الانبياۤء (Al-Anbiya')

Per AyatMushaf
قَالَ
(Muhammad) berkata
رَبِّ
ya Tuhanku
احْكُمْ
berilah keputusan
بِالْحَقِّۗ
dengan benar
وَرَبُّنَا
dan Tuhan kami
الرَّحْمٰنُ
Maha Pengasih
الْمُسْتَعَانُ
tempat dimintai pertolongan
عَلٰى
atas
مَا
apa
تَصِفُوْنَ
kamu sifatkan/katakan
ࣖ
﴿١١٢﴾
Dia (Muhammad) berkata, “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami Maha Pengasih, tempat memohon segala pertolongan atas semua yang kamu katakan.”
2595 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Nabi Muhammad berkata, “Wahai Tuhanku, berilah keputusan antara kami dan kaum kami yang mendustakan (kami) dengan putusan yang adil. Dan kami memohon kepada Tuhan kami Yang Maha Pengasih dan juga memohon pertolongan kepadaNya terhadap apa yang kalian perbuat (wahai orang-orang kafir) berupa kesyirikan, pendustaan dan kebohongan, dan juga apa yang kalian ancamkan terhadap kami, yaitu mempercundangi dan mengalahkan (kami).”

Sumber: https://tafsirweb.com/5624-surat-al-anbiya-ayat-112.html

Tafsir as-Sa'di

112. “(Muhammad) berkata, ‘Ya Rabbku, berilah keputusan dengan adil’,” yaitu antara kita dan kaum kafirin. Lalu Allah mengabulkan permohonan doa ini. Allah menetapkan keputusan hukuman bagi mereka di dunia sebelum di akhirat, dalam bentuk siksaan yang Allah timpakan kepada kaum kafirin, seperti (kekalahan dalam) peperangan badr dan lainnya. “Dan Rabb kami ialah Rabb Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohon pertolonganNya terhadap apa yang kamu katakana,” kami memohon ar-Rahman dan memohon pertolongan kepadaNya atas apa kalian deskripsikan, seperti ucapan kalian, “Kami akan mengalahkan kalian, agama kalian akan meredup!” Dalam masalah ini, kami tidak silau dengan kekuatan kami, dan tidak akan bergantung kepada daya dan kekuatan pribadi.Kami hanyalah memohon pertolongan kepada ar-Rahman yang ubun-ubun setiiap makhluk berada di tanganNya. Kami berharap kepadaNya agar sudi menyempurnakan suatu pertolongan yang kami mohonkan kepadaNya dari sebagian rahmatNya. Allah telah mewujudkannya.Segala puji bagiNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5624-surat-al-anbiya-ayat-112.html

Tafsir Al-Wajiz

112. Setelah menyampaikan risalahnya kepada kaumnya dan didustakan oleh mereka, Nabi ﷺ bersabda: “Wahai Tuhanku, tentukanlah hukum antara aku dan para pendusta itu, yaitu penduduk Mekah dengan hukum yang haq dan adil di sisiMu. Dan Tuhan Kami itu Maha Pengasih bagi hamba-hambaNya, dan dimintai pertolongan atas apa yang kalian ucapkan berupa kebohongan dan kepalsuan”

Sumber: https://tafsirweb.com/5624-surat-al-anbiya-ayat-112.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 108-112 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan kepada RasulNya ﷺ agar berkata kepada orang-orang musyrik (Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah bahwasanya Tuhan kalian adalah Tuhan Yang Esa. Maka hendaklah kalian berserah diri (kepada-Nya)) yaitu mengikuti hal itu, berserah diri dan taat kepadaNya (Jika mereka berpaling) yaitu meninggalkan apa yang kamu serukan kepada mereka (maka katakanlah, "Aku telah menyampaikan kepada kamu sekalian hal yang sama”) yaitu, aku beritahukan kepada kalian bahwa aku adalah musuh kalian sebagaimana kalian adalah musuhku, dan aku berlepas diri dari kalian sebagaimana kalian berlepas diri dariku. Sebagaimana firmanNya: (Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah, "Bagiku pekerjaanku, dan bagi kalian pekerjaan kalian. Kalian berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan, dan aku pun berlepas diri terhadap apa yang kalian kerjakan” (41)) (Surah Yunus) dan (Dan jika kamu mengetahui pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang sama) (Surah Al-Anfal: 58) yaitu agar pengetahuanmu dan mereka terkait dengan perjanjian itu sama.Demikian di sini: (Jika mereka berpaling, maka katakanlah, "Aku telah menyampaikan kepada kamu sekalian hal yang sama”) yaitu, aku telah memberitahukan kepada kalian bahwa aku berlepas diri dari kalian dan kalian berlepas diri dariku, karena aku mengetahui hal itu. Firman Allah: ("dan aku tidak mengetahui apakah yang diancamkan kepada kalian itu sudah dekat atau masih jauh”) yaitu pasti terjadi, tetapi aku tidak mengetahui apakah sudah dekat atau masih jauh (Sesungguhnya Dia mengetahui perkataan (yang kalian ucapkan) dengan terang-terangan, dan Dia mengetahui apa yang kalian rahasiakan (110)) yaitu sesungguhnya Allah mengetahui semua yang ghaib dan mengetahui semua yang ditampakkan dan yang disembunyikan. Dia mengetahui semua yang tampak dan yang tersembunyi dalam hati, Dia mengetahui semua rahasia dan yang tersembunyi.Dia juga mengetahui apa yang dilakukan para hambaNya secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Dia akan membalas mereka atas perbuatan mereka, baik yang kecil maupun besar. Firman Allah: (Dan aku tidak mengetahui, boleh jadi hal itu cobaan bagi kalian dan kesenangan sampai kepada suatu waktu (111)) yaitu, saya tidak mengetahui barangkali hal itu sebagai cobaan bagi kalian dan kesenangan sampai waktu tertentu.Ibnu Jarir berkata, barangkali penangguhan siksa itu bagi kalian merupakan cobaan dan kesenangan sampai waktu yang ditentukan. ((Muhammad) berkata, "Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil”) yaitu berilah keputusan di antara kami dan kaum kami yang mendustakan kebenaran. Firman Allah: ("Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi yang dimohonkan pertolongan­Nya terhadap apa yang kalian katakan") yaitu terhadap apa yang kalian katakan dan buat-buat berupa kedustaan, serta kalian membuar beragam kebohongan. Dan hanya Allah yang dimintai pertolongan terhadap apa yang kalian lakukan itu.Segala puji bagi Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/5624-surat-al-anbiya-ayat-112.html

Informasi

Surat

الانبياۤء (Al-Anbiya')

Para Nabi — 112 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

112 dari 112 ayat

Juz

Juz 17

Halaman

Halaman 331

Ruku

Ruku 284

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 66 (132/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2595 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-21