مريم (Maryam)
Per AyatMushaf
۞
فَحَمَلَتْهُ
maka ia mengandungnya
فَانْتَبَذَتْ
lalu ia meninggalkan/menjauhkan
بِهٖ
dengannya
مَكَانًا
suatu tempat
قَصِيًّا
yang jauh
﴿٢٢﴾
Maka dia (Maryam) mengandung, lalu dia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.
2272 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Maka maryam mengandung seorang anak lelaki sesudah jibril meniup leher bajunya. Tiupan itu menuju rahimnya, maka terjadilah kehamilan dengan sebab tersebut. Lalu dia mengasingkan diri di tempat yang jauh dari manusia.
Sumber: https://tafsirweb.com/5068-surat-maryam-ayat-22.html
Tafsir as-Sa'di
22. Saat Maryam mengandung Isa, dia khawatir akan menghadapi celaan, maka dia pun menjauh dari manusia ke tempat yang terpencil.
Sumber: https://tafsirweb.com/5068-surat-maryam-ayat-22.html
Tafsir Al-Wajiz
22. Kemudian Jibril meniup saku baju Maryam, sehingga tiupannya sampai kepada perutnya. Maka Maryam menjadi hamil, lalu ia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh hingga tidak ada yang melihatnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/5068-surat-maryam-ayat-22.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 22-23 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang Maryam, bahwa ketika Jibril menyampaikan firmanNya, maka Maryam berserah diri kepada takdir Allah سبحانه وتعالى. Banyak ulama salaf menyebutkan bahwa malaikat itu adalah Jibril. Saat itu Jibril melakukan tiupan melalui lengan bajunya, lalu tiupan itu turun ke bagian bawah tubuhnya hingga masuk ke dalam farjinya, lalu Maryam mengandung anak dengan seizin Allah سبحانه وتعالى.Setelah Maryam hamil, terasa sempit dadanya, dan dia tidak mengetahui apa yang akan dia katakan kepada orang-orang. Maryam yakin bahwa orang-orang tidak akan mempercayainya dalam apa yang dia beritahukan kepada mereka. Maryam hanya menceritakan rahasianya kepada saudara perempuannya yang menjadi istri nabi Zakaria, dan dalam hal itu nabi Zakaria telah meminta seorang anak kepada Allah, lalu Allah mengabulkannya sehingga istrinya hamil. (Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh (22) Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma) sekalipun huruf “fa’” menunjukkan makna urutan, tetapi urutannya disesuaikan dengan kebiasaan yang berlaku.Sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati dari tanah (12) Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim) (13) Kemudian air mani itu Kami jadikan sesuatu yang menempel, lalu sesuatu yang menempel itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang) (Surah Al-Mu’minun: 12-14) Huruf “fa’” ini juga bermakna urutan, dan berdasarkan kebiasaan yang berlaku.Disebutkan dalam hadits shahih Bukhari Muslim, bahwa di antara kedua gambaran itu ada empat puluh hari. Dan Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah kamu tidak melihat bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau?) (Surah Al-Hajj: 63) Pendapat terkenal yang tampak (Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu) adalah bahwa Maryam mengandung nabi Isa seperti biasa wanita mengandung anak-anaknya.Firman Allah: (Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma) yaitu memaksanya untuk bersandar pada pangkal pohon kurma di tempat pengasingannya. Qatadah berkata tentang firmanNya: (dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti lagi dilupakan) yaitu sesuatu yang tidak dikenal, tidak disebut, dan tidak diketahui siapakah aku. Ar-Rabi' bin Anas berkata tentang firmanNya: (dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti lagi dilupakan) yaitu keguguran.Ibnu Zaid berkata.”Aku tidak ada sama sekali”
Sumber: https://tafsirweb.com/5068-surat-maryam-ayat-22.html
Informasi
Surat
مريم (Maryam)
Maryam — 98 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
22 dari 98 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 306
Ruku
Ruku 265
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 62 (123/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2272 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-19