طٰهٰ (Taha)

Per AyatMushaf
قَالَ
(Musa) berkata
يٰهٰرُوْنُ
Hai Harun
مَا
apa yang
مَنَعَكَ
mencegah/menghalangi kamu
اِذْ
ketika
رَاَيْتَهُمْ
kamu melihat mereka
ضَلُّوْٓا
mereka telah sesat
ۙ
﴿٩٢﴾
Dia (Musa) berkata, “Wahai Harun! Apa yang menghalangimu ketika engkau melihat mereka telah sesat,
2440 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

92-93. Musa berkata saudaranya, Harun, “Apa yang menahanmu untuk menjumpaiku ketika engkau melihat mereka telah tersesat dari agama mereka, kenapa kamu tidak mengikutiku dan kemudian kamu menyusulku dan meninggalkan mereka? Apakah kamu memang mau mendurhakai perintahku yang telah aku perintahkan kepadamu untuk menjadi penggantiku dan memperbaiki mereka sepeninggalku?”

Sumber: https://tafsirweb.com/5334-surat-thaha-ayat-92.html

Tafsir as-Sa'di

92-93. Musa mendatangi saudaranya, Harun dengan mencelanya. Beliau berkata, “Hai Harun, apa yang menghalangimu ketika kamu melihat mereka telah sesat, (sehingga) kamu tidak mengikuti aku?” untuk memberitahuku hingga aku pun bersegera untuk kembali menemui mereka, “maka apakah kamu telah (sengaja) mendurhakai perintahku,” yaitu mengenai ucapanku, ""Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah, dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan." (al-A’raf: 142).Maka Musa memegang kepala dan janggut Harun, menariknya lantaran marah dan mencelanya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5334-surat-thaha-ayat-92.html

Tafsir Al-Wajiz

92-93. Setelah kembali, Musa berkata: “Wahai Harun, apa yang menghalangimu saat terjadi kebathilan dan kekufuran terhadap Allah, bukankah kamu mengikutiku dalam berpegang teguh dalam membedakan kebenaran dan sesuatu yang dibenci oleh Allah. apakah kamu mengingkari perintah yang telah kuberikan kepadamu untuk menegakkan agama dan melindunginya, saat kamu melihat mereka tersesat menyembah berhala, lalu kamu bisa berdiri di antara kaum yang tidak menyembah Allah سبحانه وتعالى?”

Sumber: https://tafsirweb.com/5334-surat-thaha-ayat-92.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 92-94 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang nabi Musa ketika kembali kepada kaumnya dan melihat perkara besar yang terjadi pada mereka. Maka saat itu nabi Musa penuh dengan kemurkaan, lalu dia melemparkan catatan-catatan ilahi yang ada di tangannya, dan memegang kepala saudaranya seraya menariknya. Kemudian dia mulai mencela saudaranya, nabi Harun, dan berkata: (Apa yang menghalangi kamu ketika kamu melihat mereka telah sesat (92) (sehingga) kamu tidak mengikuti aku?) yaitu ceritakanlah kepadaku kejadian ini dari awal kejadiannya (Maka apakah kamu telah (sengaja) mendurhakai perintahku?) yaitu terhadap apa yang aku sampaikan kepadamu, yaitu yang disebutkan dalam firmanNya: (Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah, dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan) (Surah Al-A'raf: 142) dan (dia berkata,”Wahai putra ibuku) dia meminta belas kasihan dengan menyebut nama ibunya, padahal dia adalah saudara kandungnya, karena menyebut ibu di sini lebih lembut dan lebih penuh kasih sayang, Oleh karena itu (Dia (Harun) menjawab, “Wahai putra ibuku!Janganlah engkau pegang janggutku dan jangan (pula) kepalaku. Aku sungguh khawatir engkau akan berkata (kepadaku), ‘Engkau telah memecah belah antara Bani Israil dan engkau tidak memelihara amanatku” (94)) Ini merupakan alasan nabi Harun kepada nabi Musa untuk tentang keterlambatannya sehingga dia tidak dapat menyusulnya, dan memberitahukan kepadanya tentang hal ini. Dan dia berkata (sesungguhnya aku khawatir) untuk mengikutimu; lalu aku memberitahumu tentang hal ini, lalu kamu berkata kepadaku,"Mengapa kamu meninggalkan mereka sendirian dan kamu memecah belah di antara mereka" (dan kamu tidak memelihara amanatku) yaitu kamu tidak memelihara apa yang aku perintahkan kepadamu saat aku menjadikanmu sebagai penggantiku untuk mereka

Sumber: https://tafsirweb.com/5334-surat-thaha-ayat-92.html

Informasi

Surat

طٰهٰ (Taha)

Taha — 135 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

92 dari 135 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 318

Ruku

Ruku 274

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 64 (127/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2440 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-20