مريم (Maryam)

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
مَنْ
barang siapa
كَانَ
adalah
فِى
dalam
الضَّلٰلَةِ
kesesatan
فَلْيَمْدُدْ
maka akan memanjangkan
لَهُ
kepadanya
الرَّحْمٰنُ
Maha Pengasih
مَدًّا
panjang
ەۚ
حَتّٰىٓ
sehingga
اِذَا
apabila
رَاَوْا
mereka melihat
مَا
apa
يُوْعَدُوْنَ
mereka diancamkan
اِمَّا
maupun
الْعَذَابَ
azab
وَاِمَّا
dan maupun
السَّاعَةَ
hari kiamat
ۗفَسَيَعْلَمُوْنَ
maka mereka akan mengetahui
مَنْ
barang siapa
هُوَ
dia
شَرٌّ
lebih jelek
مَّكَانًا
tempat/kedudukan
وَّاَضْعَفُ
dan lebih lemah
جُنْدًا
bala tentara
﴿٧٥﴾
Katakanlah (Muhammad), “Barangsiapa berada dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan Yang Maha Pengasih memperpanjang (waktu) baginya; sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepada mereka, baik azab maupun Kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah bala tentaranya.”
2325 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah (wahai rasul) kepada mereka ”siapa saja yang sesat menyimpang dari kebenaran, tidak mengikuti jalan hidayah, maka Allah akan menunda waktu (hukuman baginya) dan memperpanjang masa baginya dalam kesesatannya, hingga ketika dia melihat dengan penuh keyakinaan apa yang Allah ancamkan, baik siksaan yang disegerakan di dunia maupun terjadinya hari kiamat maka waktu itulah dia akan tahu siapakah yang lebih buruk tempat dan kedudukannya dan lebih lemah kekuatan dan pasukannya.”

Sumber: https://tafsirweb.com/5121-surat-maryam-ayat-75.html

Tafsir as-Sa'di

75. Setelah menyebutkkan dalil mereka yang batil, yang mengisyaratkan betapa dahsyat kekufuran dan kesesatan ereka dalam ayat ini, Allah memberitahukan bahwa orang yang berada dalam kesesatan dengan menyukai kesesatan itu bagi dirinya dan mengerahkan usaha untuk mewujudkannya, maka sesungguhnya Allah akan memperpanjang tempo baginya dan membuatnya kian cinta pada kesesatan. Ini sebagai azab bagi mereka karena lebih memilih kesesatan daripada petunjuk.Allah berfirman, "Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka; dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang fasik." (Ash-Shaff:5), "Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al Qur'an) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat." (Al-An’am:110) "sehingga Mereka melihat" yakni yang berbicara, " "Manakah di antara kedua golongan (kafir dan mukmin) yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan (nya)?" “Apa yang diancamkan kepada mereka, baik berupa azab,” dengan bentuk pembunuhan atau yang lainnya “ataupun Hari KIamat,” yang merupakan pintu gerbang pembalasan amal, “maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya,” maksudnya pada saat itu, akan terlihat jelas bagi mereka batilnya pengakuan mereka.Itu hanya pengakuan-pengakuan yang akan sirna. Dan mereka menjadi yakin bahwa diri mereka adalah orang-orang yang telah berbuat kejahatan dan lebih lemah penolong-penolongnya. Tetapi, kesadaran ini sudah tidak memmberikan manfaat sama sekali buat mereka, karena mereka tidak mungkin lagi kembali ke dunia untuk melakukan perbuatan yang berbeda dengan perbuatan pertama mereka

Sumber: https://tafsirweb.com/5121-surat-maryam-ayat-75.html

Tafsir Al-Wajiz

75. Katakanlah kepada orang musyrik wahai Nabi: "Barang siapa yang berada di dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya; sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya"

Sumber: https://tafsirweb.com/5121-surat-maryam-ayat-75.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى. (Katakanlah) Wahai Muhammad, kepada orang-orang yang menyekutukan Tuhan mereka dan mengakui berada pada kebenaran, sedangkan kalian berada dalam kebathilan: (Barang siapa yang berada di dalam kesesatan) Dari kami dan kalian (maka biarlah Tuhan Yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya) yaitu semoga Tuhan Yang Maha Pemurah menangguhkan azab terhadapnya sehingga dia menghadap kepadaNya dan ajalnya habis, (Baik siksaan) yang akan menimpanya (maupun kiamat) yang datang kepadanya secara tiba-tiba (maka mereka akan mengetahui) saat itu (siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya) dalam membuktikan apa yang mereka gunakan sebagai alasan bahwa lebih baik dan tempat pertemuan yang lebih mewah. Mujahid berkata tentang firmanNya: (maka biarlah Tuhan Yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya) yaitu biarlah Allah membiarkan dia berada dalam kesesatannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5121-surat-maryam-ayat-75.html

Informasi

Surat

مريم (Maryam)

Maryam — 98 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

75 dari 98 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 310

Ruku

Ruku 268

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 62 (124/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2325 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-19