الشعراۤء (Asy-Syu'ara')

Per AyatMushaf
فَأْتِيَا
maka datanglah kamu berdua
فِرْعَوْنَ
Fir'aun
فَقُوْلَآ
lalu katakanlah
اِنَّا
sesungguhnya kami
رَسُوْلُ
utusan
رَبِّ
Tuhan
الْعٰلَمِيْنَ
semesta alam
ۙ
﴿١٦﴾
maka datanglah kamu berdua kepada Fir‘aun dan katakan, “Sesungguhnya kami adalah rasul-rasul Tuhan seluruh alam,
2948 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

15-17. Allah berfirman kepada Musa, “Sekali-kali tidak.Mereka tidak akan dapat membunuhmu. Dan aku telah mengabulkan permintaanmu terkait Harun. Maka pergilah kalian berdua dengan membawa mukjizat-mukjizat yang menunjukkan kebenaran kalian berdua.Sesungguhnya kami bersama kalian berdua melalui pengetahuan, penjagaan dan pertolongan lagi mendengarkan. Lalu datangilah Fir’aun dan katakanlah kepadanya, sesungguhnya kami berdua diutus kepadamu dan kepada kaummu dari Tuhan alam semesta; karena itu lepaskanlah orang-orang Bani Israil agar pergi bersama kami.”

Sumber: https://tafsirweb.com/6426-surat-asy-syuara-ayat-16.html

Tafsir as-Sa'di

15-17 “Allah berfirman, ’jangan takut’.” Maksudnya, mereka tidak akan bisa membunuhmu, karena Kami akan memberikan suatu kekuasaan kepada kamu berdua, hingga mereka tidak akan bisa menyentuh kamu berdua, hingga mereka tidak akan bisa menyentuh kamu berdua [dengan mukjizat-mukjizat kami], kamu berdua dan orang-orang yang mengikuti kamu berdua adalah yang menang.Maka dari itu, fir’aun tidak mampu membunuh Musa meskipun dia melawannya dengan sangat keras, menganggap bodoh akalnya dan mencap sesat para pengikutnya,.”maka pergilah kamu berdua dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami,” yang menunjukkan atas kebenaran kamu berdua dan keshahihan apa yang kamu bawa, “sesungguhnya Kami bersamamu mendengarkan,” aku menjaga dan melindungi kamu berdua. “maka datanglah kamu berdua kepada Fir’aun dan katakanlah olehmu,’sesungguhnya kami adalah Rasul Rabb semesta alam’.” Maksudnya, kami diutus kepadamu agar kamu beriman kepadaNya dan kepada kami, dan agar kamu patuh beribadah kepadaNya dan kepada kami, dan agar kamu patuh beribadah kepadaNya dan tunduk mengesakanNya. “lepaskanlah bani israil (pergi) beserta kami,” maka hentikanlah siksaanmu terhadap mereka dan lepaskanlah tanganmu dari mereka agar mereka bisa beribadah kepada Allah, Rabb mereka, dan agar mereka bisa menegakkan urusan agama mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/6426-surat-asy-syuara-ayat-16.html

Tafsir Al-Wajiz

16. Lalu keduanya mendatangi Fir’aun dan berkata kepadanya: “Sesungguhnya kami berdua adalah utusan dari Tuhan semesta alam. Allah mengutus kami kepadamu” Dalam bahasa Arab, penyebutan satu rasul itu untuk menyebut banyak rasul

Sumber: https://tafsirweb.com/6426-surat-asy-syuara-ayat-16.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 10-22 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang perintahNya kepada hamba, rasulNya, yaitu nabi Musa ketika Dia menyerunya dari sisi kanan bukit Thur. Allah berbicara langsung dengannya dan mengutusnya sebagai seorang rasul. Lalu Allah memerintahkan kepadanya untuk pergi menemui Fir'aun dan para pembesarnya.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: ("Datangilah kaum-kaum yang zalim itu (10) (yaitu) kaum Fir’aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?” (11) Musa berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku (12) Dan (karenanya) sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku, maka utuslah (Jibril) kepada Harun (13) Dan aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku (14)) Ini adalah alasan dia memohon Allah agar hambatan-hambatan tersebut dilenyapkan darinya. Sebagaimana yang ada pada surah Thaha: (Musa berkata: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku (25) dan mudahkanlah untukku urusanku (26) dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku (27) supaya mereka mengerti perkataanku (28) dan Jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku (29)) (yaitu) Harun, saudaraku (30) teguhkanlah dengan Dia kekuatanku (31) dan jadikankanlah Dia sekutu dalam urusanku (32) supaya Kami banyak bertasbih kepadaMu (33) dan banyak mengingatMu (34) Sesungguhnya Engkau adalah Maha melihat (keadaan) kami" (35) Allah berfirman: "Sesungguhnya telah diperkenankan permintaanmu, Hai Musa" (36)) (Surah Thaha) Firman Allah: (Dan aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku (14)) yaitu karena membunuh orang Qibti yang menjadi sebab aku keluar dari negeri Mesir (Allah berfirman, "Jangan takut") Allah سبحانه وتعالى berfirman kepadanya,"Janganlah takut terhadap sesuatupun yang kamu pikirkan itu" sebagaimana firmanNya: (Allah berfirman, “Kami akan membantumu dengan saudaramu, dan Kami berikan kepadamu berdua kekuasaan yang besar) yaitu bukti yang nyata (maka mereka tidak dapat mencapaimu; (berangkatlah) dengan membawa mukjizat Kami, dan orang yang mengikuti kalianlah yang menang”) (Surah Al-Qashash: 35) (maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sesungguhnya Kami bersama kalian mendengarkan (apa-apa yang mereka katakan)) sebagaimana firmanNya: (sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat) (Surah Thaha: 46) yaitu sesungguhnya Aku selalu bersama kalian berdua melalui pemeliharaan, penjagaan, pertolongan, dan dukunganKu. (Maka datanglah kamu berdua kepada Fir’aun dan katakanlah olehmu, "Sesungguhnya kami adalah rasul Tuhan semesta alam” (16)) sebagaimana firmanNya di ayat lain: (Sesungguhnya kami berdua adalah utusan Tuhanmu) (Surah Thaha: 47) yaitu, masing-masing dari kami diutus kepadamu (Lepaskanlah Bani Israil (pergi) beserta kami (17)) yaitu bebaskanlah mereka dari tawanan, genggaman, kekuasaan, dan kekuasaanm, karena sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Allah yang beriman dan tentaraNya yang ikhlas, dan sekarang mereka berada di dalam penindasan dan siksaanmu yang merendahkan.Setelah nabi Musa berkata demikian, maka Fir'aun berpaling dan sama sekali tidak mengabaikannya, lalu memandang dengan pandangan sinis dan meremehkan seraya berkata: (Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak (18) Engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan berupa) perbuatan yang telah engkau lakukan (membunuh seseorang dari kaumku) dan engkau termasuk orang yang ingkar (terhadap kebaikan dan ketuhananku)” (19)) yaitu bukankah kamu orang yang pernah kami asuh di rumah kami, di atas ranjang kami, dan kami buat kamu hidup senang selama beberapa tahun. Kemudian setelah itu kamu membalas kebaikan itu dengan perbuatanmu itu dengan membunuh seseorang dari kami dan mengingkari kesenangan yang pernah kuberikan kepadamu. Oleh karena itu Fir'aun berkata: (dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas budi) yaitu orang-orang yang ingkar.Pendapat ini dikatakan Ibnu Abbas dan Abdurrahman bin Zaid bin Aslam, dan Ibnu Jarir memilih pendapat ini (Berkata Musa, "Aku telah melakukannya) yaitu dalam keadaan itu (sedangkan aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf”) yaitu, sebelum wahyu diberikan kepadaku dan Allah memberikan nikmat kepadaku berupa kenabian dan kerasulan. Mujahid, Qatadah, Adh-Dhahhak dan lainnya: (sedangkan aku termasuk orang-orang yang khilaf) yaitu orang-orang yang tidak mengerti. (Kemudian, aku lari darimu karena takut kepadamu. Lalu, Tuhanku menganugerahkan kepadaku hukum (ilmu dan kearifan) dan menjadikanku salah seorang rasul). Yaitu keadaan dahulu berbeda dengan keadaan ini, sesungguhnya Allah telah mengutusku kepadamu.Jika kamu taat kepadaNya, maka kamu selamat; dan jika kamu menentangnya, maka kamu binasa. Kemudian nabi Musa berkata, (Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Israil (22)) yaitu kebaikanmu dan pengasuhanmu kepadaku itu bertentangan dengan perbuatan jahatmu terhadap Bani Israil. Kamu menjadikan mereka budak dan pelayan seraya memaksa mereka untuk kepentingan dan rakyatmu.Maka apakah dapat mencukupi kebaikanmu kepada seseorang dari mereka menutupi kejahatanmu kepada mereka semua. yaitu, bahwa apa yang kamu sebutkan itu tidak ada artinya jika dibandingkan dengan kejahatan yang telah kamu lakukan

Sumber: https://tafsirweb.com/6426-surat-asy-syuara-ayat-16.html

Informasi

Surat

الشعراۤء (Asy-Syu'ara')

Para Penyair — 227 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

16 dari 227 ayat

Juz

Juz 19

Halaman

Halaman 367

Ruku

Ruku 317

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 74 (147/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2948 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-26