طٰهٰ (Taha)
Per AyatMushaf
كَذٰلِكَ
demikianlah
نَقُصُّ
Kami kisahkan
عَلَيْكَ
atasmu/kepadamu
مِنْ
dari/sebagian
اَنْۢبَاۤءِ
ceritera
مَا
apa/ummat
قَدْ
sungguh
سَبَقَۚ
telah lalu
وَقَدْ
dan sesungguhnya
اٰتَيْنٰكَ
Kami telah memberikan kepadamu
مِنْ
dari/sebagian
لَّدُنَّا
sisi Kami
ذِكْرًا
peringatan/pelajaran
ۚ
﴿٩٩﴾
Demikianlah Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) sebagian kisah (umat) yang telah lalu, dan sungguh, telah Kami berikan kepadamu suatu peringatan (Al-Qur'an) dari sisi Kami.
2447 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sebagaimana Kami telah mengisahkan kepadamu (wahai Rasul) cerita tentang Musa dan Fir’aun serta kaum mereka, Kami juga memberitahukan kepadamu kisah-kisah para nabi terdahulu. Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu dari sisi Kami al-Qur’an ini sebagai peringatan bagi orang-orang yang mau mengambil pelajaran.
Sumber: https://tafsirweb.com/5341-surat-thaha-ayat-99.html
Tafsir as-Sa'di
99. Allah mengabarkan kenikmatan yang dilimpahkan kepada NabiNYa (Muhammad) dengan kisah-kisah yang DIa kisahkan kepada beliau tentang berita-berita orang-orang terdahulu dan kabar-kabar orang-orang di masa silam, semisal kisah yang agung ini, yang memuat hukum-hukum dan kandungan lainnya yang tidak diingkari oleh seorang pun dari kalangan Ahli KItab. Padahal engkau (Muhammad) tidak pernah mempelajari cerita-cerita orang-orang dahulu dan belum pernah mengkaji dari orang yang mengetahuinya.Maka keteranganmu (dengan kebenaran yang yakin) mengenai kisah-kisah mereka itu menjadi dalil bahwa engkau adalah seorang utusan Allah yang sebenarnya dan risalah yang engkau bawa adalah benar. Untuk itu, Allah berfirman, “Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepadamu dari sisi Kami,” yaitu anugerah yang berharga, karunia yang agung dari sisi Kami, “suatu peringatan, yaitu al-quran yang mulia ini.Ia berisi kabar-kabar yang telah berlalu dan akan datang, ia merupakan pengingat nama dan sifat Allah yang sempurna, dan merupakan pengingat yang berguna untuk mengingat perintah, larangan, dan hukum-hukum pembalasan. Ini menjadi indicator bahwa al-quran mencakup hukum yang terbaik yang telah diakui oleh akal-akal (sehat) dan fitrah-fitrah (yang lurus), dan diakui keindahan dan kesempurnaannya. Al-quran ini juga (juga) menyebutkan kemampuan yang mana Allah memasukkannya padanya.Apabila al-quran berfungsi sebagai peringatan bagi Rasul dan umatnya; maka ia wajib diterima dengan tulus dan pasrah, patuh dan pengagungan, dan dijadikan petunjuk dengan (pedoman) cahayanya menuju jalan yang lurus, serta menyikapinya dengan belajar dan mengajarkannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/5341-surat-thaha-ayat-99.html
Tafsir Al-Wajiz
99. Wahai Nabi, sebagaimana menceritakan kisah Musa dan Samiri ini, Kami juga akan menceritakan kepadamu berita tentang umat-umat terdahulu yang tidak mengenalmu, namun berpegang teguh untuk mengimanimu. Dan sungguh Kami telah menurunkan kepadamu Al-Qur’an yang memberikan keterangan dari sisi Kami.
Sumber: https://tafsirweb.com/5341-surat-thaha-ayat-99.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 99-101 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada NabiNya, Muhammad ﷺ, sebagaimana Kami kisahkan kepadamu kisah nabi Musa dan apa yang terjadi pada dirinya dalam menghadapi Fir'aun dan tentaranya, yaitu dengan jelas dan sesuai dengan kejadiannya. Demikian juga Kami telah menceritakan kepadamu kisah-kisah masa lalu sebagaimana yang kejadiannya tanpa ada penambahan dan pengurangan, dan ini: (sesungguhnya telah Kami berikan kepadamu dari sisi Kami) yaitu dari sisi Kami (suatu peringatan) yaitu Al-Qur'an yang agung yang (tidak datang kepadanya kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha bijaksana lagi Maha Terpuji (42)) (Surah Fushilat) yang tiada seorang nabi pun sejak mereka diutus hingga diakhiri dengan nabi Muhammad ﷺ diberi kitab yang serupa dengannya, dan tidak ada suatu kitab pun yang lebih sempurna dan lebih mencakup kisah-kisah terdahulu, dan kisah masa yang akan datang, dan terkandung hukum yang memutuskan di antara manusia.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman (Barang siapa berpaling dari Al-Qur’an) yaitu mendustakannya dan berpaling dari mengikuti perintah dan larangannya, dan mencari petunjuk dari selain Al-Qur'an, maka sesungguhnya Allah menyesalkannya dan menuntunnya ke dalam neraka Jahim. Oleh karena itu Allah berfirman: (Barang siapa berpaling dari Al-Qur’an, maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat (100)) yaitu dosa, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan barangsiapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al-Qur’an, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya) (Surah Hud: 17) Ini mencakup semua orang yang Al-Qur'an sampai kepadanya, baik dari kalangan orang Arab maupun non-Arab, baik ahli kitab maupun lainnya.Sebagaimana Allah berfirman: (supaya dengan Al-Qur’an Aku memberi peringatan kepada kalian dan kepada orang-orang yang sampai Al-Qur’an (kepadanya)) (Surah Al-An'am: 19) Maka setiap orang yang Al-Qur'an sampai kepadanya, maka Al-Qur'an itu pemberi peringatan kepadanya dan penyerunya.Maka barangsiapa yang mengikutinya akan mendapat petunjuk. Dan barangsiapa yang menentangnya dan berpaling darinya, maka dia tersesat dan celaka di dunia, dan neraka adalah sesuatu yang diancamkan kepadanya pada hari kiamat. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Barang siapa berpaling dari Al-Qur’an, maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat (100) mereka kekal di dalam keadaan itu) yaitu tidak ada jalan keluar bagi mereka dari hal itu, dan mereka tidak akan dikeluarkan (Dan amat buruklah dosa itu sebagai beban bagi mereka di hari kiamat) yaitu seburuk-buruk beban adalah beban mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/5341-surat-thaha-ayat-99.html
Informasi
Surat
طٰهٰ (Taha)
Taha — 135 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
99 dari 135 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 319
Ruku
Ruku 274
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 64 (127/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2447 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-20