البقرة (Al-Baqarah)
Per AyatMushaf
يٰٓاَيُّهَا
wahai
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰمَنُوْٓا
beriman
اَنْفِقُوْا
belanjakanlah
مِمَّا
dari apa
رَزَقْنٰكُمْ
Kami rezkikan kepadamu
مِّنْ
dari
قَبْلِ
sebelum
اَنْ
bahwa
يَّأْتِيَ
akan datang
يَوْمٌ
hari
لَّا
tidak
بَيْعٌ
jual beli
فِيْهِ
didalamnya
وَلَا
dan tidak ada
خُلَّةٌ
persahabatan
وَّلَا
dan tidak ada
شَفَاعَةٌ
syafa'at
ۗوَالْكٰفِرُوْنَ
dan orang-orang kafir
هُمُ
mereka
الظّٰلِمُوْنَ
orang-orang yang dzalim
﴿٢٥٤﴾
Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan dan tidak ada lagi syafaat. Orang-orang kafir itulah orang yang zalim.
261 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan membenarakan rasulNya, serta mengamalkan petunjuk ajaranNya, keluarkanlah zakat yang wajib dan bersedekahlah kalian dengan apa yang Allah berikan kepada kalian sebelum datangnya Hari Kiamat, yaitu ketika tidak ada lagi jual beli yang mendatangkan keuntungan, dan tidak ada harta yang dapat kalian gunakan untuk menebus diri kalian dari siksaan Allah dan tidak ada hubungan persahabatan dengan kawan karib yang akan menolong kalian, dan tidak ada pemberi syafaat yang memberi hak untuk meringankan siksaan dari kalian. Dan orang-orang kafir itu adalah orang-orang yang berbuat kedzhaliman lagi melampaui batas-batas Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/1020-surat-al-baqarah-ayat-254.html
Tafsir as-Sa'di
254. Allah menganjurkan kepada kaum Mukminin untuk berinfak pada segala macam bentuk kebaikan, karena tidak disebutkannya obyek dalam kalimat menunjukkan pada keumuman. Dan Allah juga mengingatkan tentang nikmatNya atas mereka, bahwa Allah-lah yang telah memberi rizki kepada mereka dan memberikan berbagai macam nikmat atas mereka, dan Allah tidak memerintahkan kepada mereka untuk mengeluarkan seluruh harta yang ada pada mereka, akan tetapi ayat ini hadir dengan kata ‘min’ (dari) yang menunjukkan arti sebagian, maka hal ini di antara perkara yang mengajak mereka untuk berinfak, dan juga di antara hal yang mengajak mereka untuk berinfak adalah kabar Allah kepada mereka bahwa infak-infak tersebut akan tersimpan rapi di sisi Allah pada suatu hari yang tidak ada gunanya lagi saling tawar menawar untuk berjual beli dan semacamnya, tidak pula bantuan-bantuan sosial maupun syafa’at.Setiap orang akan berkata apa yang telah saya persembahkan untuk kehidupan saya, maka seluruh sebab-sebab akan lenyap, kecuali sebab-sebab yang berkaitan dengan ketaatan kepada Allah dan keimanan kepadaNya, "(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih" -Asy-Syu’ara:88-89- "Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal (saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga)." Saba:37 "Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya." Al-Muzzammil:20- Kemudian Allah berfirman, “Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zhalim.” Hal itu karena Allah menciptakan mereka hanya untuk beribadah kepadaNya, Dia memberi rizki dan menyehatkan mereka agar mereka mampu mengerjakan ketaatan dengannya, namun mereka berpaling dari tujuan Allah menciptakan mereka, mereka menyekutukan Allah dengan apa yang tidak Allah turunkan keterangan tentangnya.Mereka melakukan kekufuran, kefasikan, dan kemaksiatan dengan kenikmatan itu, mereka tidak meletakkan keadilan pada tempatnya, oleh karena itulah kezhaliman yang mutlak meliputi mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/1020-surat-al-baqarah-ayat-254.html
Tafsir Al-Wajiz
254. Wahai orang-orang yang beriman berinfaklah di jalan Allah dari rejeki yang diberikan Allah kepada kalian sesuai kemampuan, supaya kalian menerima pahala di akhirat sebelum datangnya hari kiamat yang mana tidak ada jual-beli di dalamnya sehingga kalian bisa menebus diri kalian dari azab, dan hari dimana di dalamnya tidak ada pertolongan dan belas kasihan. Orang-orang kafir itu adalah orang-orang yang menzalimi diri sendiri dengan mendustakan para rasul dan mengingkari perintah Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/1020-surat-al-baqarah-ayat-254.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى memerintahkan hamba-hambaNya untuk menginfakkan dari rezeki yang telah Dia berikan kepada mereka di jalanNya, yaitu jalan kebaikan, agar mereka menyimpan pahala dari itu di sisi Tuhan dan Raja mereka, agar mereka bergegas menuju hal itu dalam kehidupan dunia, (sebelum datang hari yang pada hari itu) yaitu hari kiamat (tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at) yaitu, tidak ada yang dapat dijual dari dirinya atau tidak mendapatkan manfaat dengan harta yang dikeluarkan, meskipun dia membawa emas sebanyak isi bumi, dan tidak akan bermanfaat baginya persahabatan seseorang, yaitu sedekahnya, bukan hubungan keluarganya. Sebagaimana Allah berfirman: (Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya (101)) (Surah Al-Mu'minun) dan tidak ada pula syafa'at, yaitu yang akan bermanfaat baginya, syafa'at dari para pemberi syafa'at.Firman Allah : (Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim) dalam ayat ini mubtada’nya dikhususkan pada khabarnya, yakni bahwa tidak ada orang yang lebih zalim daripada mereka yang ingkar kepada Allah pada hari itu. Ibnu Abu Hatim meriwayatkan dari ‘Atha' bin Dinar, dia berkata: “Segala puji bagi Allah yang berfirman: (Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim) Dia tidak berfirman: “Orang-orang yang zalim itu adalah orang-orang kafir”
Sumber: https://tafsirweb.com/1020-surat-al-baqarah-ayat-254.html
Informasi
Surat
البقرة (Al-Baqarah)
Sapi — 286 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
254 dari 286 ayat
Juz
Juz 3
Halaman
Halaman 42
Ruku
Ruku 35
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 9 (17/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-261 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-2