الانبياۤء (Al-Anbiya')
Per AyatMushaf
اُفٍّ
ah (celaka)
لَّكُمْ
bagi kalian
وَلِمَا
dan kenapa
تَعْبُدُوْنَ
kamu menyembah
مِنْ
dari
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
ۗاَفَلَا
apakah maka tidak
تَعْقِلُوْنَ
kalian menggunakan akal
﴿٦٧﴾
Celakalah kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah! Tidakkah kamu mengerti?”
2550 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
66-67. Ibrahim berkata kepada mereka seraya merendahkan patung-patung tersebut, “Bagaimana kalian mau menyembah berhala-berhala yang tidak dapat mendatangkan manfaat bila disembah, dan tidak bisa mendatangkan madorot jika ditinggalkan? Amat buruk kalian dan tuhan-tuhan kalian itu yang kalian sembah selain Allah.Apakah kalian tidak berpikir, lalu memahami buruknya keadaan kalian itu?”
Sumber: https://tafsirweb.com/5579-surat-al-anbiya-ayat-67.html
Tafsir as-Sa'di
67. “Ah (celakalah) kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah,” maksudnya alangkah sesat kalian, betapa ruginya usaha kalian, dan betapa hinanya kalian dan patung-patung yang kalian ibadahi selain Allah. Jika kalian benar-benar berpikir, niscaya kalian akan mengetahui hakikat kondisi ini. Namun, ketika kalian tidak mendayagunakan akal pikiran, berbuat kebodohan dan kesesatan dengan sadar, maka binatang-binatang ternak lebih baik daripada kalian.
Sumber: https://tafsirweb.com/5579-surat-al-anbiya-ayat-67.html
Tafsir Al-Wajiz
67. Celakalah kalian, tuhan-tuhan kalian, dan peribadatan kalian terhadap berhala-berhala ini yang kalian anggap sebagai tuhan selain Allah. Apakah kalian tidak berpikir betapa buruknya tiruan kalian dan bahwa berhala-berhala ini tidak layak disembah?!Huruf lam pada kata {lakum} untuk menjelaskan kejenuhannya terhadap peribadatan itu
Sumber: https://tafsirweb.com/5579-surat-al-anbiya-ayat-67.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 64-67 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang kaum nabi Ibrahim saat nabi Ibrahim berkata kepada mereka apa yang telah dia katakan. (Maka mereka telah kembali kepada kesadaran mereka) yaitu mencela diri mereka sendiri karena tidak hati-hati dan menjaga berhala-berhala mereka, lalu mereka berkata: (Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)) Karena kalian meninggalkan berhala-berhala kalian tanpa ada seorang pun yang menjaganya (kemudian kepala mereka menjadi tertunduk) yaitu mereka menundukkan kepalanya, memandang ke tanah, lalu berkata: (Sesungguhnya kamu (hai Ibrahim) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara) Qatadah berkata kaum nabi Ibrahim kebingungan, lalu mereka berkata: (Sesungguhnya engkau telah mengetahui bahwa mereka (berhala-berhala ini) tidak dapat berbicara) As-Suddi berkata tentang firmanNya: (kemudian kepala mereka jadi tertunduk) yaitu dalam menghadapi ujian itu. Ibnu Zaid berkata bahwa mereka melakukan demikian karena memikirkan pendapat mereka. Tetapi pendapat Qatadah lebih jelas maknannya, karena sesungguhnya mereka melakukan hal itu karena kebingungan dan kelemahan.Oleh karena itu mereka berkata: (Sesungguhnya kamu mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara) maka bagaimana bisa kamu berkata kepada kami agar kami bertanya kepada berhala-berhala itu jika mereka berbicara, sedangkan kamu mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara. Maka pada saat itu juga Ibrahim berkata kepada mereka setelah mereka mengakui hal itu: (Maka mengapakah kalian menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudarat kepada kalian?) yaitu, jika berhala-berhala itu tidak bisa berbicara yaitu tidak bisa memberikan manfaat dan mudharat, maka mengapa kalian menyembah mereka selain Allah? (Ah (celakalah) kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah. Maka apakah kalian tidak memahami? (67)) yaitu Apakah kalian tidak merenungkan kesesatan dan kekafiran kalian yang berat ini yang tidak laku kecuali hanya di kalangan orang-orang yang bodoh, aniaya, durhaka.Nabi Ibrahim menegakkan hujjah terhadap mereka dan membungkam mereka. Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan itulah hujah Kami yang Kami .berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya…..) (Surah Al-An'am: 83).
Sumber: https://tafsirweb.com/5579-surat-al-anbiya-ayat-67.html
Informasi
Surat
الانبياۤء (Al-Anbiya')
Para Nabi — 112 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
67 dari 112 ayat
Juz
Juz 17
Halaman
Halaman 327
Ruku
Ruku 282
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 66 (131/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2550 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-21