طٰهٰ (Taha)

Per AyatMushaf
يَّوْمَ
hari
يُنْفَخُ
ditiup
فِى
dalam
الصُّوْرِ
sangkakala
وَنَحْشُرُ
dan Kami akan mengumpulkan
الْمُجْرِمِيْنَ
orang-orang yang berdosa
يَوْمَىِٕذٍ
pada hari itu
زُرْقًا
mata kelabu
ۖ
﴿١٠٢﴾
pada hari (Kiamat) sangkakala ditiup (yang kedua kali) dan pada hari itu Kami kumpulkan orang-orang yang berdosa dengan (wajah) biru muram,
2450 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Pada hari malaikat meniup sangkakala untuk tiupan kebangkitan, dan Kami akan menggiring orang-orang kafir pada hari itu, dalam keadaan bermuka muram, telah berubah warna kulit mereka dan penglihatan mereka karena begitu dahsyatnya peristiwa-peristiwa dan kengerian-kengeriannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5344-surat-thaha-ayat-102.html

Tafsir as-Sa'di

102-104. Maksudnya, jika sangkakala ditiup, dan orang-orang telah bangkit keluar dari kubur-kubur mereka, masing-masing sesuai dengan keadaannya. Orang-orang yang bertakwa dihimpun menuju Dzat Yang Maha Pemurah sebagai delegasi yang terhormat.Sedangkan orang-orang yang berbuat kedurhakaan, dikumpulkan dengan muka berwarna biru yang kusam karena dirundung ketakutan, kegundahan, dan dahaga. Mereka saling berbicara lirih dan berbisik-bisik mengenai betapa pendeknya masa kehidupan di dunia dan alangkah cepatnya akhirat datang. Sebagian mereka berkata, “TIdaklah kalian berdiam (di dunia) melainkan hanyalah sepuluh (hari).” Sebagian lagi menyebutkan bilangan lainnya.Allah Maha Mengetahui bisikan-bisikan mereka dan mendengar apa yang mereka katakana, “ketika orang yang paling lurus jalannya di antara mereka berkata,” yaitu orang yang paling adil dan paling dekat perkiraannya, “Kamu tidak berdiam (di dunia), melainkan hanya sehari saja.” Yang dimaksud disini adalah kemunculan penyesalan yang sangat besar. Bagaimana mereka menyia-nyiakan waktu yang pendek, menghabiskannya dalam keadaan lalai, bermain-main, berpaling dari perkara-perkara yang bermanfaat bagi mereka, condong kepada hal-hal yang membahayakan mereka. Inilah, sekarang telah datang wakttu pembalasan (amalan), ancaman telah pasti, tidak ada yang tersisa kecuali penyesalan, umpatan celaka dan kebinasaan.Sebagaimana Firman Allah, "Allah bertanya: "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?" Mereka menjawab: "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung." Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui." (Al-Mu’minun:112-114).

Sumber: https://tafsirweb.com/5344-surat-thaha-ayat-102.html

Tafsir Al-Wajiz

102. Hari dimana Israfil meniup sangkakala (terompet sangkakala) pada tiupan kedua, yaitu tiupan kebangkitan agar (makhluk) dikumpulkan dan dihisab. Dan Kami kumpulkan orang-orang kafir dan orang-orang musyrik pada hari kiamat dalam keadaan badan dan mata mereka membiru karena sangat takut, marah, dan menyesal.

Sumber: https://tafsirweb.com/5344-surat-thaha-ayat-102.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 102-104 Telah disebutkan dalam hadits bahwa Rasulullah ﷺ ditanya tentang “ash-shur”. Beliau menjawab,”Seperti sebuah tanduk yang dapat ditiup” Firman Allah: (dan Kami akan mengumpulkan pada hari itu orang-orang yang berdosa dengan muka yang biru muram) Dikatakan bahwa maknanaya adalah mata mereka biru karena kerasnya kengerian yang mereka alami. (mereka berbisik-bisik di antara mereka) Ibnu Abbas berkata bahwa mereka saling berbisik satu sama lain di antara mereka (Kalian tidak berdiam melainkan hanyalah sepuluh (hari)) yaitu di dunia, sungguh kalian tinggal di sana itu sangat sebentar, yaitu sepuluh hari atau serupa dengannya. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kami lebih mengetahui apa yang mereka katakan) yaitu dalam keadaan mereka berbisik-bisik di antara mereka (ketika berkata orang yang paling lurus jalannya di antara mereka) yaitu orang yang akalnya sempurna di antara mereka (Kalian tidak berdiam (di dunia) melainkan hanyalah sehari saja) yaitu karena pendeknya masa di dunia menurut mereka pada hari kiamat, karena di dunia secara keseluruhannya, sekalipun waktunya terus berulang dan silih berganti malam dan siang harinya, maka seakan-akan sama dengan satu hari.Oleh karena itu orang-orang kafir merasa kehidupan mereka di dunia sangat pendek pada hari kiamat. Tujuan mereka demikian adalah untuk menolak tegaknya hujjah terhadap diri mereka karena pendeknya masa mereka. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan pada hari (ketika) terjadinya Kiamat, orang-orang yang berdosa bersumpah, bahwa mereka berdiam (dalam kubur) hanya sesaat (saja).Begitulah dahulu mereka dipalingkan (dari kebenaran) (55) Dan orang-orang yang diberi ilmu dan keimanan berkata (kepada orang-orang kafir), “Sungguh, kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari kebangkitan. Maka inilah hari kebangkitan itu, tetapi (dahulu) kamu tidak meyakini(nya)” (56)) (Surah Ar-Rum)

Sumber: https://tafsirweb.com/5344-surat-thaha-ayat-102.html

Informasi

Surat

طٰهٰ (Taha)

Taha — 135 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

102 dari 135 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 319

Ruku

Ruku 274

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 64 (127/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2450 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-20