المؤمنون (Al-Mu'minun)

Per AyatMushaf
ثُمَّ
kemudian
اَرْسَلْنَا
Kami utus
مُوْسٰى
Musa
وَاَخَاهُ
dan saudaranya
هٰرُوْنَ
Harun
ەۙ
بِاٰيٰتِنَا
dengan ayat-ayat kami
وَسُلْطٰنٍ
dan kekuasaan/keterangan
مُّبِيْنٍۙ
yang nyata
﴿٤٥﴾
Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (kebesaran) Kami, dan bukti yang nyata,
2718 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

45-46. Kemudian Kami utus Musa dan saudara lelakinya, Harun dengan membawa ayat-ayat (mukjizat-mukjizat) Kami yang berjumlah Sembilan: tongkat, tangan (yang bercahaya), belalang, kutu, katak, darah, banjir bandang, musim kemarau yang amat panjang dan kekurangan buah-buahan, sebagai hujjah nyata yang melunakkan hati, sehingga hati kaum Mukminin tunduk patuh kepadanya,dan hujjah menjadi jelas tegak di hadapan orang-orang penentang. Kami mengutus mereka berdua kepada Fir’aun, sang penguasa Mesir dan para pemuka kaumnya.Lalu mereka menyombongkan diri untuk beriman kepada Musa dan saudaranya. Dan mereka adalah kaum yang congkak terhadap manusia, lagi menindas mereka dengan tindak kezhaliman.

Sumber: https://tafsirweb.com/5937-surat-al-muminun-ayat-45.html

Tafsir as-Sa'di

45 FirmanNya, “kemudian kami utus Musa” putra Imran, Kalimurrahman, “dan saudaranya harun” ketika beliau memohon kepada Allah agar mengikut sertakan saudaranya itu (harun) dalam misinya. Allah menyambut permohonannya ini, ”dengan membawa tanda-tanda kebesaran kami” yang menunjukan kebenaran mereka berdua dan (kebenaran) risalah yang mereka emban, “dan bukti yang nyata,” maksudnya hujjah yang nyata, lantaran besarnya kekuatan yang mampu memaksa hati-hati dan menguasainya karena kekuatannya. Maka, hati-hati kaum Mukminin pun menjadi tunduk dan tegaklah hujjah di hadapan orang-orang yang melakukan penentangan. “Dan sungguh kami telah memberikan kepada Musa Sembilan buah ayat yang nyata,” Oleh karena itu, pimpinan para penentang telah mengetahui kebenaran namun tetap berkeras kepala menentang. “maka tanyakanlah kepada bani israil, tatkala Musa datang kepada mereka,” dengan membawa ayat-ayat yang nyata tersebut.Maka [fir’aun] berkata kepada beliau, “ sesungguhnya aku menyangkamu, hai Musa, seorang yang terkenal sihir.” Lalu Musa menyanggah,” Sungguh kamu telah mengetahui, bahwa tidaklah yang menurunkan mukjizat-mukjizat itu kecuali Rabb yang memelihara langit dan bumi sebagai bukti-bukti nyata, dan sesungguhnya aku mengiramu, hai Fir’aun, seorang yang akan binasa,” Allah juga berfirman, ”Dan mereka mengingkarinya karena kezhaliman dan kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya.”

Sumber: https://tafsirweb.com/5937-surat-al-muminun-ayat-45.html

Tafsir Al-Wajiz

45. Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa sembilan mukjizat yang disebutkan dalam surat Al a’raf ayat 133. Yaitu belalang, darah (air minum berubah menjadi darah), kekurangan buah, topan, kutu, katak, menghilangkan harta, memurnikan hati sebagai tanda-tanda kebesaran Kami.Kami kirimkan juga kepada mereka bukti yang jelas dan nyata sebagai bukti keesaan Allah. Assulthan adalah sifat bagi bukti-bukti yang ditunjukkan

Sumber: https://tafsirweb.com/5937-surat-al-muminun-ayat-45.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 45-49 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia telah mengutus rasulNya, nabi Musa dan saudaranya, nabi Harun sebagai kepada Fir'aun dan kaumnya dengan membawa mukjizat-mukjizat dan hujjah-hujjah yang melemahkan musuh dan bukti-bukti yang jelas. Tetapi Fir'aun dan kaumnya enggan mengikuti keduanya dan menolak apa yang diperintahkan keduanya, karena keduanya adalah manusia biasa. Sebagaimana sikap umat-umat terdahulu yang menentang para rasul, hanya karena para rasul itu dari kalangan manusia biasa.Hati mereka meragukannya. Maka Allah membinasakan Fir'aun dan para pembesarnya, yaitu menenggelamkan mereka semua dalam hari yang sama. Allah menurunkan kepada nabi Musa kitab Taurat, yang di dalamnya terdapat hukum-hukum, perintah-perintah, dan larangan-larangan Allah.Hal ini terjadi setelah Allah membinasakan Fir'aun dan kaumnya, dan menghukum mereka sebagai hukuman dari Dzat Yang Maha Perkasa dan Maha Kuasa. Setelah Allah menurunkan kitab Taurat, Allah tidak membinasa­kan suatu umat secara menyeluruh, tetapi Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin untuk memerangi orang-orang kafir. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) sesudah Kami binasakan generasi-generasi yang terdahulu, untuk menjadi pelita bagi manusia dan petunjuk dan rahmat, agar mereka ingat (43)) (Surah Al-Qashash)

Sumber: https://tafsirweb.com/5937-surat-al-muminun-ayat-45.html

Informasi

Surat

المؤمنون (Al-Mu'minun)

Orang-Orang Mukmin — 118 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

45 dari 118 ayat

Juz

Juz 18

Halaman

Halaman 345

Ruku

Ruku 297

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 69 (138/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2718 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-23