المؤمنون (Al-Mu'minun)
Per AyatMushaf
اِنْ
tidaklah
هُوَ
ia
اِلَّا
melainkan
رَجُلُ
seorang laki-laki
ِۨافْتَرٰى
ia mengada-adakan
عَلَى
atas
اللّٰهِ
Allah
كَذِبًا
kebohongan
وَّمَا
dan tidaklah
نَحْنُ
kami
لَهٗ
kepadanya
بِمُؤْمِنِيْنَ
dengan orang-orang yang beriman
﴿٣٨﴾
Dia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kita tidak akan mempercayainya.
2711 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan tidaklah penyeru kalian kepada keimanan ini, kecuali seorang lelaki yang telah membuat-buat kebohongan terhadap Allah. Dan kita tidak perlu membenarkan apa yang dia katakan kepada kita.”
Sumber: https://tafsirweb.com/5930-surat-al-muminun-ayat-38.html
Tafsir as-Sa'di
38 “Dia tidak lain hanyalah seorang lelaki yang berpenyakit gila,”Karena itu, dia membawa penetapan tentang pengesaan Allah (dalam ibadah) dan tempat kembali (kebangkitan)! “maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai hukuman lain darinya sebagai bentuk penghormatan baginya, lantaran dia seorang yang gila, yang tidak bisa di hukum di sebabkan sesuatu yang diucapkannya. Maksudnya, menurut anggapan mereka yang batil, sudah tidak ada lagi acara berdebat dengannya menyangkut kebenaran risalah yang ia bawa. Mereka telah berasumsi bahwa riasalah nya batil.Ungkapan yang masih tersisa adalah apakah perlu mereka menghukuminya atau tidak? Berdasarkan sangkaan mereka, bahwa akal-akal mereka yang matang menyimpulkan membiarkannya hidup, tanpa menghukumnya, meskipun terdapat alasan yang kuat (untuk menghukumnya). Lalu apakah ada penentangan dan kekufuran yang lebih fatal dari ini?!
Sumber: https://tafsirweb.com/5930-surat-al-muminun-ayat-38.html
Tafsir Al-Wajiz
38. Ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kami tidak akan beriman kepadanya dan tidak akan mempercayai hari kebangkitan yang ia sampaikan.
Sumber: https://tafsirweb.com/5930-surat-al-muminun-ayat-38.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 31-41 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia menjadikan umat lain setelah kaum nabi Nuh. Dikatakan bahwa yang dimaksud dengan mereka adalah kaum 'Ad, karena sesungguhnya merekalah yang berkuasa setelah kaum nabi Nuh. Dikatakan juga bahwa mereka adalah kaum Tsamud, berdasarkan firmanNya: (Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak) Dan bahwa Allah سبحانه وتعالى mengutus seorang rasul di antara mereka yang menyeru mereka untuk menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya.Lalu mereka mendustakannya, menentangnya, dan menolak mengikutinya hanya karena dia adalah seorang manusia seperti mereka. Mereka enggan mengikuti rasul yang merupakan seorang manusia, mereka mendustakan pertemuan dengan Allah pada hari kiamat, dan mereka mengingkari hari kebangkitan di mana manusia dibangkitkan kembali. Mereka berkata: (Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian bahwa bila kamu telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, kamu sesungguhnya akan dikeluarkan (dari kuburmu)? (35) Jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu (36)) yaitu hal itu sangat mustahil sekali (Ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah) yaitu dalam apa yang disampaikan kepada kalian berupa risalah, peringatan, dan berita tentang hari kiamat ("dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya” (38) Rasul itu berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku” (39)) yaitu rasul itu memohon pertolongan dan bantuan kepada Allah dalam menghadapi mereka, dan Allah mengabulkan doanya (Allah berfirman, "Dalam sedikit waktu lagi pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal” (40)) yaitu mereka menentangmu dan mengingkari apa yang kamu sampaikan kepada mereka (Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak) yaitu mereka memang berhak mendapatkan hal itu dari Allah karena kekafiran dan kesewenang-wenangan mereka.Yang jelas bahwa ini menunjukkan bahwa azab ini merupakan berupa gabungan antara angin kencang, sangat kuat dan sangat dingin (yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka) (Surah Al-Ahqaf: 25) Firman Allah: (dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir) yaitu mati dan binasa seperti buih banjir, yaitu sesuatu yang hina dan tidak ada artinya dan manfaatnya sama sekali (maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim itu) sebagaimana firmanNya: (Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (76)) (Surah Az-Zukhruf) karena kekafiran, keingkaran, dan pertentangan mereka kepada Rasulallah ﷺ.Maka orang-orang yang mendengarnya itu menghindari dari perbuatan mendustakan rasul mereka
Sumber: https://tafsirweb.com/5930-surat-al-muminun-ayat-38.html
Informasi
Surat
المؤمنون (Al-Mu'minun)
Orang-Orang Mukmin — 118 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
38 dari 118 ayat
Juz
Juz 18
Halaman
Halaman 344
Ruku
Ruku 297
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 69 (138/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2711 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-23