طٰهٰ (Taha)
Per AyatMushaf
قَالَ
(Allah) berfirman
كَذٰلِكَ
demikianlah
اَتَتْكَ
telah datang kepadamu
اٰيٰتُنَا
ayat-ayat Kami
فَنَسِيْتَهَاۚ
maka kamu melupakannya
وَكَذٰلِكَ
dan demikian
الْيَوْمَ
hari ini
تُنْسٰى
kamu dilupakan
﴿١٢٦﴾
Dia (Allah) berfirman, “Demikianlah, dahulu telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, dan kamu mengabaikannya, jadi begitu (pula) pada hari ini kamu diabaikan.”
2474 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Allah ta’ala berfirman kepadanya, “Aku menghimpunmu dalam keadaan buta, karena dahulu sesungguhnya telah datang kepadamu ayat-ayatKu yang nyata, lalu kamu berpaling darinya dan kamu tidak mengimaninya. Maka sebagaimana kamu mengabaikannya di dunia, demikian pula kamu hari ini di biarkan berada di dalam neraka.”
Sumber: https://tafsirweb.com/5368-surat-thaha-ayat-126.html
Tafsir as-Sa'di
126. “Allah berfirman, ‘Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya’,” dengan berpaling darinya “dan begitu (pula) pada hari ini pun kamu dilupakan,” maksudnya dibiarkan dalam kubangan siksaan. (Permintaannya) dijawab dengan jawaban bahwa itu merupakan (balasan) amalanmu.Bentuk balasan itu disebabkan jenis perbuatan itu sendiri. Sebagaimana engkau buta terhadap peringatan Rabbmu, tidak mau memandang dengan jelas dan melupakannya, dan melupakan bagian kewajibanmu darinya, maka Allah membutakan pandanganmu di akhirat. Engkau digiring ke neraka dalam keadaan buta, tuli, dan bisu.Dia berpaling darimu dan melupakan keberadaanmu dalam siksaan.
Sumber: https://tafsirweb.com/5368-surat-thaha-ayat-126.html
Tafsir Al-Wajiz
126. Allah berfirman: “Seperti itulah, Aku menjadikanmu, yaitu bahwa telah datang ayat-ayat kami kepadamu dengan jelas, lalu kamu menolaknya, meninggalkannya dan tidak mengimaninya, maka pada hari itu juga kalian ditinggalkan dalam azab”
Sumber: https://tafsirweb.com/5368-surat-thaha-ayat-126.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 123-126 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada nabi Adam, Hawa, dan iblis,"Turunlah kalian semua dari surga!" yaitu kalian semua dari surga. Kami telah menjelaskan hal tersebut dalam surah Al-Baqarah. (sebagian kalian menjadi musuh bagi sebagian yang lain) dia berkata, yaitu nabi Adam dan keturunannya, serta iblis dan keturunannya. Firman Allah: (maka jika datang kepada kalian petunjuk dari-Ku) Abu Al-’Aliyah berkata yaitu para nabi, para rasul dan keterangan mereka (lalu barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka) Ibnu Abbas berkata bahwa dia tidak akan tersesat di dunia dan tidak akan celaka di akhirat. (Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku) yaitu menentang perintahKu dan apa yang Aku turunkan kepada para rasulKu, melupakan keduanya dan mengambil petunjuk dari selain petunjuk itu (maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit) yaitu yang sempit di dunia.Maka tidak ada ketenangan baginya dan dadanya tidak lapang, bahkan selalu sempit karena kesesatannya, walaupun pada bagian luarnya dia hidup nikmat dan memakai pakaian yang dia suka, memakan makanan yang dia suka, dan bertempat yang dia suka. Namun sesungguhnya hatinya tidak mempunyai keyakinan dan petunjuk, bahkan selalu dalam kekhawatiran, kebingungan, dan keraguan. Dia terus-menerus dalam keraguan.Hal inilah yang dimaksudkan dengan penghidupan yang sempit. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit) dia berkata maknannya adalah kesengsaraan Firman Allah: (dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta) Mujahid dan Abu Shalihberkata bahwa yang dimaksud adalah bahwa tidak mempunyai hujjah. Bisa juga bahwa makna yang dimaksud adalah dibangkitkan atau dikumpulkan ke neraka dalam keadaan buta penglihatannya, juga hatinya.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu, dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah neraka Jahanam) (Surah Al-Isra: 97) Oleh karena itu Allah berfirman: (Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?) yaitu di dunia (Demikianlah telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamu pun dilupakan (126)) yaitu, karena kamu berpaling dari ayat-ayat Allah dan kamu memperlakukannya seakan-akan kamu tidak mengingatnya, padahal sudah disampaikan kepadamu.Kamu pura-pura melupakannya, berpaling darinya, dan melalaikannya. Begitu juga pada hari ini, Kami memperlakukan kamu sebagaimana orang yang melupakanmu (Maka pada hari (kiamat) ini Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini) (Surah Al-A'raf: 51) Maka sesungguhnya balasan itu sesuai dengan jenis perbuatannya.Adapun kelupaan terhadap lafazh Al-Qur'an, padahal memahami maknanya dan telah mengerjakannya, maka itu tidak termasuk dalam apa yang diancamkan.
Sumber: https://tafsirweb.com/5368-surat-thaha-ayat-126.html
Informasi
Surat
طٰهٰ (Taha)
Taha — 135 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
126 dari 135 ayat
Juz
Juz 16
Halaman
Halaman 321
Ruku
Ruku 276
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 64 (128/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2474 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-20