المؤمنون (Al-Mu'minun)

Per AyatMushaf
وَقَالَ
dan berkata
الْمَلَاُ
pemuka-pemuka
مِنْ
dari
قَوْمِهِ
kaumnya
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
وَكَذَّبُوْا
dan mereka mendustakan
بِلِقَاۤءِ
dengan menemui
الْاٰخِرَةِ
hari akhirat
وَاَتْرَفْنٰهُمْ
dan Kami mewahkan mereka
فِى
dalam
الْحَيٰوةِ
kehidupan
الدُّنْيَاۙ
dunia
مَا
tidaklah
هٰذَآ
ini
اِلَّا
melainkan
بَشَرٌ
seorang manusia
مِّثْلُكُمْۙ
seperti kamu
يَأْكُلُ
ia makan
مِمَّا
dari apa yang
تَأْكُلُوْنَ
kamu makan
مِنْهُ
dari padanya
وَيَشْرَبُ
dan ia minum
مِمَّا
dari apa yang
تَشْرَبُوْنَ
kamu minum
﴿٣٣﴾
Dan berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya dan yang mendustakan pertemuan hari akhirat serta mereka yang telah Kami beri kemewahan dan kesenangan dalam kehidupan di dunia, “(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan apa yang kamu makan, dan dia minum apa yang kamu minum.”
2706 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Maka para pembesar dan pemuka-pemuka dari kaumnya yang kafir kepada Allah dan mengingkari kehidupan akhirat, yaitu orang-orang yang kemewahan hidup dunia telah menyebabkan mereka bertindak melampaui batas berkata, “Tidaklah orang yang menyeru kalian kepada pengesaan Allah dalam ibadah ini, melainkan manusia biasa seperti kalian, dia makan dari jenis makanan kalian dan minum dari jenis minuman yang sama dengan minuman kalian.

Sumber: https://tafsirweb.com/5925-surat-al-muminun-ayat-33.html

Tafsir as-Sa'di

33 Kemudian berkatalah, “pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya dan yang mendustakan akan menemui Hari Akhirat (kelak) dan yang telah kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia,” maksudnya para pembesar yang telah menggabungkan antara kekufuran, permusuhan dan pengingkaran terhadap hari kebangkitan dan pembalasan, serta kehidupan mewah di dunia telah menyebabkan mereka melampaui batas sebagai perlawanan terahadap nabi mereka dan pendustaan serta peringatan (kepada manusia) darinya berkata,” (orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu,” maksudnya dari komunitas kalian, “dia makan dari apa yang kamu makan dan meminum dari apa yang kmau minum,” lalu sisi apakah yang melebihkan dia di atas kalian? Kenapa ia tidak berupa malaikat yang tidak makan makanan dan tidak minum minuman?

Sumber: https://tafsirweb.com/5925-surat-al-muminun-ayat-33.html

Tafsir Al-Wajiz

33. Berkatalah para pemuka kafir di antara kaumnya yang mengingkari Allah dan rasul-Nya serta mendustakan hari akhirat beserta siksa dan pahalanya. Kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia dengan berbagai keluasan rizki dan anak, sehingga mereka berkata: "Orang ini (yaitu nabi Hud) tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan dari apa yang kamu makan, dan meminum juga dari apa yang kamu minum.Kalau memang Allah mengutusnya sebagai rasul, pasti Allah telah menjadikannya sebagai malaikat.”

Sumber: https://tafsirweb.com/5925-surat-al-muminun-ayat-33.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 31-41 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia menjadikan umat lain setelah kaum nabi Nuh. Dikatakan bahwa yang dimaksud dengan mereka adalah kaum 'Ad, karena sesungguhnya merekalah yang berkuasa setelah kaum nabi Nuh. Dikatakan juga bahwa mereka adalah kaum Tsamud, berdasarkan firmanNya: (Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak) Dan bahwa Allah سبحانه وتعالى mengutus seorang rasul di antara mereka yang menyeru mereka untuk menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya.Lalu mereka mendustakannya, menentangnya, dan menolak mengikutinya hanya karena dia adalah seorang manusia seperti mereka. Mereka enggan mengikuti rasul yang merupakan seorang manusia, mereka mendustakan pertemuan dengan Allah pada hari kiamat, dan mereka mengingkari hari kebangkitan di mana manusia dibangkitkan kembali. Mereka berkata: (Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian bahwa bila kamu telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, kamu sesungguhnya akan dikeluarkan (dari kuburmu)? (35) Jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu (36)) yaitu hal itu sangat mustahil sekali (Ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-adakan ke­bohongan terhadap Allah) yaitu dalam apa yang disampaikan kepada kalian berupa risalah, peringatan, dan berita tentang hari kiamat ("dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya” (38) Rasul itu berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku” (39)) yaitu rasul itu memohon pertolongan dan bantuan kepada Allah dalam menghadapi mereka, dan Allah mengabulkan doanya (Allah berfirman, "Dalam sedikit waktu lagi pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal” (40)) yaitu mereka menentangmu dan mengingkari apa yang kamu sampaikan kepada mereka (Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak) yaitu mereka memang berhak mendapatkan hal itu dari Allah karena kekafiran dan kesewenang-wenangan mereka.Yang jelas bahwa ini menunjukkan bahwa azab ini merupakan berupa gabungan antara angin kencang, sangat kuat dan sangat dingin (yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhan­nya, maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka) (Surah Al-Ahqaf: 25) Firman Allah: (dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir) yaitu mati dan binasa seperti buih banjir, yaitu sesuatu yang hina dan tidak ada artinya dan manfaatnya sama sekali (maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim itu) sebagaimana firmanNya: (Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (76)) (Surah Az-Zukhruf) karena kekafiran, keingkaran, dan pertentangan mereka kepada Rasulallah ﷺ.Maka orang-orang yang mendengarnya itu menghindari dari perbuatan mendustakan rasul mereka

Sumber: https://tafsirweb.com/5925-surat-al-muminun-ayat-33.html

Informasi

Surat

المؤمنون (Al-Mu'minun)

Orang-Orang Mukmin — 118 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

33 dari 118 ayat

Juz

Juz 18

Halaman

Halaman 344

Ruku

Ruku 297

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 69 (137/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2706 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-23