طٰهٰ (Taha)
Per AyatMushaf
كُلُوْا
makanlah
مِنْ
dari
طَيِّبٰتِ
yang baik-baik
مَا
apa
رَزَقْنٰكُمْۙ
Kami telah rezekikan kepadamu
وَلَا
dan janganlah
تَطْغَوْا
kamu melewati batas
فِيْهِ
padanya
فَيَحِلَّ
maka halal/menimpa
عَلَيْكُمْ
atas kalian
غَضَبِيْۚ
kemurkaan-Ku
وَمَنْ
dan barangsiapa
يَّحْلِلْ
halal/menimpa
عَلَيْهِ
atasnya
غَضَبِيْ
kemurkaan-Ku
فَقَدْ
maka sesungguhnya
هَوٰى
binasalah dia
﴿٨١﴾
Makanlah dari rezeki yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas, yang menyebabkan kemurkaan-Ku menimpamu. Barangsiapa ditimpa kemurkaan-Ku, maka sungguh, binasalah dia.
2429 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Makanlah dari rizki Kami yang baik-baik, dan janganlah kalian melampaui batas padanya dengan cara sebagian kalian menzhalimi sebagian yang lain, akibatnya kemurkaanKu akan menimpa kalian. Dan siapa saja yang ditimpa kemurkaanKu, sungguh dia akan binasa dan merugi.
Sumber: https://tafsirweb.com/5323-surat-thaha-ayat-81.html
Tafsir as-Sa'di
81. Dan Dia berkata kepada mereka, “Makanlah di antara rizki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu,” maksudnya dan syukurilah apa yang telah Allah curahkan kepada kalian dalam bentuk kenikmatan-kenikmatan. “Dan janganlah kalian melampaui batas padanya,” yaitu dalam menyikapi rizkiNYa, dengan mempergunakannya untuk bermaksiat dan menolak kenikmatan. Jika kalian melakukannya, niscaya datang kepada kalian kemurkaanKu.Artinya Aku marah kepada kalian kemudian menyiksa kalian. “Dan barangsiapa ditimpa oleh kemurkaanKu, maka sesungguhnya binasalah dia,” maksudnya hancur, binasa, menyesal lagi merugi. Lantaran dia tidak memperoleh ridha dan kebaikanNya, ditimpa kemurkaan dan kerugian.
Sumber: https://tafsirweb.com/5323-surat-thaha-ayat-81.html
Tafsir Al-Wajiz
81. Wahai Bani Israil, makanlah kenikmatan makanan-makanan halal yang telah kami limpahkan kepada kalian. Dan janganlah kalian melampaui hal yang mubah menuju hal yang haram dengan berbuat angkuh, sewenang-wenang, menolak kebenaran, kufur atas nikmat dan tidak bersyukur, niscaya amarahKu dan hukumanKu akan menimpa kalian.Dan barangsiapa yang mendapatkan amarahKu maka dia akan jatuh dan binasa dalam neraka Hawiyah yaitu dasar neraka
Sumber: https://tafsirweb.com/5323-surat-thaha-ayat-81.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 80-82 Allah سبحانه وتعالى menyebutkan tentang nikmat-nikmat dan karuniaNya yang Dia berikan kepada Bani Israil, bahwa Dia menyelamatkan mereka dari musuh mereka yaitu Fir'aun dan menenangkan hati mereka yaitu mereka melihat mayat Fir'aun dan tentaranya yang tenggelam di pagi hari, sehingga tidak ada seorang pun dari mereka yang selamat. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami tenggelamkan (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya, sedangkan kalian sendiri menyaksikan) (Surah Al-Baqarah: 50) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata bahwa ketika Rasulullah ﷺ tiba di Madinah, beliau menjumpai orang-orang Yahudi yang sedang melakukan puasa Asyura, lalu beliau bertanya kepada mereka.Lalu mereka menjawab,”Hari itu adalah Allah memenangkan nabi Musa atas Fir'aun” Lalu Rasulullah ﷺ bersabda,”Kami lebih berhak terhadap nabi Musa (daripada mereka), maka berpuasalah kalian” Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjanjikan kepada nabi Musa dan Bani Israil sesudah pembinasaan Fir'aun untuk bertemu di sebelah kanan bukit Thur. Itu adalah tempat Allah mengajak berbicara dengan nabi Musa secara langsung dan nabi Musa meminta kepada Allah untuk melihatNya. Lalu Allah memberinya kitab Taurat di sana.Saat itu kaum Bani Israil menyembah anak sapi, sebagaimana Allah baru saja menyebutkan kisah itu. Adapun tentang Manna dan Salwa, maka pembahasan tentang itu telah disebutkan di surah Al-Baqarah dan surah lainnya. Manna adalah makanan manis yang diturunkan kepada mereka dari langit.Salwa adalah burung yang berjatuhan kepada mereka, lalu mereka mengambilnya sesuai dengan keperluan mereka sampai besok, sebagai kelembutan, rahmat dan kebaikan Allah kepada mereka. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepada kalian, dan janganlah melampaui batas padanya, yang menyebabkan kemurkaanKu menimpa kalian) yaitu makanlah sebagian dari rezeki yang Aku berikan kepada kalian ini, dan janganlah rakus dalam rezekiKu sehingga kalian mengambilnya melebihi kebutuhan, dan kalian melanggar apa yang Aku perintahkan kepada kalian (yang menyebabkan kemurkaan-Ku menimpa kalian) yaitu Aku murka kepada kalian (Dan barang siapa ditimpa oleh kemurkaan-Ku, maka sesungguhnya binasalah ia) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa maknannya adalah celaka. Firman Allah: (Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertobat, beriman, dan beramal saleh) yaitu, setiap orang yang bertaubat kepadaKu, Aku menerima taubatnya dari semua dosanya, sehingga Dia menerima taubat orang yang menyembah anak sapi dari kalangan Bani Israil.Firman Allah سبحانه وتعالى: (orang yang bertaubat) yaitu kembali dari apa dia lakukan sebelumnya berbupa mengingkari, menyekutukan, durhaka, berbuat munafik kepada Allah. Firman Allah: (dan beriman) yaitu dengan hatinya (dan beramal saleh) yaitu dengan anggota tubuhnya. Terkait firman Allah (kemudian tetap di jalan yang benar) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa kemudian tidak meragukannya.Qatadah berkata tentang firmanNya (kemudian tetap di jalan yang benar) yaitu harus memeluk agama Islam sampai mati Kata “Tsumma” untuk menunjukkan pengertian berurutan, sebagaimana firmanNya: (Kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang (17)) (Surah Al-Balad)
Sumber: https://tafsirweb.com/5323-surat-thaha-ayat-81.html
Informasi
Surat
طٰهٰ (Taha)
Taha — 135 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
81 dari 135 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 317
Ruku
Ruku 273
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 63 (126/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2429 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-20