طٰهٰ (Taha)
Per AyatMushaf
وَاَلْقِ
dan lemparkanlah
مَا
apa
فِيْ
di
يَمِيْنِكَ
tangan kananmu
تَلْقَفْ
ia akan menelan
مَا
apa
صَنَعُوْاۗ
mereka berbuat
اِنَّمَا
sesungguhnya hanyalah
صَنَعُوْا
mereka perbuat
كَيْدُ
tipu daya
سٰحِرٍۗ
tukang sihir
وَلَا
dan tidak
يُفْلِحُ
beruntung/menang
السّٰحِرُ
tukang sihir
حَيْثُ
darimana
اَتٰى
dia datang
﴿٦٩﴾
Dan lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat. Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya pesihir (belaka). Dan tidak akan menang pesihir itu, dari mana pun ia datang.”
2417 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Lemparkanlah tongkatmu yang ada di tangan kananmu, niscaya akan menelan tali-tali dan tongkat-tongkat mereka. Apa yang mereka perbuat di hadapanmu tiada lain sekedar tipu daya seorang tukang sihir dan ilusi pengaruh sihir semata. Dan tidaklah tukang sihir itu akan menang di mana pun ia berada.”
Sumber: https://tafsirweb.com/5311-surat-thaha-ayat-69.html
Tafsir as-Sa'di
69. “Dan lemparkkanlah apa yang ada di tangan kananmu,” yaitu tongkatmu “niscaya ia akan menelan sesuatu yang mereka buat. Sesungguhnya sesuatu yang mereka buat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tida akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang,” maksudnya tipu daya dan makar mereka tidak membuahkan hasil bagi diri mereka, lagi tidak sukses.Ia sekedar tipu daya dari para tukang sihir yang mengelabui (pandangan) khalayak dan mengaburkan (potret) kebatilan serta mengopinikan bahwa mereka berada di atas kebenaran.
Sumber: https://tafsirweb.com/5311-surat-thaha-ayat-69.html
Tafsir Al-Wajiz
69. Dan lemparkanlah tongkat yang ada di tangan kananmu, seketika tongkat itu menelan dengan kuat dan cepat seluruh sihir yang mereka ciptakan dari tali dan tongkat. Sesungguhnya sihir yang mereka ciptakan itu hanyalah tipu muslihat yang sudah diatur dan tipu daya sihir yang tidak nyata.Dan penyihir itu tidak akan menang dimanapun dia berada dan datang.
Sumber: https://tafsirweb.com/5311-surat-thaha-ayat-69.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 65-70 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang para tukang sihir itu ketika mereka berhadapan dengan nabi Musa, bahwa mereka berkata kepada nabi Musa: (Apakah kamu yang melempar (dahulu) atau kamikah orang yang mula-mula melemparkan? (65) Musa berkata, "Silakan kamu sekalian melemparkan”) yaitu apakah kamu pertama agar kami dapat melihat sihir apa yang kalian lakukan dan agar tampak jelas bagi manusia perbuatan kalian" (Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka terbayang kepada Musa seakan-akan ia merayap cepat lantaran sihir mereka) Dalam ayat lain disebutkan bahwa mereka ketika melemparkan yang ada di tangan mereka: (Mereka berkata, "Demi kekuasaan Fir’aun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang”) (Surah Asy-Syu'ara: 44) dan (mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar (menakjubkan)) (Surah Al-A'raf: 116) Sedangkan di sini Allah berfirman: (Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka terbayang kepada Musa seakan-akan ia merayap cepat lantaran sihir mereka) Sesungguhnya itu adalah tipu muslihat.Mereka sangat banyak dan masing-masing mereka melemparkan tongkat dan tali mereka. Firman Allah: (Maka Musa merasa takut dalam hatinya (67)) yaitu nabi Musa takut jika orang-orang teperdaya dengan sihir mereka sehingga mereka difitnah dengan hal itu sebelum dia melemparkan apa yang ada di tangan kanannya. Kemudian Allah menurunkan wahyu kepadanya saat itu yang memerintahkan untuk melemparkan tongkat yang ada di tangan kanannya. tiba-tiba tongkat itu (niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat) mengejar dan menelan tali dan tongkat-tongkat itu sehingga tidak ada yang tersisa.Para tukang sihir dan orang-orang menyaksikan hal itu dengan jelas dan gamblang. Maka mukjizat dan bukti-bukti kebenaran ditegakkan, dan kebenaran menang atas kebathilan sihir itu. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka).Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang) Setelah tukang sihir itu menyaksikan hal itu dengan mata kepala mereka sendiri, dan mereka adalah orang-orang yang mempunyai pengalaman tentang ilmu sihir dan berbagai macam cara serta jenisnya, mereka mengetahui dengan yakin bahwa apa yang didatangkan oleh nabi Musa ini bukanlah sihir dan tipu muslihat pandangan mata, dan bahwa hal itu adalah kebenaran dan tidak diragukan kebenarannya. Tidak ada seorang pun yang mampu melakukan hal itu kecuali Tuhan yang menghendaki sesuatu berfirman kepada sesuatu itu,"Jadilah kamu" lalu terjadilah hal itu. Maka saat itu juga para tukang sihir bersujud kepada Allah سبحانه وتعالى dan mengatakan, ("Kami beriman kepada Tuhan semesta alam (121) Tuhannya Musa dan Harun" (122)) (Surah Al-A’raf)
Sumber: https://tafsirweb.com/5311-surat-thaha-ayat-69.html
Informasi
Surat
طٰهٰ (Taha)
Taha — 135 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
69 dari 135 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 316
Ruku
Ruku 272
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 63 (126/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2417 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-20