طٰهٰ (Taha)

Per AyatMushaf
فَاصْبِرْ
maka bersabarlah kamu
عَلٰى
atas
مَا
apa yang
يَقُوْلُوْنَ
mereka katakan
وَسَبِّحْ
dan bertasbihlah
بِحَمْدِ
dengan memuji
رَبِّكَ
Tuhanmu
قَبْلَ
sebelum
طُلُوْعِ
terbit
الشَّمْسِ
matahari
وَقَبْلَ
dan sebelum
غُرُوْبِهَا
terbenamnya
ۚوَمِنْ
dan dari
اٰنَاۤئِ
bagian/waktu
الَّيْلِ
malam
فَسَبِّحْ
maka bertasbihlah
وَاَطْرَافَ
dan di ujung
النَّهَارِ
siang
لَعَلَّكَ
supaya kamu
تَرْضٰى
kamu rela/senang
﴿١٣٠﴾
Maka sabarlah engkau (Muhammad) atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum matahari terbit, dan sebelum terbenam; dan bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam dan di ujung siang hari, agar engkau merasa tenang.
2478 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Maka bersabarlah kamu (wahai Rasul) terhadap apa yang diucapkan oleh orang-orang yang mendustakanmu, berupa predikat-predikat (buruk) dan kebatilan-kebatilan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu di dalam Shalat Shubuh sebelum terbitnya matahari, dan di Shalat Ashar sebelum matahari terbenam, serta di Shalat Isya di waktu-waktu malam, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu di ujung siang pada Shalat Dzuhur (karena waktunya diujung setengah pertama siang dan setengah kedua) dan Magrib pada waktu-waktu siang hari, supaya kamu memperoleh balasan kebajikan atas amalan-amalan tersebut yang menyebabkanmu puas.

Sumber: https://tafsirweb.com/5372-surat-thaha-ayat-130.html

Tafsir as-Sa'di

130. UNtuk itu, Allah memerintahkan RasulNya untuk bersabar menghadapi gangguan mereka yang berbentuk ucapan, dan memerintahkan beliau untuk menahan diri dari itu serta menolong diri dengan bertasbih “dengan memuji” Rabbnya di waktu-waktu yang utama ini “sebelum terbit matahari dan terbenamnya,” dan di ujung-ujung siang hari, yaitu pada permulaan dan akhir hari. Ini merupakan penyebutan keterangan yang umum setelah ungkapan khusus, dan waktu-waktu “di malam hari,” dan jam-jamnya.Jika engkau mengerjakannya, pasti engkau akan ridha dengan apa yang Allah berikan kepadamu berupa pahala yang segera dan yang diakhirkan. Hendaklah hatimu tentram, pandanganmu sejuk dengan beribadah kepada Rabbmu serta mencari hiburan hati dengannya dari gangguan-gangguan mereka. Ketika itulah, sikap sabar terasa ringan bagimu.

Sumber: https://tafsirweb.com/5372-surat-thaha-ayat-130.html

Tafsir Al-Wajiz

130. Maka bersabarlah Wahai Nabi, atas apa yang dikatakan orang-orang Musyrik bahwa kamu adalah penyihir yang pendusta dan semacamnya. Tetaplah bertasbih, bertahmid dan melaksanakan shalat (shubuh) di setiap waktunya sebelum terbitnya matahari, yaitu shalat fajar, shalat sebelum tenggelamnya matahari, yaitu shalat ashar, shalat dari sebagian malam, yaitu shalat maghrib dan ‘isya’, dan shalat di pertengahan siang (antara dua sisi atau di pertengahan siang hari) ketika matahari cenderung kearah barat, yaitu shalat zhuhur, niscaya kamu akan mendapatkan apa yang ada di sisi Allah, yaitu sesuatu yang bisa menyenangkan dirimu

Sumber: https://tafsirweb.com/5372-surat-thaha-ayat-130.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 128-130 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka tidakkah menjadi petunjuk) bagi orang-orang yang mendustakan apa yang kamu sampaikan kepada mereka, wahai Muhammad, berapa banyak Kami membinasakan umat-umat yang mendustakan para rasul sebelum mereka. Umat-umat itu dibinasakan dan tidak ada bekas-bekasnya, sebagaimana mereka menyaksikan hal itu di tempat-tempat bekas mereka yang kosong yang mereka dengan berjalan kaki (Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal) yaitu yang berakal sehat dan berhati lurus, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada (46)) (Surah Al-Hajj) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sekiranya tidak ada suatu ketetapan dari Allah yang telah terdahulu atau tidak ada ajal yang telah ditentukan pasti (azab) menimpa mereka (129)) yaitu seandainya tidak ada ketetapan sebelumnya dari Allah, bahwa Dia tidak akan mengazab seseorang melainkan setelah ditegakkan hujjah atasnya dan berdasarkan waktu yang ditentukan Allah سبحانه وتعالى terhadap orang-orang yang mendustakanNya, maka sungguh akan datang kepada mereka azab secara tiba-tiba.Oleh kaena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada NabiNya seraya menghiburnya: (Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan) yaitu pendustaan mereka terhadapmu (dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari) yaitu, shalat fajar (dan sebelum terbenamnya) yaitu shalat Ashar, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih Bukhari Muslim dari Jarir bin Abdullah Al-Bajali, dia berkata,”Kami sedang duduk bersama Rasulullah ﷺ, lalu beliau ﷺ memandang ke bulan yang sedang purnama, lalu bersabda,”'Sesungguhnya kalian akan melihat Tuhan kalian sebagaimana kalian melihat bulan ini, kalian tidak berdesak-desakan dalam melihatNya. Maka jika kalian mampu agar tidak dikalahkan dengan mengerjakan shalat sebelum terbit dan sebelum terbenamnya matahari, maka kerjakanlah” Kemudian Rasulullah ﷺ membaca ayat ini" Firman Allah: (dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari) yaitu, kerjakanlah shalat tahajud di waktunya. Sebagian ulama menafsirkannya sebagai shalat Maghrib dan Isya’ (dan pada waktu-waktu di siang hari) berlawanan dengan waktu-waktu malam hari (supaya kamu merasa senang) Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas (senang) (5)) (Surah Adh-Dhuha: 5)

Sumber: https://tafsirweb.com/5372-surat-thaha-ayat-130.html

Informasi

Surat

طٰهٰ (Taha)

Taha — 135 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

130 dari 135 ayat

Juz

Juz 16

Halaman

Halaman 321

Ruku

Ruku 277

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 64 (128/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2478 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-20