المؤمنون (Al-Mu'minun)
Per AyatMushaf
فَاَرْسَلْنَا
maka Kami utus
فِيْهِمْ
kepada mereka
رَسُوْلًا
seorang Rasul
مِّنْهُمْ
dari mereka
اَنِ
agar
اعْبُدُوا
sembahlah
اللّٰهَ
Allah
مَا
tidak ada
لَكُمْ
bagi kalian
مِّنْ
dari
اِلٰهٍ
Tuhan
غَيْرُهٗۗ
selain Dia
اَفَلَا
apakah maka tidak
تَتَّقُوْنَ
kamu bertakwa
ࣖ
﴿٣٢﴾
Lalu Kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan mereka sendiri (yang berkata), “Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?”
2705 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Kami mengutus ditengah mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yaitu Hud. Dia berkata kepada mereka, “Beribadahlah hanya kepada Allah. Sekali-kali kalian tidak mempunyai sesembahan yang haq selainNya.Apakah kalian tidak takut akan siksaNya, bila kalian menyembah selainNYa?”
Sumber: https://tafsirweb.com/5924-surat-al-muminun-ayat-32.html
Tafsir as-Sa'di
32 “lalu kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan mereka sendiri,” yang bersal dari bangsa mereka. Mereka mengetahui silsilah nasab, kedudukan social, dan kejujurannya agar mereka lebih segera patuh lantaran berasal dari orang-orang kalangan mereka sendiri dan lebih menghilangkan antipasti mereka. Beliau menyerukan kepada sasaran seperti (inti sari) dakwah yang diserukan oleh para rasul kepada para umat mereka, “sembahlah Allah oleh kamu sekalian, sekali-kali tidak ada tuhan (yang haq) selain dariNya.” Mereka semua telah bersepakat tentang dakwah (tauhid) ini.Ini adalah dakwah yang pertama kali mereka serukan kepada para umat mereka; (yaitu) perintah untuk beribadah kepada Allah saja dan pemberitahuan bahwa Dia adalah Dzat yang paling berhak diibadahi serta larangan dari menyembah selainNya, dan pemberitahuan kebatilan dan kerusakan peribadahan kepada selainNya. Oleh sebab itu, Allah berfirman, “maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepadaNya),” yaitu kepada Rabb kalian, sehingga meninggalkan berhala-berhala dan patung-patung itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/5924-surat-al-muminun-ayat-32.html
Tafsir Al-Wajiz
32. Lalu Kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan mereka sendiri yang berkata: "Duhai kamu sekalian, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan selain Dia. Maka mengapa kamu tidak takut kepada azab-Nya, sehingga kalian meninggalkan penyembahan tuhan selain Dia, meninggalkan kesyirikan.Mengapa kalian tidak takut akan azab-Nya, sehingga kalian menjadi beriman?
Sumber: https://tafsirweb.com/5924-surat-al-muminun-ayat-32.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 31-41 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia menjadikan umat lain setelah kaum nabi Nuh. Dikatakan bahwa yang dimaksud dengan mereka adalah kaum 'Ad, karena sesungguhnya merekalah yang berkuasa setelah kaum nabi Nuh. Dikatakan juga bahwa mereka adalah kaum Tsamud, berdasarkan firmanNya: (Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak) Dan bahwa Allah سبحانه وتعالى mengutus seorang rasul di antara mereka yang menyeru mereka untuk menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya.Lalu mereka mendustakannya, menentangnya, dan menolak mengikutinya hanya karena dia adalah seorang manusia seperti mereka. Mereka enggan mengikuti rasul yang merupakan seorang manusia, mereka mendustakan pertemuan dengan Allah pada hari kiamat, dan mereka mengingkari hari kebangkitan di mana manusia dibangkitkan kembali. Mereka berkata: (Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian bahwa bila kamu telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, kamu sesungguhnya akan dikeluarkan (dari kuburmu)? (35) Jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu (36)) yaitu hal itu sangat mustahil sekali (Ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah) yaitu dalam apa yang disampaikan kepada kalian berupa risalah, peringatan, dan berita tentang hari kiamat ("dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya” (38) Rasul itu berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku” (39)) yaitu rasul itu memohon pertolongan dan bantuan kepada Allah dalam menghadapi mereka, dan Allah mengabulkan doanya (Allah berfirman, "Dalam sedikit waktu lagi pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal” (40)) yaitu mereka menentangmu dan mengingkari apa yang kamu sampaikan kepada mereka (Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak) yaitu mereka memang berhak mendapatkan hal itu dari Allah karena kekafiran dan kesewenang-wenangan mereka.Yang jelas bahwa ini menunjukkan bahwa azab ini merupakan berupa gabungan antara angin kencang, sangat kuat dan sangat dingin (yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka) (Surah Al-Ahqaf: 25) Firman Allah: (dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir) yaitu mati dan binasa seperti buih banjir, yaitu sesuatu yang hina dan tidak ada artinya dan manfaatnya sama sekali (maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim itu) sebagaimana firmanNya: (Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (76)) (Surah Az-Zukhruf) karena kekafiran, keingkaran, dan pertentangan mereka kepada Rasulallah ﷺ.Maka orang-orang yang mendengarnya itu menghindari dari perbuatan mendustakan rasul mereka
Sumber: https://tafsirweb.com/5924-surat-al-muminun-ayat-32.html
Informasi
Surat
المؤمنون (Al-Mu'minun)
Orang-Orang Mukmin — 118 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
32 dari 118 ayat
Juz
Juz 18
Halaman
Halaman 344
Ruku
Ruku 296
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 69 (137/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2705 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-23