مريم (Maryam)

Per AyatMushaf
قَالَ
ia berkata
اَرَاغِبٌ
adakah benci
اَنْتَ
kamu
عَنْ
dari
اٰلِهَتِيْ
Tuhanku
يٰٓاِبْرٰهِيْمُ
Hai Ibrahim
ۚ
لَىِٕنْ
sungguh jika
لَّمْ
tidak
تَنْتَهِ
kamu berhenti
لَاَرْجُمَنَّكَ
sungguh aku akan merajam kamu
وَاهْجُرْنِيْ
dan tinggalkan aku
مَلِيًّا
waktu yang lama
﴿٤٦﴾
Dia (ayahnya) berkata, “Bencikah engkau kepada tuhan-tuhanku, wahai Ibrahim? Jika engkau tidak berhenti, pasti engkau akan kurajam, maka tinggalkanlah aku untuk waktu yang lama.”
2296 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Ayah ibrahim berkata kepada anaknya, ”apakah engkau berpaling dari menyembah sesembahanku, wahai ibrahim? jika engkau tidak berhenti mencelanya, niscaya aku akan benar-benar membunuhmu dengan lemparan batu-batuan (kepadamu) pergilah dariku, jangan engkau temui aku, dan jangan biicara kepadaku untuk waktu yang lama.

Sumber: https://tafsirweb.com/5092-surat-maryam-ayat-46.html

Tafsir as-Sa'di

46. Namun, dakwah ini tidak mempan bagi bapaknya yang celaka itu. Bahkan dia meresponnya dengan jawaban orang yang jahil.Bapaknya mengatakan, “Apakah kamu benci kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim?” dan membanggakan diri dengan tuhan-tuhannya yang terbuat dari batu dan berhala, lalu mencela Ibrahim karena benci kepada tuhan-tuhan ini. Sikap ini termasuk bentuk kebodohan yang parah dan kekufuran yang begitu buruk. Dia memuji diri sendiri dengan peribadatannya kepada setan dan (ditambah dengan) menyeru kepadanya. “JIka kamu tidak berhenti,” maksudnya berhenti dari mencela tuhan-tuhanku dan tidak berhenti mendakwahiku kepada peribadahan kepada Allah “maka niscaya kamu akan kurajam” yaitu dibunuh dengan batu “dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama,” maksudnya, janganlah engkau mengajakku berbicara dalam waktu yang lama.

Sumber: https://tafsirweb.com/5092-surat-maryam-ayat-46.html

Tafsir Al-Wajiz

46. Sambil mengancam bapak nabi Ibrahim, Azar mengatakan: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Sehingga kamu berpaling dari mereka kepada tuhan lain?Jika kamu tidak berhenti berkata dan menentang mereka, maka niscaya kamu akan kurajam dengan batu dan akan aku kutuk engkau. Takutlah engkau padaku. Tinggalkanlah aku, pergilah dalam waktu yang lama".

Sumber: https://tafsirweb.com/5092-surat-maryam-ayat-46.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 46-48 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang jawaban ayah nabi Ibrahim saat nabi Ibrahim menyerunya untuk menyembah Allah. dia berkata: ("Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim?”) yaitu, jika kamu tidak ingin menyembahnya dan tidak menyukainya, maka hentikanlah cacian dan penghinaanmu terhadapnya. Jika kamu tidak mau menghentikannya, maka aku akan menghukummu, mencacimu dan menghinamu. Demikianlah ucapannya: (niscaya kamu akan aku rajam) Pendapat ini dikatakan Ibnu Abbas, As-Suddi, Adh-Dhahhak, dan lainnya.Firman Allah: (dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama”) Mujahid, Ikrimah, Sa’id bin Jubair, dan Muhammad bin Ishaq berkata bahwa maknannya adalah satu tahun. Ali bin Abi Thalhah dan Al-Aufi meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama) dia berkata bahwa yang dimaksud adalah selamat sebelum kamu tertimpa siksaan dariku. Demikian juga dikatakan Adh-Dhahhak, Qatadah, ‘Athiyyah Al-Jadali, Abu Malik dan lainnya.Pendapat ini dipilih Ibnu Jarir. Pada saat itu nabi Ibrahim berkata kepada ayahnya: (Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu) Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam menceritakan sifat orang-orang mukmin: (dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucap­kan kata-kata (yang mengandung) keselamatan) (Surah Al-Furqan: 63) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling darinya dan mereka berkata, "Bagi kami amal-amal kami dan bagi kalian amal-amal kalian, kesejahteraan atas diri kalian, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil” (55)) (Surah Al-Qashash) Makna ucapan nabi Ibrahim kepada ayahnya: *Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu) adalah adapun aku, maka aku tidak akan menimpakan hal yang tidak kamu sukai terhadapmu, adn tidak pula yang menyakitimu, karena aku menghormatimu sebagai ayah (aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku) tetapi sebaliknya aku akan memohonkan kepada Allah semoga Allah memberimu petunjuk dan mengampuni dosa-dosamu (Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku) Ibnu Abbas dan lainnya berkata bahwa maknannya adalah baik.Karena itulah aku mendapat petunjuk untuk menyembahNya dan ikhlas kepadaNya. Orang-orang muslim di masa awal Islam memintakan ampun untuk kerabat dan keluarga mereka yang musyrik. Demikian itu mengikuti jejak nabi Ibrahim yang, hingga Allah سبحانه وتعالى menurunkan firmanNya: (Sungguh, telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengannya, ketika mereka berkata kepada kaumnya, “Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami mengingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu ada permusuhan dan kebencian untuk selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja,” kecuali perkataan Ibrahim kepada ayahnya, ”Sungguh, aku akan memohonkan ampunan bagimu, namun aku sama sekali tidak dapat menolak (siksaan) Allah terhadapmu”) (Surah Al-Mumtahanah: 4) yaitu kecuali dalam ucapan ini maka janganlah mengikutinya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskan bahwa nabi Ibrahim berlepas diri dari hal itu. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tidak pantas bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memohonkan ampunan (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, sekalipun orang-orang itu kaum kerabat(nya), setelah jelas bagi mereka, bahwa orang-orang musyrik itu penghuni neraka Jahanam (113) Adapun permohonan ampunan Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya, tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya. Maka ketika jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya adalah musuh Allah, maka Ibrahim berlepas diri darinya.Sungguh, Ibrahim itu seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun (114)) (Surah At-Taubah) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan aku akan menjauhkan diri dari kalian dan dari apa yang kalian seru selain dari Allah, dan aku akan berdoa kepada Tuhanku) yaitu, aku akan menjauhi kalian, berlepas diri dari kalian dan sembahan-sembahan yang kalian sembah selain Allah (dan aku akan berdoa kepada Tuhanku) yaitu aku hanya menyembah kepada Tuhanku, tidak ada sekutu bagiNya (Mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku) yaitu, mudah-mudahan doaku diperkenankan dengan pasti. sesungguhnya dia adalah pemimpin para nabi sesudah nabi Muhammad ﷺ

Sumber: https://tafsirweb.com/5092-surat-maryam-ayat-46.html

Informasi

Surat

مريم (Maryam)

Maryam — 98 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

46 dari 98 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 308

Ruku

Ruku 266

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 62 (123/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2296 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-19