اٰل عمران (Ali 'Imran)

Per AyatMushaf
اَللّٰهُ
Allah
لَآ
tidak ada
اِلٰهَ
Tuhan
اِلَّا
kecuali/melainkan
هُوَ
Dia
الْحَيُّ
yang hidup (kekal)
الْقَيُّوْمُۗ
berdiri sendiri
﴿٢﴾
Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya).
295 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dia lah Allah, tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Dia,yang memiliki sifat kehidupan yang sempurna,sesuai keagunganNYA,yang menangani segala sesuatu.

Sumber: https://tafsirweb.com/1134-surat-ali-imran-ayat-2.html

Tafsir as-Sa'di

2. Allah memberitahukan bahwa dia ”Hidup kekal” yakni hidup yang sempurna, ”terus menerus mengurus mahluknya, ” yang melakukanya sendiri dan mengurus kondisi mahluknya, dimana Allah telah mengurus kondisi agama, kondisi dunia, dan kondisi takdir-takdir mereka, lalu Allah menurunkan kepada Rasulnya Muhammad al-kitab dengan kebenaran, yang tidak ada keraguan padanya, dan kitab itu mencakup kebenaran.

Sumber: https://tafsirweb.com/1134-surat-ali-imran-ayat-2.html

Tafsir Al-Wajiz

2. Allah, yang tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Dia, Dzat yang abadi, dan berkuasa atas setiap sesuatu di langit dan bumi dengan menjaga dan memeliharanya. Ayat ini sampai beberapa ayat setelahnya dan 80 ayat dari pertengahan surah Ali Imran itu turun untuk utusan Nasrani najran yang menantang debat Rasulullah ﷺ terkait Isa عليه السلام.Mereka berkata: “Siapakah ayahnya Isa?” Kemudian sesekali menggambarkannya sebagai Tuhan, sesekali sebagai anak Allah, dan sesekali sebagai salah satu Tuhan Trinitas

Sumber: https://tafsirweb.com/1134-surat-ali-imran-ayat-2.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 1-4 Nama Allah yang Maha Agung dalam dua ayat ini: (Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya (2)) dan (Alif Lam Mim (1) Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya (2)).Pembahasan tentang firmanNya (Alif Lam Mim (1)) telah disebutkan sebelumnya pada awal surah Al-Baqarah yang tidak perlu lagi diulangi. Begitu juga pembahasan tentang ayat (Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya (2)) dalam penafsiran ayat kursi.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya)yaitu Dia menurunkan Al-Qur'an kepadamu, wahai Muhammad, dengan kebenaran. Yaitu tidak ada keraguan di dalamnya; bahkan ini diturunkan dari Allah. (Allah menurunkannya dengan ilmu-Nya; dan malaikat-malaikat pun menjadi saksi (pula). Cukuplah Allah yang mengakuinya (166)) (Surah An-Nisa).Firman Allah (membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya) yaitu kitab-kitab yang diturunkan dari langit sebelumnya kepada hamba-hamba Allah, yaitu para nabi. Jadi kitab-kitab itu membenarkannya, memberitakan tentangnya, serta memberikan berita gembira di masa lalu, dan Al-Qur’an membenarkan kitab-kitab itu, karena Al-Qur’an sesuai dengan apa yang diberitakan oleh kitab-kitab itu, dan dikabarkan berupa janji Allah yang akan mengutus nabi Muhammad ﷺ dan menurunkan Al-Qur'an yang agung kepadanya. Firman Allah (dan menurunkan Taurat) yaitu kepada nabi Musa bin Imran, (dan Injil) yaitu kepada nabi Isa putra Maryam. (sebelumnya) yaitu kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al-Qur'an. (menjadi petunjuk bagi manusia) petunjuk pada masa keduanya diturunkan. (Dia menurunkan Al Furqan) yaitu yang membedakan antara petunjuk dan kesesatan, kebenaran dan kebathilan, dan antara bimbingan dan kesesatan.Allah menyebutkan dalam Al-Qur'an hujjah, tanda-tanda, dan dalil-dalil yang jelas, serta bukti-bukti yang mutlak. Dia menjelaskan, menerangkan, menguatkan, memberi petunjuk, dan memperingatkan tentang hal itu. Qatadah dan Ar-Rabi' bin Anas berkata: “Al-Furqan di sini adalah Al-Qur'an”.Ibnu Jarir memilih bahwa itu adalah sumber yang dibahas di sini mengacu pada penyebutan Al-Qur'an dalam firmanNya: (Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya) dan itu adalah Al-Qur'an. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah) yaitu mereka mendustakan ayat-ayat Allah, mengingkarinya, dan menolaknya dengan bathil (akan memperoleh siksa yang berat) yaitu pada hari kiamat, (dan Allah Maha Perkasa) yaitu Dzat yang tak terkalahkan dari segala sisi, lagi Maha Agung kekuasaanNya (lagi mempunyai balasan (siksa)) yaitu bagi orang yang telah mendustakan ayat-ayatNya, menentang para rasulNya yang mulia, dan para nabiNya yang agung.

Sumber: https://tafsirweb.com/1134-surat-ali-imran-ayat-2.html

Informasi

Surat

اٰل عمران (Ali 'Imran)

Keluarga Imran — 200 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

2 dari 200 ayat

Juz

Juz 3

Halaman

Halaman 50

Ruku

Ruku 42

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 10 (20/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-295 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-3