الانبياۤء (Al-Anbiya')

Per AyatMushaf
فَرَجَعُوْٓا
maka mereka kembali
اِلٰٓى
kepada
اَنْفُسِهِمْ
diri mereka sendiri
فَقَالُوْٓا
lalu mereka berkata
اِنَّكُمْ
sesungguhnya kalian
اَنْتُمُ
kamu sekalian
الظّٰلِمُوْنَ
orang-orang yang menganiaya
ۙ
﴿٦٤﴾
Maka mereka kembali kepada kesadaran mereka dan berkata, “Sesungguhnya kamulah yang menzalimi (diri sendiri).”
2547 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Maka merekapun terbungkam dan tampak jelas bagi mereka kesesatan yang ada pada mereka, bagaimana bisa mereka menyembahnya, sedangkan patung-patung itu tak kuasa menolak apapun dari duri sendiri atau mengabulkan permintaan orang yang meminta kepadanya? Mereka pun mengaku diri mereka telah berbuat kezhaliman dan syirik.

Sumber: https://tafsirweb.com/5576-surat-al-anbiya-ayat-64.html

Tafsir as-Sa'di

64. “Maka mereka telah kembali kepada kesadaran mereka,” akal-akal mereka sehat kembali, dan daya nalar mereka pun berbalik lagi. Mereka tahu bahwa mereka sedang berada dalam kesesatan saat menyembahnya. Mereka pun mengakui telah berbuat aniaya dan kesyirikan “Lalu mereka berkata, ‘Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)’,” maka tercapailah tujuan yang diingikan Ibrahim.Hujjah telah mengikat mereka, dan bahwa tindakan mereka merupakan kekufuran dan kezhaliman.

Sumber: https://tafsirweb.com/5576-surat-al-anbiya-ayat-64.html

Tafsir Al-Wajiz

64. Lalu mereka menyalahkan diri sendiri dan sadar, kemudian berkata: “Sesungguhnya kalian adalah orang yang menzalimi diri sendiri dengan menyembah benda-benda mati yang tidak memberi kemahdharatan dan manfaat ini. Dan yang merusak berhala-berhala ini bukanlah orang zalim”

Sumber: https://tafsirweb.com/5576-surat-al-anbiya-ayat-64.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 64-67 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang kaum nabi Ibrahim saat nabi Ibrahim berkata kepada mereka apa yang telah dia katakan. (Maka mereka telah kembali kepada kesadaran mereka) yaitu mencela diri mereka sendiri karena tidak hati-hati dan menjaga berhala-berhala mereka, lalu mereka berkata: (Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)) Karena kalian meninggalkan berhala-berhala kalian tanpa ada seorang pun yang menjaganya (kemudian kepala mereka menjadi tertunduk) yaitu mereka menundukkan kepalanya, memandang ke tanah, lalu berkata: (Sesungguhnya kamu (hai Ibrahim) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara) Qatadah berkata kaum nabi Ibrahim kebingungan, lalu mereka berkata: (Sesungguhnya engkau telah mengetahui bahwa mereka (berhala-berhala ini) tidak dapat berbicara) As-Suddi berkata tentang firmanNya: (kemudian kepala mereka jadi tertunduk) yaitu dalam menghadapi ujian itu. Ibnu Zaid berkata bahwa mereka melakukan demikian karena memikirkan pendapat mereka. Tetapi pendapat Qatadah lebih jelas maknannya, karena sesungguhnya mereka melakukan hal itu karena kebingungan dan kelemahan.Oleh karena itu mereka berkata: (Sesungguhnya kamu mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara) maka bagaimana bisa kamu berkata kepada kami agar kami bertanya kepada berhala-berhala itu jika mereka berbicara, sedangkan kamu mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara. Maka pada saat itu juga Ibrahim berkata kepada mereka setelah mereka mengakui hal itu: (Maka mengapakah kalian menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudarat kepada kalian?) yaitu, jika berhala-berhala itu tidak bisa berbicara yaitu tidak bisa memberikan manfaat dan mudharat, maka mengapa kalian menyembah mereka selain Allah? (Ah (celakalah) kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah. Maka apakah kalian tidak memahami? (67)) yaitu Apakah kalian tidak merenungkan kesesatan dan kekafiran kalian yang berat ini yang tidak laku kecuali hanya di kalangan orang-orang yang bodoh, aniaya, durhaka.Nabi Ibrahim menegakkan hujjah terhadap mereka dan membungkam mereka. Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan itulah hujah Kami yang Kami .berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya…..) (Surah Al-An'am: 83).

Sumber: https://tafsirweb.com/5576-surat-al-anbiya-ayat-64.html

Informasi

Surat

الانبياۤء (Al-Anbiya')

Para Nabi — 112 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

64 dari 112 ayat

Juz

Juz 17

Halaman

Halaman 327

Ruku

Ruku 282

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 66 (131/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2547 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-21