الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Per AyatMushaf
اِنَّ
sesungguhnya
فِيْ
pada
ذٰلِكَ
yang demikian itu
لَاٰيَةًۗ
benar-benar tanda
وَمَا
dan tidak
كَانَ
ada
اَكْثَرُهُمْ
kebanyakan mereka
مُّؤْمِنِيْنَ
orang-orang yang beriman
﴿٨﴾
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
2940 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
7-9. Apakah mereka itu mendustakan, sedang mereka tidak memperhatikan bumi di mana Kami menumbuhkan padanya semua jenis tanaman yang indah lagi berguna, yang tidak berkuasa menumbuhkannya kecuali Tuhan semesta alam? Sesungguhnya pada perkara ditumbuhkannya tanaman-tanaman di muka bumi benar-benar terkandung bukti petunjuk yang jelas tentang kesempurnaan Kuasa Allah, dan kebanyakan manusia tidak beriman.Dan sesungguhnya Tuhanmu,benar-benar Dia-lah Dzat Yang Mahaperkasa atas segala makhluk, juga Mahapenyayang, yang rahmatNya meliputi segala sesuatu.
Sumber: https://tafsirweb.com/6418-surat-asy-syuara-ayat-8.html
Tafsir as-Sa'di
8 “sesungguhnya yang pada demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda,” yang membuktikan kekuasaan Allah untuk menghidupkan kembali manusia-manusia yang sudah mati, sebagaimana Dia berkuasa menghidupkan bumi setelah ketandusannya. ”dan kebanyakan mereka tidak beriman,” seperti yang difirmankan Allah dalam ayat lain, ”dan sebagian besar manusia tidak akan beriman, walaupun kamu sangat menginginkannya.”(yusuf:103)
Sumber: https://tafsirweb.com/6418-surat-asy-syuara-ayat-8.html
Tafsir Al-Wajiz
8. Dalam proses penumbuhan (tanaman) di bumi itu ada dalil yang menjelaskan tentang kesempurnaan kuasa dan kebijaksanaan Allah سبحانه وتعالى dan kebanyakan manusia belum beriman kepada Allah
Sumber: https://tafsirweb.com/6418-surat-asy-syuara-ayat-8.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 1-9 Adapun penjelasan mengenai huruf-huruf hijaiyah di permulaan surah, maka kami telah membahasnya di permulaan tafsir surah Al-Baqarah. Firman Allah سبحانه وتعالى (Inilah ayat-ayat Al-Qur’an yang menerangkan (2)) yaitu ayat-ayat Al-Qur'an ini menerangkan. yaitu, terang, jelas, dan gamblang yang memisahkan antara kebenaran dan kebathilan, dan antara kesesatan dan petunjuk. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan) yaitu membinasakan (dirimu) yaitu karena keinginanmu dan kamu menjadi bersedih hati karena mereka (karena mereka tidak beriman) ini merupakan hiburan dari Allah سبحانه وتعالى kepada Rasulallah ﷺ karena tidak mau berimannya orang-orang kafir dari kalangan kaumnya.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman (maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka) (Surah Fathir: 8) dan (Maka, boleh jadi engkau (Nabi Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur’an) (6)) (Surah Al-Kahfi).Mujahid, Ikrimah, Qatadah, ‘Athiyyah, Adh-Dhahhak, Al-Hasan dan lainnya berkata tentang firmanNya: (Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu) yaitu membunuh dirimu sendiri. Seorang penyair berkata: “Ingatlah, hai orang yang membunuh dirinya sendiri karena kesedihan, sesungguhnya hal itu terjadi berdasarkan apa yang telah ditakdirkan Tuhan” Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman:(Jika Kami kehendaki, niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya (4)) yaitu, sekiranya Kami menghendaki, maka Kami menurunkan mukjizat yang memaksa mereka untuk beriman. Tetapi Kami tidak melakukan itu karena Kami tidak menghendaki seseorang beriman melainkan berdasarkan pilihannya.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak.) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? (99)) (Surah Yunus) Takdir Allah telah berlangsung, hikmahNya telah berjalan, dan hujjahNya telah ditegakkan terhadap makhlukNya dengan mengutus para rasul kepada mereka dan menurunkan kitab-kitab kepada mereka.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sekali-kali tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru dari Tuhan Yang Maha Pemurah, melainkan mereka selalu berpaling darinya (5)) yaitu, setiap kali datang kepada mereka kitab dari langit, kebanyakan manusia berpaling darinya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman, walaupun kamu sangat menginginkannya (103)) (Surah Yusuf) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (Sungguh mereka telah mendustakan (Al-Qur'an), maka kelak akan datang kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan (6))) yaitu sesungguhnya mereka mendustakan kebenaran yang disampaikan kepada mereka, dan mereka akan mengetahui akibat dari kedustaan mereka setelah itu (Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali (227)) (Surah Asy-Syu'ara') Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengingatkan tentang keagungan kuasaNya, ketinggian, kekuasaan dan kedudukanNya atas orang-orang yang berani menentang rasulNya dan mendustakan kitabNya.Dia adalah Dzat Yang Maha Perkasa, Maha Besar, dan Maha Kuasa, Dialah Dzat yang menciptakan bumi dan menumbuhkan padanya berbagai macam tumbuhan, pepohonan, dan hewan yang baik. (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah) yaitu yang menunjukkan kekuasaan Tuhan yang menciptakan segala sesuatu, yang menghamparkan bumi, dan meninggikan bangunan langit. Sekalipun demikian, kebanyakan manusia tidak beriman, bahkan mereka mendustakan rasulNya dan kitabNya, menentang perintahNya dan mengerjakan laranganNya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa) yaitu, Dzat yang Maha Perkasa atas segala sesuatu, Yang mengalahkan dan menundukkannya (lagi Maha Penyayang) yaitu terhadap makhlukNya.Maka Dia tidak menyegerakan azabNya terhadap orang yang bermaksiat kepadaNya, bahkan menangguhkannya. Kemudian Dia akan menghukumnya dengan hukuman Dzat yang Maha Perkasa dan Maha Kuasa. Abu Al-’Aliyah, Qatadah, Ar-Rabi bin Anas, dan Ibnu Ishaq berkata bahwa “Al-’Aziz” adalah Dzat yang Maha Perkasa dalam menimpakan pembalasanNya terhadap orang-orang yang menentang perintahNya dan menyembah selainNya.Sa'id bin Jubair berkata bahwa “Ar-Rahim” adalah Dzat yang Maha Penyayang terhadap orang yang bertaubat dan kembali kepadaNya
Sumber: https://tafsirweb.com/6418-surat-asy-syuara-ayat-8.html
Informasi
Surat
الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Para Penyair — 227 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
8 dari 227 ayat
Juz
Juz 19
Halaman
Halaman 367
Ruku
Ruku 316
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 74 (147/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2940 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-26