الفرقان (Al-Furqan)
Per AyatMushaf
اَرَءَيْتَ
tidakkah kamu perhatikan
مَنِ
orang
اتَّخَذَ
mengambil/menjadikan
اِلٰهَهٗ
Tuhannya
هَوٰىهُۗ
hawa nafsunya
اَفَاَنْتَ
apakah maka kamu
تَكُوْنُ
kamu adalah/menjadi
عَلَيْهِ
atasnya
وَكِيْلًا
penjaga/pemelihara
ۙ
﴿٤٣﴾
Sudahkah engkau (Muhammad) melihat orang yang menjadikan keinginannya sebagai tuhannya. Apakah engkau akan menjadi pelindungnya?
2898 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Lihatlah (wahai Rasul) dengan penuh keheranan, kepada orang yang menaati hawa nafsunya seperti layaknya dia menaati Allah. Apakah kamu akan menjadi pelindung bagi orang itu hingga mengembalikannya kepada keimanan?
Sumber: https://tafsirweb.com/6299-surat-al-furqan-ayat-43.html
Tafsir as-Sa'di
43 apakah ada kesesatan yang lebih tinggi daripada orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai sembahannya, keinginannya selalu diaplikasikan? Maka dari itu Allah berfirman, ”terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya.” Tidaklah kamu heran kepada keadaan orang itu, dan kamu perhatikan kesesatan yang ada padanya, sedangkan dia menilai dirinya dengan kedudukan-kedudukan tinggi, “maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?” maksudnya, kamu bukanlah orang yang menguasainya, akan tetapi kamu adalah seorang pemberi peringatan, dan kamu telah melakukan tugasmu, sedangkan perkara orang itu di serahkan kepada Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/6299-surat-al-furqan-ayat-43.html
Tafsir Al-Wajiz
43. Beritahulah aku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, Dia menaati hawa nafsunya layaknya menaati Tuhan. Apakah kamu bisa menjadi pelindung yang mencegahnya untuk mengikuti hawa nafsunya?!Ini adalah istifham inkary. Dan istifham pertama itu untuk penyampaian keterangan dan keterkejutan.
Sumber: https://tafsirweb.com/6299-surat-al-furqan-ayat-43.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 41-44 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang ejekan orang-orang musyrik kepada Rasulullah ﷺ ketika mereka melihatnya, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apabila orang-orang kafir itu melihat engkau (Muhammad), mereka hanya memperlakukan engkau menjadi bahan ejekan. (Mereka mengatakan), "Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhanmu?") (Surah Al-Anbiya: 36) yaitu mereka menuduhnya melakukan aib dan hal yang merendahkan.Dan di sini Allah berfirman: (Dan apabila mereka melihat kamu (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan kamu sebagai ejekan (dengan mengatakan), "Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai rasul?” (41)) yaitu dengan sinis dan mengejek, semoga Allah melaknat mereka, sebagaimana Allah berfirman: (Dan sesungguhnya beberapa rasul sebelum engkau (Muhammad) telah diperolok-olokan, maka Aku beri tenggang waktu kepada orang-orang kafir itu, kemudian Aku binasakan mereka.Maka alangkah hebatnya siksaan-Ku itu! (32)) (Surah Ar-Ra’d) Firman Allah سبحانه وتعالى (Dan apabila mereka melihat engkau (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan engkau sebagai ejekan (dengan mengatakan), “Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai Rasul?) Mereka bermaksud bahwa dia hampir membelokkan mereka dari menyembah berhala, sekiranya mereka tidak sabar dan tetap menyembah berhala-berhala itu.Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memperingatkan dan mengancam mereka: (Dan kelak mereka akan mengetahui pada saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingatkan kepada nabiNya bahwa orang yang telah ditakdirkan celaka dan tersesat oleh Allah, maka tidak ada seorangpun yang memberikan petunjuk kepadanya selain Allah سبحانه وتعالى (Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya) yaitu mana saja yang dianggap baik hawa nafsunya, maka itu adalah agama dan panutannya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka apakah pantas orang yang dijadikan terasa indah perbuatan buruknya, lalu menganggap baik perbuatannya itu? Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Maka janganlah engkau (Muhammad) biarkan dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka) (Surah Fathir: 8).Oleh karena itu Allah berfirman di sini: (Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Atau apakah engkau mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami?Mereka itu hanyalah seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat jalannya (44)). yaitu mereka lebih buruk keadaannya daripada hewan ternak yang bebas, karena sesungguhnya hewan ternak itu melakukan sesuai dengan dia diciptakan. Sedangkan mereka diciptakan untuk menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya, lalu mereka menyembah selain Dia dan menyekutukanNya dengan tuhan lain, sekalipun hujjah ditegakkan dan pengutusan para rasul terhadap mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/6299-surat-al-furqan-ayat-43.html
Informasi
Surat
الفرقان (Al-Furqan)
Pembeda — 77 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
43 dari 77 ayat
Juz
Juz 19
Halaman
Halaman 363
Ruku
Ruku 313
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 73 (145/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2898 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-25