الانبياۤء (Al-Anbiya')
Per AyatMushaf
اَمِ
ataukah
اتَّخَذُوْا
mereka mengambil
مِنْ
dari
دُوْنِهٖٓ
selain-Nya
اٰلِهَةً
tuhan-tuhan
ۗقُلْ
katakanlah
هَاتُوْا
unjukkan/kemukakan
بُرْهَانَكُمْۚ
bukti-bukti/alasan-alasanmu
هٰذَا
ini
ذِكْرُ
peringatan
مَنْ
dari
مَّعِيَ
bersamaku
وَذِكْرُ
dan peringatan
مَنْ
dari
قَبْلِيْۗ
sebelumku
بَلْ
bahkan/tetapi
اَكْثَرُهُمْ
kebanyakan mereka
لَا
tidak
يَعْلَمُوْنَۙ
mereka mengetahui
الْحَقَّ
yang hak
فَهُمْ
maka mereka
مُّعْرِضُوْنَ
orang-orang yang berpaling
﴿٢٤﴾
Atau apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia? Katakanlah (Muhammad), “Kemukakanlah alasan-alasanmu! (Al-Qur'an) ini adalah peringatan bagi orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang sebelumku.” Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui yang hak (kebenaran), karena itu mereka berpaling.
2507 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Apakah kaum musyrikin mengambil selain Allah tuhan-tuhan sesembahan yang tidak dapat memberikan manfaat dan mendatangkan mara bahaya, tidak dapat menghidupkan dan mematikan? Katakanlah (wahai Rasul) kepada mereka, “Tunjukkanlah apa yang kalian miliki berupa bukti kebenaran atas tindakan kalian menjadikan obyek itu sebagai tuhan sesembahan. Tidak ada di dalam al-Qur’an yang aku bawa dan kitab-kitab suci terdahulu satu bukti pun tentang keyakinan yang kalian peluk itu.” Dan tidaklah mereka berbuat kesyirikan kecuali karena dorongan kebodohan dan fanatisme saja.Maka mereka berpaling dari kebenaran dan mengingkarinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/5536-surat-al-anbiya-ayat-24.html
Tafsir as-Sa'di
24. Setelah itu, Allah kembali merendahkan penilaian terhadap kondisi orang-orang kafir saat mereka memposisikan sesembahan selain Allah. Maka, Allah berfirman untuk memburuk-burukkan dan menggertak mereka, “Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selainnya?” Katakanlah, ‘Tunjukkanlah hujjahmu’,” yaitu hujjah dan bukti kalian yang menunjukkan kebenaran pandangan-pandangan kalian.Mereka tidak akan menemukan satu cara pun. Justru, bukti-bukti yang pasti tegak membuktikan kebatilannya. Karenanya, Allah berfirman, “(Al-Quran) ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku dan peringatan bagi orang-orang yang sebelumku,” maksudnya kitab-kitab dan aturan-aturan syariat ilahi telah bersesuaian mengenai keakuratan perkataan yang aku sampaikan kepada kalian tentang kebatilan syirik.Lihatlah, ini kitab Allah yang di dalamnya terdapat ketetapan segala sesuatu yang berdasarkan dalil-dalil logikan maupun naqliyah. Lihatlah, kitab-kitab (Allah) sebelum al-Quran, semuanya merupakan petunjuk dan bukti penguat apa yang aku katakana. Ketika sudah diketahui, telah tegak hujjah dan petunjuk bagi mereka yang menunjukkan kebatilan asumsi mereka, maka diketahui bahwa mereka tidak mempunyai satu bukti pun.Pasalnya, petunjuk yang tegas telah meneguhkkan tidak adanya penantang bagi Allah. Kalau tidak demikian, maka petunjuk tersebut belum kokoh. Seandainya terdapat penentangan-penentangan, itu tiada lain hanyalah lontaran-lontaran syubhat yang tidak mampu menangkis kebenaran sedikit pun.Firman Allah, “Sebenarnya kebanyakan mereka tiada mengetahuai al-haq,” maksudnya mereka tetap berkutat dengan pegangan mereka sebagai bentuk sikap taqlid kepada para pendahulu mereka. Mereka mendebat tanpa ilmu (yang benar) dan petunjuk. Ketidaktahuan mereka tentang kebenaran bukan lantaran tersembunyi atau ketidakjelasan kebenaran tersebut.Tetapi, tidak lain terdorong oleh antipati mereka terhadap kebenaran. Apabila tidak demikian, seandainya mereka menolehkan kepala ke arahnya sedikit saja, niscaya kebenaran akan menjadi jelas bagi mereka, berbeda dengan kebatilan dengan perbedaan yang sangat siginifikan. Karena itu, Allah berfirman, “Karena mereka berpaling.”
Sumber: https://tafsirweb.com/5536-surat-al-anbiya-ayat-24.html
Tafsir Al-Wajiz
24. Ataukah orang-orang musyrik itu mengambil tuhan-tuhan selain Allah yang mereka anggap bisa memberi manfaat dan kemahdharatan. Katakanlah kepada mereka wahai Nabi: “Datangkanlah bukti-bukti atas klaim kalian bahwa sembahan-sembahan kalian itu adalah tuhan.Dalil ini adalah kitab-kitab yang diturunkan (Allah). Yang pertama adalah Al-Qur’an yang menjadi kitab umatku, kemudian Taurat, Injil dan kitab selain keduanya berupa kitab-kitab Allah yang selalu diingat-ingat oleh ahli-ahli agama terdahulu.” Tidak ada satupun dari kitab tersebut yang menyebutkan bahwa ada tuhan bersama Allah sebagaimana yang mereka anggapkan. Sesungguhnya setiap kitab itu menegaskan tentang keesaan Allah.Bahkan kebanyakan mereka tidak mengetahui tentang keesaan Allah dan cara memisahkan kebenaran dari kebathilan. Mereka itu menolak kebenaran, menolak mengesakan Allah dan enggan mengikuti rasulallah karena tidak tahu
Sumber: https://tafsirweb.com/5536-surat-al-anbiya-ayat-24.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 24-25 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selainNya. Katakanlah) wahai Muhammad (Tunjukkanlah hujjah kalian!) yaitu dalil yang atas apa yang kalian ucapan (ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku) yaitu Al-Qur'an (dan peringatan bagi orang-orang yang sebelumku) yaitu kitab-kitab terdahulu, semuanya berbeda dengan apa yang kalian katakan dan sangkakan. Karena semua kitab yang diturunkan kepada semua nabi yang diutus mengatakan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Akan tetapi kalian, wahai orang-orang musyrik, tidak mengetahui kebenaran, dan kalian selalu berpaling darinya.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya, "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku!" (25)) Sebagaimana Allah berfirman: (Dan tanyakanlah kepada rasul-rasul Kami yang telah Kami utus sebelum kamu, "Adakah Kami menentukan tuhan-tuhan untuk disembah selain Allah Yang Maha Pemurah?” (45)) (Surah Az-Zukhruf) dan (Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah (saja) dan jauhilah Thaghut itu”) (Surah An-Nahl:36) Setiap nabi yang diutus Allah untuk menyeru manusia agar menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya, dan fitrah manusia adalah membenarkan hal itu.Orang-orang musyrik itu tidak mempunyai bukti dan hujjah di hadapan Tuhan mereka, dan bagi mereka murka Allah dan azab yang pedih.
Sumber: https://tafsirweb.com/5536-surat-al-anbiya-ayat-24.html
Informasi
Surat
الانبياۤء (Al-Anbiya')
Para Nabi — 112 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
24 dari 112 ayat
Juz
Juz 17
Halaman
Halaman 323
Ruku
Ruku 279
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 65 (129/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2507 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-21