البقرة (Al-Baqarah)

Per AyatMushaf
وَلَمَّا
dan tatkala
بَرَزُوْا
(mereka) telah nampak
لِجَالُوْتَ
bagi/kepada Jalut
وَجُنُوْدِهٖ
dan tentaranya
قَالُوْا
mereka berkata/berdoa
رَبَّنَآ
ya Tuhan kami
اَفْرِغْ
tuangkanlah
عَلَيْنَا
atas kami
صَبْرًا
kesabaran
وَّثَبِّتْ
dan kokohkanlah
اَقْدَامَنَا
tapak kaki/pendirian kami
وَانْصُرْنَا
dan tolonglah kami
عَلَى
atas/terhadap
الْقَوْمِ
kaum
الْكٰفِرِيْنَ
orang-orang kafir
ۗ
﴿٢٥٠﴾
Dan ketika mereka maju melawan Jalut dan tentaranya, mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kukuhkanlah langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”
257 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan setelah nampak Jalut dan tentara-tentaranya, mereka dapat memandang dan melihat marabahaya dengan mata kepala mereka. Mereka pun bersimpuh memohon pertolongan kepada Allah dengan berdoa dan penuh ketundukan Seraya mengucapkan “wahai tuhan kami turunkanlah kepada hati kami kesabaran yang besar, teguhkanlah kaki-kaki kami, dan jadikanlah kuat dalam memerangi musuh, agar kami tidak lari akibat beratnya peperangan, dan menangkanlah kami dengan bantuan dan pertolongan Mu melawan orang-orang kafir itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/989-surat-al-baqarah-ayat-250.html

Tafsir as-Sa'di

249-250. “Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu Sungai,” kalian akan melewatinya saat kalian sangat membutuhkan air, “maka siapa di antara kamu meminum airnya dia bukanlah pengikutku,” maksudnya ia tidak taat kepadaku, karena hal itu adalah bukti yang jelas tentang ketidaksabarannya dan memuncaknya ketakutannya, “dan barangsiapa tiada meminumnya maka dia adalah pengikutku,” karena kejujuran dan kesabarannya, “kecuali menceduk seceduk tangan,” maka hal itu dapat ditoleransi. Ketika mereka sampai di sungai tersebut dan saat itu mereka sangat membutuhkan air, maka seluruhnya minum dari sungai itu, “kecuali beberapa orang di antara mereka,” karena mereka bersabar dan tidak minum. “Maka tatkala thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi Sungai itu orang-orang yang telah minum berkata,” yaitu orang-orang yang penakut (pengecut) atau (menurut pendapat lain), orang-orang yang menyeberangi sungai “tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya.” Apabila yang berkata itu adalah orang-orang yang penakut tersebut, maka perkataan ini adalah merupakan sebuah pembenaran akan ketakutan mereka, namun apabila orang-orang yang berkata itu adalah mereka yang menyeberang bersama tholut, maka sesungguhnya telah timbul sebagai bentuk kelemahan dalam jiwa-jiwa mereka. Akan tetapi orang-orang yang keimanan yang sempurna mendorong semangat dan menguatkan mereka untuk terus maju berperang, di mana mereka berkata, “Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah dan Allah beserta orang-orang yang sabar,” dengan pertolongan, dukungan, dan bantuanNya hingga mereka tegar dan bersabar dalam memerangi musuh mereka, Jalut beserta bala tentaranya.

Sumber: https://tafsirweb.com/989-surat-al-baqarah-ayat-250.html

Tafsir Al-Wajiz

250. Dan ketika mereka telah melihat Jalut (pemimpin raksasa) dan tentaranya, mereka berkata: “Wahai Tuhan kami, sudah sangat sabar, Kami telah memperteguh dan menguatkan diri untuk berjihad dan tidak melarikan diri, maka tolonglah kami atas musuh-musuh kami yang kafir, yaitu Jalut dan para pasukannya. Berilah kami pertolongan sehingga kami bisa menang atas mereka”

Sumber: https://tafsirweb.com/989-surat-al-baqarah-ayat-250.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 250-252 Yaitu, ketika kelompok orang yang beriman, yang jumlahnya sedikit dari pengikut Thalut menghadapi musuh mereka, yakni pengikut Jalut yang jumlahnya banyak, (merekapun (Thalut dan tentaranya) berdoa: "Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami) yaitu turunkanlah kepada kami kesabaran dariMu (dan kokohkanlah pendirian kami) yaitu ketika berhadapan dengan musuh, dan hindarkanlah kami dari melarikan diri dan kelemahan (dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir) Firman Allah (Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah) yaitu mereka mengalahkan tentara Jalut dengan pertolongan Allah kepada mereka (dan (dalam peperangan itu) Dawud membunuh Jalut) (kemudian Allah memberikan kepadanya (Dawud) pemerintahan) yang ada pada Thalut, (dan hikmah) yaitu kenabian setelah Syamu’il (Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini) yaitu Jika Allah tidak mencegah satu kaum terhadap kaum lainnya sebagaimana Dia mencegah Bani Israil membunuh Thalut dan keberanin nabi Dawud, maka sungguh mereka akan hancur, sebagaimana Allah berfirman (Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah) (Surah Al-Hajj: 40) Firman Allah (Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam), yaitu Dzat yang memiliki karunia dan rahmat atas mereka, yang mencegah mereka melakukan kerusakan satu sama lain, serta milikNyalah hukum, hikmah, dan hujjah atas ciptaanNya dalam seluruh tindakan dan firmanNya.Kemudian Allah berfirman (Itu adalah ayat-ayat dari Allah, Kami bacakan kepadamu dengan hak (benar) dan sesungguhnya kamu benar-benar salah seorang di antara nabi-nabi yang diutus) yaitu Ini adalah ayat-ayat Allah yang Kami ceritakan kepadamu terkait dengan urusan orang-orang yang Kami sebutkan dengan kebenaran, yaitu tentang hal-hal yang sesuai dengan apa yang dimiliki oleh Ahli Kitab yang berupa kebenaran yang diajarkan oleh para ahli ilmu Bani Israil. (Dan sesungguhnya kamu) wahai nabi Muhammad, (benar-benar salah seorang di antara nabi-nabi yang diutus) Ini merupakan penegasan dan pengantar bagi sumpahNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/989-surat-al-baqarah-ayat-250.html

Informasi

Surat

البقرة (Al-Baqarah)

Sapi — 286 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

250 dari 286 ayat

Juz

Juz 2

Halaman

Halaman 41

Ruku

Ruku 34

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 8 (16/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-257 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-2