النّور (An-Nur)
Per AyatMushaf
يَعِظُكُمُ
menasehati/memperingatkan kamu
اللّٰهُ
Allah
اَنْ
bahwa
تَعُوْدُوْا
kamu kembali
لِمِثْلِهٖٓ
sepertinya/seperti itu
اَبَدًا
selama-lamanya
اِنْ
bahwa
كُنْتُمْ
kalian adalah
مُّؤْمِنِيْنَ
orang-orang yang beriman
ۚ
﴿١٧﴾
Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali mengulangi seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang beriman,
2808 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Allah mengingatkan dan melarang kalian dari mengulangi tindakan serupa selamanya, berupa melontarkan tuduhan dusta, bila kalian beriman kepadaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/6145-surat-an-nur-ayat-17.html
Tafsir as-Sa'di
17 “Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali melakukan yang seperti itu,” yaitu perbuatan serupa, seperti menuduh kaum Mukminin dengan perbuatan jahat. Allah menasihati dan memperingatkan kalian dari perkara itu. Sebaik-baik nasihat dan peringatan adalah dari Rabb kita.Maka wajib atas kita untuik meresponnya dengan penuh penerimaan, tulus, tunduk pasrah dan arsa syukur atas keterangan yang sudah dijelaskan kepada kita. Sesungguhnya Allah adalah sebaik-baiknya Dzat yang memberi nasihat kepada kalian “jika kalian orang-orang yang beriman.” Ini mengindikasikan bahwa keimanan yang benar akan menghalangi pemiliknya dari perbuatan yang haram.
Sumber: https://tafsirweb.com/6145-surat-an-nur-ayat-17.html
Tafsir Al-Wajiz
17. Allah memperingatkan kamu agar jangan kembali berbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman.
Sumber: https://tafsirweb.com/6145-surat-an-nur-ayat-17.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 16-18 Ini merupakan pelajaran lainnya sesudah pelajaran yang pertama, yaitu menganjurkan agar berbaik prasangka. yaitu, apabila disebutkan suatu hal yang tidak pantas menyangkut diri orang-orang baik, maka yang paling utama adalah janganlah mempunyai prasangka terhadap mereka kecuali prasangka yang baik. Janganlah pula mempunyai perasaan lain dalam dirinya; kemudian jika dalam dirinya terpaut sesuatu dari kecurigaan tersebut, maka janganlah membicarakannya. Karena sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda:”Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى memaafkan umatku terhadap apa yang dibicarakan dalam dirinya, selama dia tidak membicarakan atau mengerjakannya” Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan mengapa kalian tidak berkata di waktu mendengar berita bohong itu, "Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini”) yaitu tidaklah pantas bagi kita untuk membicarakan hal ini, dan menceritakannya kepada orang lain (Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar) yaitu Maha Suci Allah, jika dikatakan hal ini terhadap istri RasulNya yang paling dicintai.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah memperingatkan kalian agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selamanya) yaitu, Allah melarang kalian seraya mengancam dari melakukan hal yang serupa selamanya. Oleh karena itu Allah berfirman (jika kalian orang-orang yang beriman) yaitu jika kalian benar-benar orang-orang yang beriman kepada Allah dan syariatNya serta memuliakan RasulNya.Adapun orang yang digambarkan dengan kekafiran, maka ada ketentuan lainnya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada kalian) yaitu Dia menjelaskan kepada kalian hukum-hukum syariat dan hikmah-hikmah yang terkandung di dalam takdir (Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana) yaitu, Maha Mengetahui segala sesuatu yang bermanfaat bagi hamba-hambaNya, dan Maha Bijaksana dalam menetapkan syariat dan takdirNya
Sumber: https://tafsirweb.com/6145-surat-an-nur-ayat-17.html
Informasi
Surat
النّور (An-Nur)
Cahaya — 64 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
17 dari 64 ayat
Juz
Juz 18
Halaman
Halaman 351
Ruku
Ruku 302
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 70 (140/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2808 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-24