النّور (An-Nur)

Per AyatMushaf
يَوْمَىِٕذٍ
pada hari itu
يُّوَفِّيْهِمُ
memberi balasan mereka
اللّٰهُ
Allah
دِيْنَهُمُ
pembalasan mereka
الْحَقَّ
sebenarnya/semestinya
وَيَعْلَمُوْنَ
dan mereka mengetahui
اَنَّ
bahwasanya
اللّٰهَ
Allah
هُوَ
Dia
الْحَقُّ
sebenarnya/semestinya
الْمُبِيْنُ
yang menjelaskan
﴿٢٥﴾
Pada hari itu Allah menyempurnakan balasan yang sebenarnya bagi mereka, dan mereka tahu bahwa Allah Maha-benar, Maha Menjelaskan.
2816 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Pada hari tersebut, Allah menyempurnakan bagi mereka balasan mereka dengan sepenuhnya atas perbuatan-perbuatan mereka dengan adil, dan mereka tahu pada momen besar tersebut bahwa sesungguhnya Allah Dzat Yang Mahabenar lagi Maha Menjelaskan yang haq, janjiNya haq, ancamanNya haq, dan segala sesuatu dariNya adalah haq, Yang tidak menzhalimi siapa pun sebesar biji sawi sekalipun.

Sumber: https://tafsirweb.com/6153-surat-an-nur-ayat-25.html

Tafsir as-Sa'di

25 “dihari itu, Allah akan memberi mereka balasan yang setimpal menurut semestinya,” maksudnya Allah memberi balasan atas perbuatan mereka dengan penuh keadilan dan tidak berat sebelah. Mereka mendapatkan balasan yang penuh, sedikitpun tidak ada yang dirasa hilang oleh mereka. Dan mereka berkata ""Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis).Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang jua pun". (QS. Al-Kahfi:49) “dan tahulah mereka,” di tempat yang dahsyat itu “bahwa Allah-lah yang benar, lagi Yang menjelaskan (segala sesuatu menurut hakikat yang sebenarnya,)” mereka mengetahui bahwa kebenaran yang nyata terbatas pada Allah saja, sifat-sifatNya yang agung adalah benar, perbuatan-perbuatanNya merupakan kebenaran, peribadahan kepadaNya adalah kebenaran, pertemuan denganNya (juga) benar, [janjiNya) dan ancamanNya adalah benar, hukum agama dan ketetapannya balasanNya benar, rasulNya adalah benar, dan tidaklah disana ada kebenaran melainkan pada Dzat Allah dan segala sesuatu yang datang dariNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/6153-surat-an-nur-ayat-25.html

Tafsir Al-Wajiz

25. Di hari kiamat Allah akan memberi mereka balasan yang pasti layak bagi mereka. Dan saat itu mereka tahu bahwa Allah adalah sebenar-benar Tuhan yang tidak berubah Dzat-nya, sudah pasti ketuhananNya dan tidak ada sekutu bagiNya dalam hal itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/6153-surat-an-nur-ayat-25.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 23-25 Ini merupakan ancaman dari Allah سبحانه وتعالى kepada orang-orang yang menuduh berzina kepada wanita yang baik-baik yang beriman yang dalam dalam keadaan lengah (Seringkali disebutkan wanita mukmin)., maka Ibunya orang-orang mukmin termasuk ke dalam pengertian ini lebih dari semua wanita yang baik-baik. Terlebih lagi wanita yang menjadi penyebab turunnya ayat ini adalah Aisyah binti Abu Bakar Ash-Shiddiq. Para ulama telah sepakat, bahwa orang yang mencaci Aisyah sesudah peristiwa turunnya ayat ini lalu menuduhnya berbuat zina sesudah ada keterangan dari ayat ini, maka dia adalah orang kafir karena menentang Al-Qur'an.Tetapi sehubungan dengan Ibunya orang-orang mukmin lainnya, ada dua pendapat. Dan pendapat yang paling shahih, bahwa mereka juga sama dengan Aisyah. Hanya Allah yang lebih Mengetahui.Firman Allah سبحانه وتعالى: (mereka kena laknat di dunia dan akhirat) sebagaimana firmanNya (Sesungguhnya (terhadap) orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan azab yang menghinakan bagi mereka (57)) (Surah Al-Ahzab).Sebagian ulama berpendapat bahwa ini hanya khusus bagi Aisyah. Ibnu Jarir memilih bahwa ini umum untuk semuanya. Dan itulah pendapat yang benar.Dan yang mendukung pendapat umum itu adalah apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:"Jauhilah tujuh macam dosa yang membinasakan” Dikatakan,"Apa saja itu, wahai Rasulullah?” Rasulullah ﷺ bersabda,"Menyekutukan Allah, melakukan sihir, membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang hak, memakan riba, memakan harta anak yatim, lari dari medan perang, dan menuduh berzina wanita-wanita yang baik-baik yang lalai dan beriman" Firman Allah سبحانه وتعالى: (Pada hari (ketika) lidah, tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan (24)) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata bahwa sesungguhnya mereka adalah orang-orang musyrik. Ketika mereka merasakan bahwa tidak ada yang dapat masuk surga kecuali orang yang shalat” mereka berkata,"Marilah kita berbuat ingkar " Maka ketika mereka hendak berbuat ingkar, mulut mereka dikunci, dan kedua tangan dan kaki mereka bersaksi (padahal mereka tidak dapat menyembunyikan sesuatu kejadian apa pun dari Allah) (Surah An-Nisa’: 42).Qatadah berkata,"Wahai anak Adam, demi Allah, sesungguhnya pada dirimu terdapat saksi-saksi yang tidak diragukan lagi dari badanmu sendiri. Maka waspadalah terhadap kesaksian mereka dan bertakwalah kepada Allah dalam rahasia dan terang-teranganmu, karena sesungguhnya bagi Allah tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi” Firman Allah (Di hari itu Allah akan memberi mereka balasan yang setimpal menurut semestinya) Ibnu Abbas berkata bahwa yang dimaksud dengan (diinahum) perhitungan amal mereka, dan semua yang terdapat di dalam Al-Qur'an adalah hisab mereka. Demikian juga dikatakan oleh selain Ibnu Abbas.Kemudian bacaan mayoritas ulama, bacaan nashab (al-haq) karena menjadi sifat dari “diinahum”. Mujahid membaca rafa' karena menjadi sifat bagi lafaz Allah. Firman Allah: (dan tahulah mereka bahwa Allah-lah Yang Benar lagi Yang Menjelaskan) yaitu janji, ancaman, dan hisabNya.Dia adalah Dzat yang Maha Adil yang tidak pernah curang dalam hisabNya

Sumber: https://tafsirweb.com/6153-surat-an-nur-ayat-25.html

Informasi

Surat

النّور (An-Nur)

Cahaya — 64 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

25 dari 64 ayat

Juz

Juz 18

Halaman

Halaman 352

Ruku

Ruku 303

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 71 (141/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2816 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-24