Kembali ke Surat An-Nur

النّور (An-Nur)

Surat ke-24, Ayat ke-56

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ

Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada Rasul (Muhammad), agar kamu diberi rahmat.

📚 Tafsir Al-Muyassar

Dan tegakkanlah shalat dengan sempurna, dan tunaikanlah zakat kepada orang-orang yang berhak menerimanya dan taatilah Rasul, mudah-mudahan kalian dirahmati oleh Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/6184-surat-an-nur-ayat-56.html

📚 Tafsir as-Sa'di

56 Allah memerintahkan penegakan shalat beserta (melengakapi) rukun, syarat dan adab-adabnya secara lahir dan batin, dan memberikan zakat dari harta-harta yang Allah titipkan dan berikan kepada para hamba dengan cara menyerahkannya kepada orang-orang fakir dan selain mereka yang disebutkan Allah termasuk golongan yang berhak menerima zakat. Dua ibadah ini merupakan ketaatan yang paling agung dan mulia, yang menggabungkan antara hakNya dan hak makhlukNya, dan supaya ikhlas kepada Dzat yang disembah dan berbuat baik kepada sesama manusia. Kemudian Allah menambahkan perintah umum setelah dua perkara tadi, seraya berfirman, “dan taatlah kamu kepada Rasul,” dengan melaksanakan perintah-perintahnya dan menjauhi larangan-larangannya, “barangsiapa yang taat kepada Rasul, maka sungguh dia telah menaati Allah,” (an-nisa:80) “supaya kalian,” ketika kalian melaksanakan perkara itu “diberi rahmat,” maka siapa yang menginginkan rahmat, inilah jalannya.

Dan barangsiapa yang mengharapkannya tanpa menegakkan shalat dan membayarkan zakat serta taat kepada rasul, maka dia hanyalah seorang yang mengkhayal lagi berdusta. Nafsunya telah memberinya angan-angan dusta.

Sumber: https://tafsirweb.com/6184-surat-an-nur-ayat-56.html

📚 Tafsir Al-Wajiz

56. Taatlah kepada Allah dan RasulNya, dirikanlah shalat pada waktunya, tunaikanlah zakat kepada yang berhak menerimanya, dan taatlah kepada Rasulallah dalam apa yang diperintahkan dan dilarang. Supaya kalian disayang dan memenangkan surga dan keridhaan Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/6184-surat-an-nur-ayat-56.html

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 56-57 Allah SWT memerintahkan kepada hamba-hambaNya yang beriman agar mengerjakan shalat, yaitu menyembah Allah saja, tidak ada sekutu bagiNya, dan membayar zakat, yaitu berbuat kebaiikan kepada makhluk, yakni orang-orang yang lemah dan fakir. Dan hendaknya dalam mengerjakan hal itu mereka taat kepada Rasulullah SAW, yaitu mengikuti dalam semua apa yang dia perintahkan kepada mereka dan meninggalkan apa yang dilarang untuk mereka, mudah-mudahan Allah merahmati mereka dengan itu. Tidak diragukan lagi bahwa orang yang mengerjakan hal ini pasti dirahmati Allah SWT, Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam ayat lain: (Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah) (Surah At-Taubah: 71) Firman Allah SWT: (Janganlah kamu mengira) yaitu janganlah kamu mengira wahai Muhammad bahwa (orang-orang kafir itu) yang menentang dan mendustakanmu (dapat melemahkan (Allah dari mengazab mereka) di bumi ini) yaitu mereka tidak dapat melemahkan Allah, bahkan Allah berkuasa atas mereka dan kelak Dia akan mengazab mereka atas perbuatan itu dengan azab yang dahsyat.

Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (sedangkan tempat kembali mereka) yaitu, di rumah akhirat (adalah neraka. Dan sungguh amat jeleklah tempat kembali itu) yaitu seburuk-buruk tempat kembali adalah tempat kembalinya orang-orang kafir, dan seburuk-buruk tempat menetap dan tempat tinggal

Sumber: https://tafsirweb.com/6184-surat-an-nur-ayat-56.html

Informasi Tambahan

Juz

18

Halaman

357

Ruku

307

Apabila kamu membaca Al-Quran, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk

Surah An-Nahl: 98

Adab Membaca Al-Quran

1. Suci dari Hadats

Pastikan dalam keadaan suci dari hadats besar dan kecil sebelum memegang dan membaca Al-Quran. Berwudhu terlebih dahulu merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada kitab suci Al-Quran.

2. Niat yang Ikhlas

Membaca Al-Quran dengan niat mencari ridha Allah SWT, bukan untuk pamer atau mencari pujian. Niat yang ikhlas akan membawa keberkahan dalam membaca Al-Quran.

3. Menghadap Kiblat

Diutamakan menghadap kiblat saat membaca Al-Quran sebagai bentuk penghormatan dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Posisi duduk yang sopan dan tenang juga dianjurkan.

4. Membaca Ta'awudz

Memulai dengan membaca ta'awudz dan basmalah sebelum membaca Al-Quran. Ta'awudz merupakan permintaan perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

5. Khusyuk dan Tenang

Membaca dengan tenang dan penuh penghayatan, memahami makna ayat yang dibaca. Tidak tergesa-gesa dan memperhatikan tajwid dengan baik.

6. Menjaga Kebersihan

Membaca Al-Quran di tempat yang bersih dan suci, serta menjaga kebersihan diri dan pakaian. Hindari membaca Al-Quran di tempat yang tidak pantas.

7. Memperindah Suara

Membaca Al-Quran dengan suara yang indah dan tartil, sesuai dengan kemampuan. Tidak perlu memaksakan diri, yang terpenting adalah membaca dengan benar sesuai tajwid.

Masukan & Feedback:info@finlup.id
© 2026 quran.finlup.id - All rights reserved