maknannya lebih dari itu karena usia lanjut. (Tuhan berfirman) yaitu malaikat menjawab ketakjuban nabi Zakaria dari apa yang diberitakan kepadanya: (Demikianlah, Tuhanmu telah berfirman, "Hal itu adalah mudah bagiKu") yaitu melahirkan anak dari kamu dan istrimu itu bukan dari lainnya (adalah mudah) yaitu mudah bagi Allah Kemudian disebutkan kepadanya hal yang lebih mengagetkan daripada apa yang dia mohonkan. Jadi Allah berfirman: (dan sesungguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali) Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedangkan dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut? (1)) (Surah Al-Insan)
Sumber: https://tafsirweb.com/5055-surat-maryam-ayat-9.html
Informasi
Surat
مريم (Maryam)
Maryam — 98 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
9 dari 98 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 305
Ruku
Ruku 264
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 61 (122/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2259 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-19