طٰهٰ (Taha)

Per AyatMushaf
اِنَّا
sesungguhnya kami
قَدْ
sungguh
اُوْحِيَ
telah diwahyukan
اِلَيْنَآ
kepada kami
اَنَّ
bahwasanya
الْعَذَابَ
azab itu
عَلٰى
atas
مَنْ
orang
كَذَّبَ
ia mendustakan
وَتَوَلّٰى
dan ia berpaling
﴿٤٨﴾
Sungguh, telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) pada siapa pun yang mendustakan (ajaran agama yang kami bawa) dan berpaling (tidak mempedulikannya).”
2396 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

46-48. Allah berfirman kepada Musa dan Harun, “Janganlah kalian berdua takut kepada Fir’aun.Sesungguhnya Aku bersama kalian berdua, mendengar ucapan kalian berdua dan melihat tindakan-tindakan kalian berdua. Maka tetaplah pergi kepadanya dan katakanlah kepadanya, ‘Sesungguhnya kami berdua adalah utusan kepadamu dari Tuhanmu, agar kamu membebaskan orang-orang Bani Israil, dan janganlah membebani mereka pekerjaan-pekerjaan yang tidak dapat mereka pikul. Sesungguhnya kami telah datang kepadamu dengan membawa bukti mukjizat yang amat luar biasa dari Tuhanmu yang menunjukkan kebenaran kami dalam dakwah kami ini.Dan keselamatan dari siksaan Allah tercurah bagi orang yang mengikuti petunjukNya.’ Sesungguhnya Tuhanmu telah mewahyukan kepada kami bahwa siksaanNYa itu ditimpakan atas orang-orang yang mendustakan dan berpaling dari dakwah dan ajaran syariatNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5290-surat-thaha-ayat-48.html

Tafsir as-Sa'di

48. “Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami,” maksudnya berita (yang kami bawa) berasal dari Allah bukan dari saku kami sendiri. “bahwa siksa itu (ditimpakan) atas orang-orang yang mendustakan dan berpaling,” yaitu orang-orang yang mendustakan berita-berita (wahyu-wahyu) Allah dan kabar-kabar dari RasulNya, memalingkan mukanya dari kepatuhan dan mengikuti para rasul. Dalam ayat ini terdapat bujukan kepada Firaun untuk mau beriman dan membenarkan serta mengikuti mereka berdua (Musa dan Harun), (juga) peringatan dari sikap yang berlawanan dengannya. Akan tetapi, nasihat dan peringatan ini tidak membekaskan manfaat padanya.Fir’aun malah mengingkari Rabbnya dan mengkufuri serta mengajak debat dalam masalah ini sebagai (cerminan) sifat kezhaliman dan penentangannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5290-surat-thaha-ayat-48.html

Tafsir Al-Wajiz

48. Sungguh Allah memberi wahyu kepada kami bahwa kehancuran itu ada di dunia dan keabadian itu ada di neraka akibat pendustaan terhadap ayat-ayat Allah dan rasul-rasulNya, dan menolak untuk beriman dan berikrar mengesakan Allah سبحانه وتعالى. Perlu diperhatikan bahwa Allah سبحانه وتعالى itu memberikan kabar gembira tentang kesejahteraan untuk menyenangkan, lalu mengumumkan hukuman untuk memberikan ancaman.

Sumber: https://tafsirweb.com/5290-surat-thaha-ayat-48.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 45-48 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang nabi Musa dan nabi Harun, bahwa keduanya memohon perlindungan dan mengadu kepada Allah سبحانه وتعالى: (sesungguhnya kami khawatir bahwa ia segera menyiksa kami atau akan bertambah melewati batas) Keduanya bermaksud bahwa keduanya takut jika Fir'aun langsung menyiksa atau menyerang keduanya, lalu menghukum keduanya. Sedangkan keduanya tidak bisa berhak mendapat hal itu. Abdurrahman bin Zaid bin Aslam mengatakan bahwa makna (an yafratha) adalah segera.Mujahid berkata yaitu Fir'aun menangkap kami. Adh-Dhahhak meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa makna (An-Yathgha) yaitu menyerang. (Allah berfirman, "Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat” (46)) yaitu, janganlah kalian takut kepadanya, sesungguhnya Aku selalu bersama kalian, Aku mendengar pembicaraan kalian dan dia, dan Aku melihat tempat kalian dan tempatnya, tidak ada sesuatu dari perkara kalian yang tersembunyi bagiKu.Ketahuilah bahwa ubun-ubun Fir'aun berada di dalam genggamanKu. Maka tidaklah dia berbicara, bernafas, memukul kecuali dengan seizinKu dan sesudah perintahKu. Aku selalu bersamamu melalui pemeliharaan, pertolongan dan dukunganKu.Firman Allah: (Sesungguhnya kami telah datang kepadamu dengan membawa bukti (atas kerasulan kami) dari Tuhanmu) yaitu bukti dan mukjizat dari Tuhanmu (Dan keselamatan itu dilimpahkan kepada orang yang mengikuti petunjuk) yaitu keselamatan dilimpahkan kepadamu jika kamu mengikuti petunjuk. (Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) atas orang-orang yang mendustakan dan berpaling (48)) yaitu, bahwa Allah memberitahukan kepada kami dalam apa yang diwahyukan kepada kami berupa pemeliharaan, bahwa azab itu akan ditimpakan khusus kepada orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan enggan taat kepadaNya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Adapun orang yang melampaui batas (37) dan lebih mengutamakan kehidupan dunia (38) maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya) (39)) (Surah An-Nazi'at: 37-39) dan (Maka Kami memperingatkan kalian dengan neraka yang menyala-nyala (14) Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka (15) yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman) (16)) (Surah Al-Lail: 14-16) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al-Qur'an) dan tidak mau mengerjakan salat (31) tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran) (32)) (Surah Al-Qiyamah) yaitu mendustakan dengan hatinya dan berpaling dengan perbuatannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5290-surat-thaha-ayat-48.html

Informasi

Surat

طٰهٰ (Taha)

Taha — 135 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

48 dari 135 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 314

Ruku

Ruku 271

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 63 (125/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2396 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-20