الفرقان (Al-Furqan)

Per AyatMushaf
اَمْ
atau
تَحْسَبُ
kamu mengira
اَنَّ
bahwa
اَكْثَرَهُمْ
kebanyakan mereka
يَسْمَعُوْنَ
mereka mendengar
اَوْ
atau
يَعْقِلُوْنَۗ
mereka berakal/memahami
اِنْ
bahwa
هُمْ
mereka
اِلَّا
kecuali
كَالْاَنْعَامِ
seperti binatang ternak
بَلْ
bahkan
هُمْ
mereka
اَضَلُّ
lebih sesat
سَبِيْلًا
jalan
ࣖ
﴿٤٤﴾
Atau apakah engkau mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu hanyalah seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat jalannya.
2899 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Atau apakah kamu akan menyangka bahwa kebanyakan mereka akan mendengarkan ayat-ayat Allah dengan penuh penghayatan ataukah (berusaha) memahami isi kandungannya? Mereka itu tiada lain kecuali seperti binatang-binatang ternak, dalam tinjauan tidak memperoleh manfaat dari apa yang mereka dengar. Bahkan mereka jauh lebih sesat daripada binatang-binatang itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/6300-surat-al-furqan-ayat-44.html

Tafsir as-Sa'di

44 kemudian Allah mencatat kesesatan mereka yang sangat jauh itu dengan menanggalkan akal dan pendengaran mereka; dan Allah juga menyamakan mereka di dalam kesesatan dengan binatang-binatang ternak yang sedang berkeliaran di padang rumput, yang tidak mendengar kecuali seruan dan panggilan, “mereka tuli, bisu, dan buta, maka mereka tidak mengerti.” (al-baqarah:171) Bahkan mereka lebih sesat daripada hewan ternak. Sebab binatang ternak digiring oleh sang pengembalanya lalu hewan-hewan itu menurut, dan mengetahui jalan kebinasaannya, maka ia menghindarinya. Dan hewan-hewan ternak itu juga lebih selamat akhir urusannya daripada mereka.Dengan demikian sudah jelas bahwa orang yang mencakup Rasulullah Saw dengan keseatan lebih berhak mendapat cap tersebut, dan bahwa setiap hewan ternak lebih mendapat petunjuk daripadanya.

Sumber: https://tafsirweb.com/6300-surat-al-furqan-ayat-44.html

Tafsir Al-Wajiz

44. Ataukah kamu beranggapan bahwa mereka mendengarkan dengan seksama dan memikirkan apa yang kamu katakan kepada mereka sehingga ayat-ayat dan bukti-bukti itu berguna bagi mereka, wahai Nabi? Mereka itu tidak lain seperti binatang yang tidak memiliki pemahaman dan kesadaran atau bahkan mereka lebih sesat jalannya daripada binatang ternak.

Sumber: https://tafsirweb.com/6300-surat-al-furqan-ayat-44.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 41-44 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang ejekan orang-orang musyrik kepada Rasulullah ﷺ ketika mereka melihatnya, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apabila orang-orang kafir itu melihat engkau (Muhammad), mereka hanya memperlakukan engkau menjadi bahan ejekan. (Mereka mengatakan), "Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhanmu?") (Surah Al-Anbiya: 36) yaitu mereka menuduhnya melakukan aib dan hal yang merendahkan.Dan di sini Allah berfirman: (Dan apabila mereka melihat kamu (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan kamu sebagai ejekan (dengan mengatakan), "Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai rasul?” (41)) yaitu dengan sinis dan mengejek, semoga Allah melaknat mereka, sebagaimana Allah berfirman: (Dan sesungguhnya beberapa rasul sebelum engkau (Muhammad) telah diperolok-olokan, maka Aku beri tenggang waktu kepada orang-orang kafir itu, kemudian Aku binasakan mereka.Maka alangkah hebatnya siksaan-Ku itu! (32)) (Surah Ar-Ra’d) Firman Allah سبحانه وتعالى (Dan apabila mereka melihat engkau (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan engkau sebagai ejekan (dengan mengatakan), “Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai Rasul?) Mereka bermaksud bahwa dia hampir membelokkan mereka dari menyembah berhala, sekiranya mereka tidak sabar dan tetap menyembah berhala-berhala itu.Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memperingatkan dan mengancam mereka: (Dan kelak mereka akan mengetahui pada saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingatkan kepada nabiNya bahwa orang yang telah ditakdirkan celaka dan tersesat oleh Allah, maka tidak ada se­orangpun yang memberikan petunjuk kepadanya selain Allah سبحانه وتعالى (Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya) yaitu mana saja yang dianggap baik hawa nafsunya, maka itu adalah agama dan panutannya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka apakah pantas orang yang dijadikan terasa indah perbuatan buruknya, lalu menganggap baik perbuatannya itu? Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Maka janganlah engkau (Muhammad) biarkan dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka) (Surah Fathir: 8).Oleh karena itu Allah berfirman di sini: (Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Atau apakah engkau mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami?Mereka itu hanyalah seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat jalannya (44)). yaitu mereka lebih buruk keadaannya daripada hewan ternak yang bebas, karena sesungguhnya hewan ternak itu melakukan sesuai dengan dia diciptakan. Sedangkan mereka diciptakan untuk menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya, lalu mereka menyembah selain Dia dan menyekutukanNya dengan tuhan lain, sekalipun hujjah ditegakkan dan pengutusan para rasul terhadap mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/6300-surat-al-furqan-ayat-44.html

Informasi

Surat

الفرقان (Al-Furqan)

Pembeda — 77 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

44 dari 77 ayat

Juz

Juz 19

Halaman

Halaman 364

Ruku

Ruku 313

Manzil

Manzil 4

Hizb

Hizb 73 (145/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2899 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-25