المؤمنون (Al-Mu'minun)
Per AyatMushaf
وَاَعُوْذُ
dan aku berlindung
بِكَ
kepada Engkau
رَبِّ
ya Tuhanku
اَنْ
bahwa
يَّحْضُرُوْنِ
mereka hadir kepadaku
﴿٩٨﴾
dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.”
2771 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
97-98. Dan katakanlah (wahai Nabi), “Wahai Tuhanku, aku memohon perlindungan kepadaMu dari ajakan penyimpangan setan dan bisikan-bisikannya yang membujuk kepada kebatilan, kerusakan dan menghambat manusia dari jalan kebenaran. Dan aku memohon perlindungan kepadaMu, wahai TUhanku, dari kedatangan mereka pada hal apa pun dari urusan-urusanku.”
Sumber: https://tafsirweb.com/5990-surat-al-muminun-ayat-98.html
Tafsir as-Sa'di
97-98 Adapun bila pihak yang berbuat jahat berasal dari kalangan setan, sikap baik tidak berguna baginya. Tidaklah setan menyeru kelompoknya melainkan agar mereka menjadi penghuni Neraka Sai’r. Strategi saat menghadapinya adalah, memohon petunjuk dengan metode yang Allah ajarkan kepada RasulNya.Allah berfirman, “Dan katakanlah, ’Ya Rabbku, aku berlindung kepadaMu’.” [Maksudnya aku memohon perlindungan dengan daya dan kekuatanMu, dengan berlepas diri dari daya dan kekuatanKu]. “dari bisikan-bisikan setan dan aku berlindung kepadaMu ya Rabbku dari kedatangan mereka kepadaku,” maksudnya, aku memohon perlindungan dari kejelekan yang menimpaku lantaran interaksi, bisikan dan pengaruh mereka, dan dari kejelekan yang muncul dari wujud dan tiupan was-was mereka.Ini merupakan permohonan perlindungan dari materi yang buruk secara keseluruhan dan sumbernya. Termasuk juga memohon perlindungan dari bermacam godaan setan, yang berbentuk pengaruh dan tiupan was-wasnya. Bila Allah telah menjaga seorang hamba dari kejelekan ini dan menyambut doanya, maka dia selamat dari setiap kejelekan, dan memperoleh taufik untuk menjalankan kebaikan.
Sumber: https://tafsirweb.com/5990-surat-al-muminun-ayat-98.html
Tafsir Al-Wajiz
98. Aku juga berlindung kepada Engkau ya Tuhanku, dari keikutsertaan mereka dalam urusanku, karena tidak lain mereka hanya ikut campur untuk membuat tipu daya dan bisikan kepada keburukan, dan menjauhkan dari kebaikan".
Sumber: https://tafsirweb.com/5990-surat-al-muminun-ayat-98.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 93-98 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada nabiNya, Muhammad ﷺ agar mengucapkan doa ini di saat pembalasan Allah diturunkan (Ya' Tuhanku, jika Engkau sungguh-sungguh hendak memperlihatkan kepadaku azab yang diancamkan kepada mereka) yaitu jika Engkau menyiksa mereka, sedangkan aku menyaksikan hal itu, maka janganlah Engkau jadikan aku berada di antara mereka. Firman Allah: (Dan sesungguhnya Kami benar-benar kuasa untuk memperlihatkan kepadamu apa yang Kami ancamkan kepada mereka (95)) yaitu seandainya Kami menghendaki, maka Kami dapat memperlihatkan kepadamu apa yang Kami timpakan kepada mereka berupa pembalasan, bencana dan malapetaka. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberikan petunjuk kepada Nabi ﷺ tentang cara yang paling bermanfaat untuk bergaul dengan orang yaitu berbuat baik kepada orang yang berbuat buruk terhadapnya agar hatinya terpikat dan simpati, sehingga permusuhannya berganti menjadi persahabatan, dan kemarahannya menjadi kasih sayang.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik) Hal ini sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman di ayat lain: (Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah teman yang sangat setia (34) Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar (Surah Fushshilat). yaitu tidak ada orang yang dianugerahi akhlak atau sifat ini (melainkan hanya kepada orang-orang yang sabar) dalam menghadapi gangguan manusia, maka bergaullah dengan mereka dengan kebaikan, sekalipun perlakuan mereka buruk (dan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar) yaitu, di dunia akhirat.Firman Allah: (Dan katakanlah, "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan” (97)) Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepada Nabi ﷺ untuk memohon perlindungan kepadaNya dari setan, karena sesungguhnya setan itu tidak memberikan manfaat dan tidak mau mengikuti kebaikan. Telah disebutkan sebelumnya pembahasan tentang permohonan perlindungan bahwa Rasulullah ﷺ sering bersabda,”Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari setan yang terkutuk, yaitu dari godaan, bisikan, dan tiupannya” Firman Allah: (Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau, ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku (98)) yaitu dalam sesuatu dari urusanku. Oleh karena itu Nabi ﷺ memerintahkan agar selalu menyebur nama Allah dalam permulaan semua urusan.Hal itu untuk mengusir setan, baik saat makan, bersetubuh, menyembelih dan urusan-urusan lain.
Sumber: https://tafsirweb.com/5990-surat-al-muminun-ayat-98.html
Informasi
Surat
المؤمنون (Al-Mu'minun)
Orang-Orang Mukmin — 118 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
98 dari 118 ayat
Juz
Juz 18
Halaman
Halaman 348
Ruku
Ruku 300
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 70 (139/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2771 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-23