Kembali ke Surat Taha

طٰهٰ (Taha)

Surat ke-20, Ayat ke-127

وَكَذٰلِكَ نَجْزِيْ مَنْ اَسْرَفَ وَلَمْ يُؤْمِنْۢ بِاٰيٰتِ رَبِّهٖۗ وَلَعَذَابُ الْاٰخِرَةِ اَشَدُّ وَاَبْقٰى

Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak percaya kepada ayat-ayat Tuhannya. Sungguh, azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal.

📚 Tafsir Al-Muyassar

Dan demikianlah Kami menghukum orang-orang yang bertindak melampaui batas terhadap dirinya, lalu dia mendurhakai Tuhannya dan tidak mengimani ayat-ayatNya, dengan hukuman-hukuman di dunia. Dan siksaan akhirat yang disiapkan bagi mereka itu benar-benar lebih pedih, lebih kekal dan lebih pasti, karena tidak pernah putus dan tidak akan berhenti.

Sumber: https://tafsirweb.com/5369-surat-thaha-ayat-127.html

📚 Tafsir as-Sa'di

127.”Dan demikianlah,” dengan balasan ini Kami membalas “orang yang melampaui batas,” melewati batas-batas dan melakukan perbuatan-perbuatan haram serta melampaui wilayah yang diperbolehkan baginya “dan tidak percaya terhadap ayat-ayat Rabbnya,” yang menunjukkan kepada seluruh tuntutan keimanan, dengan sejelas-jelasnya lagi tegas. Allah tidaklah menganiayanya dan tidak menjatuhkan hukuman bukan pada tempatnya. Akan tetapi, penyebabnya adalah tindakannya melampaui batas dan tidak beriman. “Dan sesungguhnya azab di akhirat itu lebih berat,” daripada siksa dunia dengan berlipat ganda “dan lebih kekal,” karena tidak pernah berhenti.

Berbeda dengan siksa dunia, akan berhenti. Maka kewajiban kita adalah takut dan berwaspada dari siksa akhirat.

Sumber: https://tafsirweb.com/5369-surat-thaha-ayat-127.html

📚 Tafsir Al-Wajiz

127. Dan sebagaimana balasan Kami bagi orang yang menolak mengingat Al-Qur’an, Kami juga membalas dan menghukum setiap orang yang terlalu asyik mengikuti syahwat, melebihi batas kekufuran dan kemaksiatan, dan tidak mengimani ayat-ayat Tuhannya, bahkan mendustakannya, maka sungguh azab akhirat itu lebih kejam dan menyakitkan daripada azab dunia, serta lebih abadi.

Sumber: https://tafsirweb.com/5369-surat-thaha-ayat-127.html

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah SWT berfirman,"Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berlebihan dan mendustakan ayat-ayat Allah, baik di dunia maupun di akhirat" (Bagi mereka azab dalam kehidupan dunia, dan sesungguhnya azab akhirat adalah lebih keras dan tak ada bagi mereka seorang pelindung pun dari {azab) Allah (34)) (Surah Ar-Ra'd) Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal) yaitu lebih menyakitkan daripada azab di dunia dan lebih kekal bagi mereka, mereka kekal di dalamnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5369-surat-thaha-ayat-127.html

Informasi Tambahan

Juz

16

Halaman

321

Ruku

276

Apabila kamu membaca Al-Quran, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk

Surah An-Nahl: 98

Adab Membaca Al-Quran

1. Suci dari Hadats

Pastikan dalam keadaan suci dari hadats besar dan kecil sebelum memegang dan membaca Al-Quran. Berwudhu terlebih dahulu merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada kitab suci Al-Quran.

2. Niat yang Ikhlas

Membaca Al-Quran dengan niat mencari ridha Allah SWT, bukan untuk pamer atau mencari pujian. Niat yang ikhlas akan membawa keberkahan dalam membaca Al-Quran.

3. Menghadap Kiblat

Diutamakan menghadap kiblat saat membaca Al-Quran sebagai bentuk penghormatan dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Posisi duduk yang sopan dan tenang juga dianjurkan.

4. Membaca Ta'awudz

Memulai dengan membaca ta'awudz dan basmalah sebelum membaca Al-Quran. Ta'awudz merupakan permintaan perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

5. Khusyuk dan Tenang

Membaca dengan tenang dan penuh penghayatan, memahami makna ayat yang dibaca. Tidak tergesa-gesa dan memperhatikan tajwid dengan baik.

6. Menjaga Kebersihan

Membaca Al-Quran di tempat yang bersih dan suci, serta menjaga kebersihan diri dan pakaian. Hindari membaca Al-Quran di tempat yang tidak pantas.

7. Memperindah Suara

Membaca Al-Quran dengan suara yang indah dan tartil, sesuai dengan kemampuan. Tidak perlu memaksakan diri, yang terpenting adalah membaca dengan benar sesuai tajwid.

Masukan & Feedback:info@finlup.id
© 2026 quran.finlup.id - All rights reserved