المؤمنون (Al-Mu'minun)

Per AyatMushaf
مَا
tidak
تَسْبِقُ
mendahului
مِنْ
dari
اُمَّةٍ
suatu ummat
اَجَلَهَا
ajalnya
وَمَا
dan tidak
يَسْتَأْخِرُوْنَ
mereka terlambat
ۗ
﴿٤٣﴾
Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya, dan tidak (pula) menangguhkannya.
2716 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Tidaklah akan mendahului Suatu umat dari umat-umat yang mendustakan itu waktu yang telah ditentukan bagi kehancurannya, dan tidak akan mundur darinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5935-surat-al-muminun-ayat-43.html

Tafsir as-Sa'di

42-43 Maksudnya, kemudian setelah (kehancuran) orang-orang yang mendustakan lagi menentang, Allah menciptakan “umat-umat yang lain,” setiap umat berada dimasa yang sudah ditentukan dan jangka waktu yang dibatasi, tidak maju maupun mundur darinya. Kami mengirimkan rasul secara bergantian, dengan harapan mereka mau beriman dan bertaubat. Namun, kekufuran dan pendustaan menjadi budaya umat-umat yang durhaka, ingkar lagi melampaui batas. “setiap kali seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya,” padahal setiap rasul itu membawa sejumlah ayat (bukti-bukti kebesarn Allah) yang bisa membuat orang-orang menjadi beriman dengan bukti semacam itu.Bahkan dakwah para rasul dan aturan syariat agama mereka saja sudah cukup menunjukkan kebenaran risalah yang mereka bawa.

Sumber: https://tafsirweb.com/5935-surat-al-muminun-ayat-43.html

Tafsir Al-Wajiz

43. Tidak ada satu umatpun yang bisa mendahului ataupun menunda ajal kehancurannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/5935-surat-al-muminun-ayat-43.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 42-44 Firman Allah: (Kemudian Kami ciptakan sesudah mereka umat-umat yang lain (42)) yaitu umat-umat dan generasi-generasi (Tidak (dapat) suatu umat pun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka terlambat (dari ajalnya itu) (43)) yaitu mereka dimusnahkan sesuai dengan apa yang ditakdirkan Allah سبحانه وتعالى bagi mereka yang tercatat di dalam Lauhil Mahfuz dan telah diketahui sebelum mereka ada. Mereka dimusnahkan, dan umat demi umat dan generasi demi generasi (Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut) Ibnu Abbas berkata bahwa sebagian dari para rasul itu datang berurutan setelah sebagian yang lainnya. Ini sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu" maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya) (Surah An-Nahl: 36) Firman Allah: (Tiap-tiap seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya) yaitu, mayoritas dari mereka mendustakannya. sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasul pun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya (30)) (Surah Yasin) Firman Allah: (maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain) yaitu Kami binasakan mereka, sebagaimana firmanNya: (Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan) (Surah Al-Isra: 17) Firman Allah: (Dan Kami jadikan mereka buah tutur (manusia)) yaitu sebagai pemberitahuan dan kisah bagi manusia. sebagaimana firmanNya: (maka Kami jadikan mereka buah tutur dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya) (Surah Saba: 19)

Sumber: https://tafsirweb.com/5935-surat-al-muminun-ayat-43.html

Informasi

Surat

المؤمنون (Al-Mu'minun)

Orang-Orang Mukmin — 118 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

43 dari 118 ayat

Juz

Juz 18

Halaman

Halaman 345

Ruku

Ruku 297

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 69 (138/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2716 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-23