البقرة (Al-Baqarah)
Per AyatMushaf
لِلّٰهِ
milik Allah
مَا
apa
فِى
di
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَمَا
dan apa
فِى
di
الْاَرْضِ
bumi
ۗ
وَاِنْ
dan jika
تُبْدُوْا
kamu melahirkan
مَا
apa
فِيْٓ
di
اَنْفُسِكُمْ
diri kalian sendiri
اَوْ
atau
تُخْفُوْهُ
kamu menyembunyikannya
يُحَاسِبْكُمْ
akan membuat perhitungan padamu
بِهِ
dengannya
اللّٰهُ
Allah
ۗ
فَيَغْفِرُ
maka Dia mengampuni
لِمَنْ
kepada siapa
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
وَيُعَذِّبُ
dan Dia menyiksa
مَنْ
siapa/orang
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
ۗ
وَاللّٰهُ
dan Allah
عَلٰى
atas
كُلِّ
segala
شَيْءٍ
sesuatu
قَدِيْرٌ
Maha Kuasa
﴿٢٨٤﴾
Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
291 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan kepunyaan Allah lah kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang ada di dalamnya dari segi kepemilikan,mengatur dan meliputi semuanya, tidak ada sesuatu yang tersembunyi bagiNYA. Perkara yang kalian tampakan dari hal-hal yang ada di dalam hati kalian ataupun yang kalian rahasiakan, sesungguhnya Allah mengetahuinya, dan dia akan membuat perhitungan kepada kalian dengan perkara tersebut, Dia mengampuni siapa saja yang Dia kehendakiNYA. dan menghukum siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah maha kuasa atas segala sesuatu.Dan sungguh Allah telah memuliakan kaum muslimin setelah itu, di mana Dia mengampuni bisikan bisikan jiwa dan pikiran pikiran yang terlintas dalam hati,selama tidak diikuti dengan ucapan dan perbuatan,sebagaimana tertuang dalam hadits dari rasulullah sholallohu alaihi wasallam.
Sumber: https://tafsirweb.com/1050-surat-al-baqarah-ayat-284.html
Tafsir as-Sa'di
284. Allah mengabarkan tentang luasnya kekuasaaNya terhadap penduduk langit maupun bumi, ilmuNya yang meliputi segala apa yang ditampakan oleh hamba-hambnya maupun yang di sembunyikan dalam hati mereka, dan bahwa dia akan memberikan ajaran kepada mereka, ”Maka Allah mengampuni siapa yang dia kehendakinya,” yaitu orang yang kembali kepada Rabbnya dan bertaubat kepadanya, "Maka sesungguhnya Allah maha pemberi ampunan bagi orang-orang yang bertaubat" (QS. Al-isra:25). “Dan menyiksa sipa yang dikehendakinya,” yaitu orang yang terus melakukan kemaksiatan, baik batiniyah maupun lahiriyah. Ayat ini tidaklah bertentangan dengan hadis-hadis yang di riwayatkan tentang hal pengampunan hal yang masih terbesit dalam hati seorang hamba yang belum melakukan dan belum membicarakanya, maka itu adalah bisikan-bisikan hati yang terbesit dalam jiwa yang tidak merupakan sipat seorang hamba dan tekad yang bulat dan sipat yang mantap dalam jiwa; sipat yang baik maupun yang buruk. oleh karena itu Allah berfirman, ”Apa yang ada dalam hatimu,” artinya, yang tetap padanya yang terpatri, baik tekad maupun sikap mantap, dan Allah mengabarkan bahwasanya dia, ”Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Maka di antara kesempurnaan kuasanya adalah mengadili para mahluk dan memberikan kepada mereka apa yang berhak didapatkan dari pahala maupu siksaan.
Sumber: https://tafsirweb.com/1050-surat-al-baqarah-ayat-284.html
Tafsir Al-Wajiz
284. Milik Allah itu segala sesuatu di langit dan bumi baik berupa kerajaan, makhluk dan juga aturannya. Jika kalian menampakkan atau menyembunyikan kejahatan atau keburukan kepada manusia, maka Allah akan menghisab dan membalas kalian atas hal tersebut.Dia memberikan ampunan dan siksaan kepada hamba-hambaNya yang dikehendaki. Dan Allah itu Maha kuasa atas segala sesuatu. Hisab itu tidak hanya dilakukan karena suatu niat, dan niat itu tidak berhubungan dengan anggapan, perkataan atau tindakan, melainkan berhubungan dengan beberapa perkara yang tempatnya mutlak berada dalam hati seperti meragukan Allah atau agama, munafik, berdusta, riya’, atau menyembunyikan kesaksian.Inilah hal-hal yang akan dihisab dari manusia
Sumber: https://tafsirweb.com/1050-surat-al-baqarah-ayat-284.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia adalah pemilik langit dan bumi beserta segala isinya, Dia memiliki pengetahuan yang mencakup segala hal yang ada di dalamnya. Tidak ada yang tersembunyi hal-hal yang tampak, yang tersembunyi, dan yang ada dalam hati baik yang jelas maupun yang tersembunyi, Allah memberitahukan bahwa Dia akan menghisab hamba-hambaNya atas perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan, baik yang terang-terangan maupun yang tersembunyi di dalam hati mereka. Sebagaimana Allah berfirman: (Katakanlah: "Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui". Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (29)) (Surah Ali Imran) dan (Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi) (Surah Thaha: 7) serta ayat-ayat yang menyatakan hal ini banyak sekali.Di sini Allah memberitahukan bahwa Dia memiliki pengetahuan yang sempurna, dan Dia akan menghisab hal tersebut. Oleh karena itu, ketika ayat ini diturunkan, para sahabat Rasulullah merasa tertekan dan khawatir atas hisab Allah kepada mereka, baik itu perbuatan besar atau kecil. Ini merupakan bukti dari keimanan dan keyakinan mereka yang kuat.Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata: Ketika ayat turun kepada Rasulullah ﷺ (Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (284)) hal ini membuat para sahabat Rasulullah khawatir dan tertekan. Lalu mereka mendatangi Rasulullah ﷺ dan berlutut dan berkata: “Wahai Rasulullah, perintah-perintah yang kami terima sungguh berat, seperti shalat, puasa, jihad, dan sedekah. Ayat ini turun kepada engkau, tetapi kami tidak mampu menjalankannya.Lalu Rasulullah ﷺ menjawab: “Maukah kalian berkata seperti apa yang dikatakan Ahli Kitab sebelum kalian, yang berkata: “Kami mendengar dan kami tidak patuh?” Tidak demikian, katakanlah: “Kami mendengar dan kami taat, Ampunilah kami, Ya Tuhan kami, dan hanya kepadaMulah tempat kembali” ketika mereka menerima ayat itu, lisan mereka terdiam, Lalu Allah menurunkan ayat berikutnya (Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali"(285)) (Surah Al-Baqarah) Ketika mereka melaksanakan hal ini, Allah menasakhnya dengan ayat lain, lalu Allah menurunkan ayat, (Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah…..) (Surah Al-Baqarah: 286) sampai akhir ayat.Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda: “Allah berfirman, “Dan jika ia berniat satu kejahatan, janganlah kalian tulis hingga ia mengerjakannya, jika ia mengerjakannya, maka tulislah sebagai satu kejahatan yang serupa.Jika hambaKu berniat (mengamalkan) satu kebaikan, maka tulislah satu kebaikan untuknya, akan tetapi jika ia mengamalkannya maka tulislah untuknya sepuluh kebaikan yang serupa”
Sumber: https://tafsirweb.com/1050-surat-al-baqarah-ayat-284.html
Informasi
Surat
البقرة (Al-Baqarah)
Sapi — 286 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
284 dari 286 ayat
Juz
Juz 3
Halaman
Halaman 49
Ruku
Ruku 41
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 10 (20/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-291 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-2